IAIIIAII
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iJurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iPenelitian ini mengusulkan model pembelajaran dalam yang menggabungkan Gated Recurrent Units (GRUs) dan Convolutional Neural Networks (CNNs) untuk mendeteksi serangan cyber Distributed Denial of Service (DDoS). Model, yang disebut DBSCAN–GRU–CNN, menggunakan clustering berbasis kepadatan (DBSCAN) untuk memilih fitur yang relevan dan mengurangi waktu eksekusi. Dataset untuk penelitian ini dikumpulkan dari uji penetrasi, di mana beberapa skenario serangan simulasi dieksekusi pada jaringan yang dipantau. Untuk mengevaluasi kinerja model yang diusulkan, digunakan beberapa model perbandingan, termasuk DBSCAN–GRU–CNN (Single Hidden Layer), DBSCAN–GRU–CNN (Double Hidden Layers), DBSCAN–GRU–CNN (With Regularization), DBSCAN–GRU–CNN–PSO, GRU–CNN, GRU–CNN (With Hyperparameter Tuning), dan Random Forest (Tuned Model). Variasi model yang diuji dibuat dengan menambahkan lapisan tersembunyi, regulasi, optimasi dengan Particle Swarm Optimization (PSO), dan penyesuaian hiperparameter. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model DBSCAN–GRU–CNN–PSO memberikan kinerja optimal dengan akurasi 99,3%, presisi 99%, recall 98,9%, dan F1-score 99%, sementara model dengan penyesuaian hiperparameter mencapai akurasi 99%. Dengan menambahkan PSO, model mencapai bobot yang dioptimalkan, generalisasi yang lebih baik, dan akurasi yang sangat baik dalam mendeteksi DDoS.
Model DBSCAN–GRU–CNN–PSO yang diusulkan dalam penelitian ini menunjukkan efisiensi tinggi dalam mendeteksi serangan DDoS, dengan mencapai akurasi 99,3%, presisi 99%, recall 98,9%, dan F1-score 99%.Pendekatan hibrid yang menggabungkan DBSCAN untuk clustering, GRUs dan CNNs untuk ekstraksi fitur, dan PSO untuk optimasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja deteksi serangan DDoS, bahkan dengan dataset yang tidak seimbang (93% kelas normal, 7% kelas DDoS).Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan melalui uji penetrasi real-time, yang memberikan gambaran yang realistis dan valid tentang serangan dunia nyata, dengan atribut seperti waktu, sumber, tujuan, protokol, durasi, kluster, dan anomali yang digunakan untuk pelatihan dan evaluasi model, sehingga memberikan dasar yang kuat untuk model deteksi intrusi.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan dataset yang lebih beragam dan real-time, serta mengembangkan pendekatan hibrid yang menggabungkan deteksi anomali, pembelajaran real-time, dan optimisasi yang sadar akan implementasi untuk meningkatkan kinerja model dalam lingkungan yang dinamis dan bervolume tinggi. Selain itu, perlu dipertimbangkan strategi optimisasi seperti pruning, kuantisasi, dan inferensi terdistribusi untuk mendukung skalabilitas dan responsivitas dalam pengaturan operasional seperti jaringan IoT atau sistem pemantauan ISP. Dengan demikian, model dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam infrastruktur jaringan perusahaan atau penyedia layanan internet (ISPs) untuk menghadapi ancaman DDoS yang terus berkembang.
- IASC | Improved Ant Colony Optimization and Machine Learning Based Ensemble Intrusion Detection Model.... doi.org/10.32604/iasc.2023.032324IASC Improved Ant Colony Optimization and Machine Learning Based Ensemble Intrusion Detection Model doi 10 32604 iasc 2023 032324
- Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i. optimizing hybrid deep learning model ddos detection... jurnal.iaii.or.id/index.php/RESTI/article/view/6383Jurnal RESTI Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas i optimizing hybrid deep learning model ddos detection jurnal iaii index php RESTI article view 6383
| File size | 605.87 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Preprospec berbantuan ScratchPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Preprospec berbantuan Scratch
UNIBAUNIBA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi foto. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi foto. Hasil penelitian
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan bercerita pada siswa kelas II MIS PUI Gereba dengan mengimplementasikanOleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan bercerita pada siswa kelas II MIS PUI Gereba dengan mengimplementasikan
YANAYANA The type of research used is Classroom Action Research (CAR), consisting of two implementation cycles, using a qualitative research method. The researchThe type of research used is Classroom Action Research (CAR), consisting of two implementation cycles, using a qualitative research method. The research
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG SCORE merupakan akronim dari Symptoms, Causes, Outcomes, Resources, dan Effects. SCORE MODEL COACHING dapat digunakan untuk mempermudah penjernihan pemikiranSCORE merupakan akronim dari Symptoms, Causes, Outcomes, Resources, dan Effects. SCORE MODEL COACHING dapat digunakan untuk mempermudah penjernihan pemikiran
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kriteria penilaian aktivitas belajar seperti baikTeknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kriteria penilaian aktivitas belajar seperti baik
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem‑Based Learning).Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem‑Based Learning).
ARIMSIARIMSI Model pembelajaran PASA adalah model pembelajaran yang bertujuan membantu peserta didik untuk memahami makna materi ajar dengan menggunakan media gambarModel pembelajaran PASA adalah model pembelajaran yang bertujuan membantu peserta didik untuk memahami makna materi ajar dengan menggunakan media gambar
Useful /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Teorinya berawal dari pendahulunya yang menyatakan bahwa dalam mempelajari manusia itu sama dengan mempelajari alam yang pasti dan mudah ditebak. PadahalTeorinya berawal dari pendahulunya yang menyatakan bahwa dalam mempelajari manusia itu sama dengan mempelajari alam yang pasti dan mudah ditebak. Padahal
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep bumi, dunia, dan alam semesta saling berkaitan dan dapat saling menggantikan, tergantung pada konteks pembahasan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep bumi, dunia, dan alam semesta saling berkaitan dan dapat saling menggantikan, tergantung pada konteks pembahasan.
UNIRAYAUNIRAYA Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif untuk menemukan kaidah-kaidah dan norma-norma hukum dengan menggunakan data primer, sekunderPenelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif untuk menemukan kaidah-kaidah dan norma-norma hukum dengan menggunakan data primer, sekunder
UNIRAYAUNIRAYA Dalam upaya pemenuhan tuntutan kebutuhan hidup manusia yang cenderung beragam dan kompetitif, pola interaksi akomodatif sangat dibutuhkan terutama dalamDalam upaya pemenuhan tuntutan kebutuhan hidup manusia yang cenderung beragam dan kompetitif, pola interaksi akomodatif sangat dibutuhkan terutama dalam