STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi antara eksekutif (Kepala Desa) dan legislatif desa (BPD) dalam menjalankan prinsip-prinsip good governance, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum. Meskipun secara normatif peran keduanya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pada praktiknya relasi ini berjalan optimal karena komunikasi, kejelasan peran, dan perbedaan pandangan. Metode Penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali dinamika hubungan Kepala Desa dan BPD melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pihak yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembentukan Perdes di Desa Kambitin Raya, partisipasi BPD dan masyarakat masih rendah, sedangkan dominasi Kepala Desa dalam proses regulasi desa cukup tinggi. Hal ini menyebabkan tidak optimalnya prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi yang efektif antara Kepala Desa dan BPD sangat krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik. Diperlukan penguatan koordinasi, pelibatan masyarakat yang lebih aktif, serta peningkatan kapasitas anggota BPD agar proses pembentukan Perdes dapat berlangsung secara demokratis dan akuntabel.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi yang efektif antara Kepala Desa dan BPD sangat krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.Relasi antara Kepala Desa dan BPD menunjukkan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan prinsip-prinsip good governance.Meskipun secara normatif peran keduanya telah diatur, pada praktiknya relasi ini berjalan optimal karena komunikasi dan kejelasan peran, namun partisipasi BPD dan masyarakat masih rendah, serta dominasi Kepala Desa dalam proses regulasi desa cukup tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas sistem informasi publik desa dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model partisipasi masyarakat yang lebih inklusif dan representatif dalam proses pembentukan Perdes, dengan mempertimbangkan keberagaman kelompok masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji mekanisme koordinasi formal dan nonformal antara Kepala Desa dan BPD, serta dampaknya terhadap sinergi dan efektivitas pengambilan keputusan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan mewujudkan good governance yang berkelanjutan. Dengan demikian, desa dapat menjadi entitas pemerintahan yang lebih responsif, akuntabel, dan berdaya saing.

  1. JAPB. japb hasil penelitian mahasiswa stia tabalong program studi aministrasi publik administrasi bisnis... jurnal.stiatabalong.ac.id/index.php/JAPBJAPB japb hasil penelitian mahasiswa stia tabalong program studi aministrasi publik administrasi bisnis jurnal stiatabalong ac index php JAPB
Read online
File size721.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test