IDJOURNALIDJOURNAL

Panrannuangku Jurnal Pengabdian MasyarakatPanrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa yang berfungsi menjembatani ilmu pengetahuan perguruan tinggi dengan realitas kehidupan masyarakat, khususnya di desa, serta menjadi strategi penting dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan. Artikel ini membahas upaya optimalisasi peran mahasiswa KKN di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lokal. Pelaksanaan KKN dimulai dengan tahap observasi, dilanjutkan dengan presentasi di hadapan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), aparat kelurahan, dan tokoh masyarakat. Program kerja mahasiswa difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, digitalisasi desa melalui pengembangan Website Kelurahan Lemoe. Kedua, pengembangan produk lokal, berupa inovasi olahan daun kelor menjadi Snack Bar Bergizi serta pemanfaatan jambu mete, menjadi Selai Jambu Mete. Ketiga, program kemasyarakatan, mencakup sosialisasi “Lingkungan Sekolah Sehat Bebas Perundungan, seminar hukum bertema “Kenali dan Identifikasi Tanahmu, serta berbagai kegiatan sosial seperti senam bersama dan partisipasi dalam perayaan 17 Agustus. Hasil dari pelaksanaan KKN ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kapasitas aparatur kelurahan dan masyarakat, serta melahirkan produk bernilai ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan adanya dukungan penuh dari aparat kelurahan serta partisipasi aktif masyarakat, KKN berfungsi sebagai sarana pengabdian yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing desa berbasis sumber daya yang dimilikinya.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan penerapan ilmu pengetahuan mahasiswa melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat.Sasaran KKN meliputi komunitas pedesaan, perkotaan, sekolah, dan kelompok sosial lainnya.Kegiatan KKN meliputi observasi, penyusunan program kerja, dan pelaksanaan program seperti digitalisasi desa, pengembangan produk lokal, dan program kemasyarakatan.Keberhasilan program ini didukung oleh antusiasme masyarakat, peran aparat kelurahan, dan tersedianya fasilitas yang memadai.

Berdasarkan pengalaman pelaksanaan KKN ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak ekonomi dari produk-produk lokal yang dikembangkan, seperti Snack Bar Daun Kelor dan Selai Jambu Mete, terhadap peningkatan pendapatan masyarakat Kelurahan Lemoe. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas website kelurahan sebagai sarana informasi dan komunikasi antara pemerintah desa dan warganya, termasuk potensi pengembangan fitur-fitur yang lebih interaktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengidentifikasi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, dengan melibatkan peran aktif mahasiswa KKN sebagai fasilitator dan mediator dalam proses pembangunan desa, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih komprehensif dan inklusif.

Read online
File size425.45 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test