IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Research on social capital in tourism development has been widely conducted using various approaches. This study examines the social capital of the Tambakbaya Village community to support the development of Sukabungah Agrotourism. Using a survey method, data was collected over three months (December 2023–February 2024) from community members directly and indirectly involved in agrotourism activities. Confirmatory Factor Analysis (CFA) was conducted using IBM SPSS Version 26. The findings reveal that proactive action is the most significant factor influencing social capital in the community. To strengthen social capital, Sukabungah Agrotourism management should enhance community engagement, build trust among stakeholders, expand social networks, and improve compliance through formal socialization and social media, with support from the local government.
The results of the CFA indicate that each analyzed variable is correlated with other variables, thereby justifying the use of factor analysis.Proactive action is the primary factor shaping the social capital of both directly and indirectly involved communities.Several relevant implications for strengthening the social capital of the Tambakbaya Village community in the development of Sukabungah Agrotourism include engaging community members in the development process, building trust among all stakeholders, expanding social networks, and enhancing community adherence to social norms.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi tindakan proaktif masyarakat, seperti tingkat pendidikan, pengalaman partisipasi dalam kegiatan sosial, dan peran tokoh masyarakat. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan tindakan proaktif masyarakat dalam pengembangan agrowisata. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada bagaimana modal sosial dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan agrowisata, serta memperluas jangkauan pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi potensi kolaborasi antara petani, pelaku usaha agrowisata, dan pemerintah daerah, serta mengembangkan program pelatihan dan pendampingan yang sesuai. Ketiga, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran teknologi digital, seperti media sosial dan platform e-commerce, dalam memperkuat modal sosial dan mempromosikan agrowisata Sukabungah kepada khalayak yang lebih luas. Penelitian ini dapat menginvestigasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi komunikasi, membangun kepercayaan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata, sehingga menciptakan ekosistem agrowisata yang berkelanjutan dan inklusif.
- Capital social no destino turístico da Boémia Suíça | Tichá | Dos... doi.org/10.18089/damej.2020.36.4Capital social no destino turystico da Boymia Suyya Tichy Dos doi 10 18089 damej 2020 36 4
- ANALISIS FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK WISATAWAN MILLENNIAL BERKUNJUNG KE KUTA SELATAN | Jurnal IPTA (Industri... ojs.unud.ac.id/index.php/pariwisata/article/view/53396ANALISIS FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK WISATAWAN MILLENNIAL BERKUNJUNG KE KUTA SELATAN Jurnal IPTA Industri ojs unud ac index php pariwisata article view 53396
- Impacts of Social Capital on Community-Based Tourism Development: A Case Study in Binh Dinh Province,... doi.org/10.5296/bms.v13i2.20600Impacts of Social Capital on Community Based Tourism Development A Case Study in Binh Dinh Province doi 10 5296 bms v13i2 20600
| File size | 699.49 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RAL). Terdapat dua faktor: faktor komposisi pot organik (A) dan faktor ukuran mesh (M). ParameterPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RAL). Terdapat dua faktor: faktor komposisi pot organik (A) dan faktor ukuran mesh (M). Parameter
IPBIPB pH tanah berperan dalam mobilitas senyawa yang memengaruhi bahan organik, termasuk karbon. Faktor lingkungan seperti pasang surut dan polusi juga memengaruhipH tanah berperan dalam mobilitas senyawa yang memengaruhi bahan organik, termasuk karbon. Faktor lingkungan seperti pasang surut dan polusi juga memengaruhi
IPBIPB Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) waktu minimum pembuatan kompos dari kulit singkong dan kotoran kambing dengan parameter pH sesuai SNI adalah 42 hari;Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) waktu minimum pembuatan kompos dari kulit singkong dan kotoran kambing dengan parameter pH sesuai SNI adalah 42 hari;
IPBIPB Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan memiliki akurasi 94,02%, setara dengan algoritma random forest dan studi lain yang menggunakan parameterHasilnya menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan memiliki akurasi 94,02%, setara dengan algoritma random forest dan studi lain yang menggunakan parameter
IPBIPB Daya dukung berdasarkan kemampuan lahan di Kulon Progo berada dalam kondisi yang cukup baik karena sebagian besar area yang ada, serta rencana penggunaanDaya dukung berdasarkan kemampuan lahan di Kulon Progo berada dalam kondisi yang cukup baik karena sebagian besar area yang ada, serta rencana penggunaan
IPBIPB Di Kabupaten Bogor terdapat 14 kecamatan yang terletak di daerah aliran sungai Cisadane Hulu yang berisiko mengalami banjir bandang. Penelitian ini bertujuanDi Kabupaten Bogor terdapat 14 kecamatan yang terletak di daerah aliran sungai Cisadane Hulu yang berisiko mengalami banjir bandang. Penelitian ini bertujuan
YBPINDOYBPINDO Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mutu produk santan instan merek Tyang yang beredar di pasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimenPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mutu produk santan instan merek Tyang yang beredar di pasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen
IPBIPB Penambahan fosfor (0,03 mg/L, 0,09 mg/L, dan 0,15 mg/L) pada intensitas cahaya 30%, 50%, dan 100% menyebabkan peningkatan kelimpahan fitoplankton dibandingkanPenambahan fosfor (0,03 mg/L, 0,09 mg/L, dan 0,15 mg/L) pada intensitas cahaya 30%, 50%, dan 100% menyebabkan peningkatan kelimpahan fitoplankton dibandingkan
Useful /
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Pendaftaran tanah selain berfungsi untuk melindungi si pemilik,juga berfungsi untuk mengetahui status bidang tanah,siapa pemiliknya,apa haknya,berapa luasnya,untukPendaftaran tanah selain berfungsi untuk melindungi si pemilik,juga berfungsi untuk mengetahui status bidang tanah,siapa pemiliknya,apa haknya,berapa luasnya,untuk
IPBIPB Sebanyak 250 kuesioner diisi oleh penduduk Blora, menghasilkan nilai rata-rata WTP non-pasar individu sebesar Rp10.605 sebagai biaya masuk dan nilai agregatSebanyak 250 kuesioner diisi oleh penduduk Blora, menghasilkan nilai rata-rata WTP non-pasar individu sebesar Rp10.605 sebagai biaya masuk dan nilai agregat
YBPINDOYBPINDO Dan pengembangan sistem ini ke dalam android sudah dapat diimplemantasikan oleh peneliti dan peneliti lain nantinya pada modul perkuliahan praktik fisikaDan pengembangan sistem ini ke dalam android sudah dapat diimplemantasikan oleh peneliti dan peneliti lain nantinya pada modul perkuliahan praktik fisika
IPBIPB Drainase berikut konversi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit selalu dikaitkan dengan kehilangan karbon (C), salah satunya dalam bentuk karbonDrainase berikut konversi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit selalu dikaitkan dengan kehilangan karbon (C), salah satunya dalam bentuk karbon