STIATA BALONGSTIATA BALONG
JAPBJAPBAnggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menyoroti salah satu catatan Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Catatan yang dimaksud adalah masih tingginya tunggakan iuran BPJS Kesehatan peserta aktif pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Tingkat kesadaran masyarakat yang rendah dalam mematuhi pembayaran iuran harus menjadi bahan evaluasi internal BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan. Ketidakpatuhan tersebut bisa saja muncul karena rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kita ketahui di lapangan, ketika iuran sudah dibayarkan dan mereka melakukan rujuk ke fasilitas kesehatan (faskes) yang lebih tinggi, itu kadang membutuhkan anggaran kembali, yang kadang-kadang masyarakat ketika dibenturkan hal seperti itu mereka kadang gelagapan, Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX bersama Direktur Utama dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan di Gedung DPR RI, Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Faktor- Faktor Penyebab Penunggakan Pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS) Di Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling pada tiga informan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan model interaktif yaitu kondensasi data , reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang memengaruhi penunggakan pembayaran BPJS Kesehatan di Kecamatan Murung Pudak adalah faktor pendapatan dan pekerjaan. Mayoritas informan mengalami kesulitan dalam membayar iuran secara konsisten karena memiliki pendapatan yang rendah atau tidak stabil, serta memiliki pekerjaan yang tidak tetap atau tidak memiliki pendapatan tetap.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang memengaruhi penunggakan pembayaran BPJS Kesehatan di Kecamatan Murung Pudak adalah faktor pendapatan dan pekerjaan.Mayoritas informan mengalami kesulitan dalam membayar iuran secara konsisten karena memiliki pendapatan yang rendah atau tidak stabil, serta memiliki pekerjaan yang tidak tetap atau tidak memiliki pendapatan tetap.Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat tentang manfaat BPJS Kesehatan dan perlunya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam membayar iuran.Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai peran edukasi dan sosialisasi BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembayaran iuran secara tepat waktu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas program bantuan keuangan atau subsidi yang ditujukan bagi peserta BPJS Kesehatan yang berpenghasilan rendah, dengan fokus pada dampaknya terhadap tingkat kepatuhan pembayaran iuran. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan mikro untuk menyediakan opsi pembayaran iuran yang lebih fleksibel dan terjangkau bagi masyarakat, seperti skema cicilan atau pembayaran melalui dompet digital. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penunggakan pembayaran BPJS Kesehatan dan merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.
| File size | 679.64 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PELNIPELNI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi biblioterapi dalam mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) selamaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi biblioterapi dalam mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) selama
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA Hasil observasi menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kecemasan siswa adalah rasa takut melakukan kesalahan. Berdasarkan wawancara, terdapatHasil observasi menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kecemasan siswa adalah rasa takut melakukan kesalahan. Berdasarkan wawancara, terdapat
PDSIPDSI Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa telah didapatkan tiga cluster. Cluster tertinggi (C1) dengan 34 kelompok tani, Cluster menengah (C2) dengan 53Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa telah didapatkan tiga cluster. Cluster tertinggi (C1) dengan 34 kelompok tani, Cluster menengah (C2) dengan 53
PDSIPDSI Banyaknya rumus dan konsep yang harus dipahami, membuat siswa kesulitan dalam menyelesaikan persoalan pada materi yang ada. Sumber data diperoleh dariBanyaknya rumus dan konsep yang harus dipahami, membuat siswa kesulitan dalam menyelesaikan persoalan pada materi yang ada. Sumber data diperoleh dari
PDSIPDSI Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan, bahwa metode MOORA (Multi Objective Optimization on The Basic of Ratio Analysis) dapat menyeleksiHasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan, bahwa metode MOORA (Multi Objective Optimization on The Basic of Ratio Analysis) dapat menyeleksi
PDSIPDSI Variabel yang paling dominan terhadap faktor penyebab mahasiswa tidak komunikatif adalah faktor Dosen dengan nilai gain sebesar 0,2424241. Hasil pengujianVariabel yang paling dominan terhadap faktor penyebab mahasiswa tidak komunikatif adalah faktor Dosen dengan nilai gain sebesar 0,2424241. Hasil pengujian
PDSIPDSI Berdasarkan perhitungan menggunakan Data Mining metode Algoritma Apriori menghasilkan aturan asosiasi dengan menghitung nilai support dan nilai confidenceBerdasarkan perhitungan menggunakan Data Mining metode Algoritma Apriori menghasilkan aturan asosiasi dengan menghitung nilai support dan nilai confidence
UINSAIDUINSAID Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab beserta strategi koping yang digunakan siswa untuk menurunkan stres akademik di era pandemi Covid-19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab beserta strategi koping yang digunakan siswa untuk menurunkan stres akademik di era pandemi Covid-19.
Useful /
POLTEKMUPOLTEKMU Salah satunya adalah uji skrining terhadap penyakit Hepatitis B untuk mendeteksi antigen permukaan Hepatitis B (HBsAg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiSalah satunya adalah uji skrining terhadap penyakit Hepatitis B untuk mendeteksi antigen permukaan Hepatitis B (HBsAg). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
STIATA BALONGSTIATA BALONG 04 Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun informan pada04 Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun informan pada
STIATA BALONGSTIATA BALONG Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaTeknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UINSAIDUINSAID Implementasi kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 dapat berjalan denganImplementasi kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 dapat berjalan dengan