ISI DPSISI DPS
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan TerbangunJurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan TerbangunLokasi dan kondisi geografis memiliki pengaruh yang cukup besar bagi bentuk arsitektur suatu bangunan. Setiap bangunan tidak akan sama, bahkan jika bangunan tersebut berada di satu kawasan pembagian iklim. Arsitektur Bioklimatik merupakan pendekatan untuk mendapatkan penyelesaian desain antara arsitektur dengan lingkungan. Rumah panjang atau juga disebut Betang, adalah rumah tinggal tradisional masyarakat Dayak, dengan arsitektur venancular atau arsitektur tradisional yang hanya ada di Kalimantan, memiliki bentuk seperti rumah panggung yang dibuat secara memanjang dengan pola simetris. Desain dan konstruksi rumah ini mencerminkan nilai budaya dan kepercayaan masyarakat, sebuah manifestasi dari kearifan lokal. Rumah Betang dibangun sesuai dengan topografi dan menggunakan teknik konstruksi tradisional dengan bahan-bahan yang sesuai dengan iklim dan kondisi lingkungan setempat. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan dan membahas isu bioklimatik Rumah Tradisional Betang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif literatur, dengan memperdalam pengetahuan guna merumuskan permasalahan secara lebih terperinci.
Rumah betang adalah salah satu rumah tradisional yang menerapkan konsep bioklimatik pada arsitektur bangunannya.Arsitektur rumah betang dibangun menyesuaikan dengan kondisi dan iklim lingkungan sekitarnya, seperti konsep rumah panggung untuk menghindari banjir dan melancarkan sirkulasi udara.Banyak arsitektur yang menggunakan konsep arsitektur bioklimatik dapat menjadi inspirasi dan diaplikasikan dalam arsitektur modern masa kini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara arsitektur bioklimatik rumah Betang dengan arsitektur bioklimatik rumah tradisional lainnya di Indonesia, seperti rumah Tongkonan. Studi ini dapat mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam pendekatan desain dan konstruksi, serta bagaimana arsitektur bioklimatik tersebut mencerminkan nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek seperti penggunaan material lokal, teknik konstruksi, dan strategi pencahayaan alami dalam arsitektur bioklimatik rumah Betang, serta bagaimana hal-hal tersebut dapat diterapkan pada arsitektur modern untuk mencapai kenyamanan termal dan keberlanjutan lingkungan.
| File size | 675.48 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPAUNIPA Usia ideal tanaman sagu yang siap dipanen di atas 7 tahun dan rata-rata produksi aci yang dihasilkan antara 10 hingga 15 kg. Sagu memegang peranan pentingUsia ideal tanaman sagu yang siap dipanen di atas 7 tahun dan rata-rata produksi aci yang dihasilkan antara 10 hingga 15 kg. Sagu memegang peranan penting
PCRPCR Program ini juga berhasil mengintegrasikan unsur pendidikan, pengabdian, dan suasana akademik secara harmonis. Program Hi-Technopreneur berhasil memberikanProgram ini juga berhasil mengintegrasikan unsur pendidikan, pengabdian, dan suasana akademik secara harmonis. Program Hi-Technopreneur berhasil memberikan
UntikaUntika Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian ini pertama, mekanisme penyelesaianPenelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil penelitian ini pertama, mekanisme penyelesaian
ST3BST3B Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif Deskriptif (Sonny Eli Zaluchu 2020) dengan pendekatan tinjauan pustaka, mengambil sumber dari Alkitab,Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif Deskriptif (Sonny Eli Zaluchu 2020) dengan pendekatan tinjauan pustaka, mengambil sumber dari Alkitab,
UNPARUNPAR Sifat hidrofobik ini selaras dengan nilai indeks hidrofobisitas berdasarkan spektra FTIR pada panjang gelombang tertentu. Senyawa organik seperti gugusSifat hidrofobik ini selaras dengan nilai indeks hidrofobisitas berdasarkan spektra FTIR pada panjang gelombang tertentu. Senyawa organik seperti gugus
UNPARUNPAR Dari hasil penelitian pendahuluan (baseline study) kegiatan kaji terap intensifikasi usahatani padi ladang pada lahan gambut di Desa Tuwung, dapat disimpulkan.Dari hasil penelitian pendahuluan (baseline study) kegiatan kaji terap intensifikasi usahatani padi ladang pada lahan gambut di Desa Tuwung, dapat disimpulkan.
STT SUSTT SU Berdasarkan kajian teologi tersebut di atas mempertegaskan bahwa setiap orang harus percaya sungguh-sungguh kepada Yesus Kristus bukan melakukan mesaaBerdasarkan kajian teologi tersebut di atas mempertegaskan bahwa setiap orang harus percaya sungguh-sungguh kepada Yesus Kristus bukan melakukan mesaa
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM telah masuk sebagai pengembangan untuk mengenalkanya sebagai tempat wisata dari kegiatan pangembangan yang dilakukan banyak masyarakat yang ikut terlibattelah masuk sebagai pengembangan untuk mengenalkanya sebagai tempat wisata dari kegiatan pangembangan yang dilakukan banyak masyarakat yang ikut terlibat
Useful /
ISI DPSISI DPS Konsep open space yang dipadukan dengan desain partisi dapat menciptakan nuansa alam di dalam hunian yang berada di tengah kota. Penggunaan material WPCKonsep open space yang dipadukan dengan desain partisi dapat menciptakan nuansa alam di dalam hunian yang berada di tengah kota. Penggunaan material WPC
ISI DPSISI DPS Dengan kebutuhan anak-anak ini maka disedakanlah sarana pendidikan anak usia dini dengan beragam jenis pengajarannya. Sunflower Preschool merupakan sebuahDengan kebutuhan anak-anak ini maka disedakanlah sarana pendidikan anak usia dini dengan beragam jenis pengajarannya. Sunflower Preschool merupakan sebuah
ISI DPSISI DPS Dari hasil pengamatan dan pengumpulan data diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa makna pada masa pembangunan Candra Naya. Hal tersebut berupaDari hasil pengamatan dan pengumpulan data diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa makna pada masa pembangunan Candra Naya. Hal tersebut berupa
UNPARUNPAR ha-1, B1 = 6 ton. ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu:ha-1, B1 = 6 ton. ha-1 , B2 = 9 ton. ha-1 dan B3 = 12 ton. ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: