ARSHMEDIAARSHMEDIA
Cognitive: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranCognitive: Jurnal Pendidikan dan PembelajaranKrisis iklim menimbulkan tantangan eksistensial bagi ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian. Pertanian konvensional seringkali menjadi bagian dari masalah, berkontribusi pada emisi gas rumah kaca dan degradasi lingkungan. Sebagai respons, transformasi menuju pertanian organik berbasis komunitas muncul sebagai solusi vital yang adaptif dan rendah emisi. Namun, transisi ini kompleks dan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya teknis, tetapi juga sosial dan partisipatif. Artikel ini mengkaji peran sentral Society Action Research (SAR) sebagai pilar metodologis dalam memfasilitasi transformasi tersebut. SAR diposisikan sebagai pendekatan partisipatif yang memberdayakan komunitas petani sebagai subjek aktif dalam proses perubahan. Melalui siklus dialogis yang mencakup identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, dan refleksi kolektif, SAR memungkinkan petani untuk bersama-sama mengembangkan solusi inovatif yang relevan secara lokal untuk pertanian organik. Proses ini secara simultan membangun kapasitas adaptif, memperkuat kohesi sosial, dan meningkatkan kemandirian komunitas. Studi ini berargumen bahwa SAR adalah instrumen krusial untuk memastikan bahwa transformasi menuju pertanian organik tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga berakar kuat secara sosial, adil, dan berkelanjutan, sehingga mampu membangun ketahanan komunitas yang efektif dalam menghadapi krisis iklim.
Penerapan Society Action Research (SAR) dalam konteks pertanian organik berbasis komunitas terbukti menjadi pendekatan transformatif yang efektif dalam mendorong perubahan sosial, ekonomi, dan ekologis di tingkat akar rumput.Melalui siklus aksi–refleksi–aksi, SAR menempatkan petani dan anggota komunitas sebagai aktor utama dalam proses identifikasi masalah, perancangan solusi, pelaksanaan, serta evaluasi bersama.Dengan demikian, perubahan yang dihasilkan bukan hanya bersifat teknis pada praktik bertani organik, tetapi juga menyentuh dimensi kesadaran, kemandirian, dan solidaritas sosial.Integrasi antara teknologi tepat guna dan kearifan lokal menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat daya adaptasi petani terhadap krisis iklim.Teknologi memberikan efisiensi dan inovasi, sementara kearifan lokal menjamin keberlanjutan ekologis dan penerimaan sosial di tingkat komunitas.Sinergi keduanya melahirkan sistem pertanian yang tidak hanya produktif, tetapi juga selaras dengan nilai budaya dan keseimbangan alam.Selanjutnya, model pemberdayaan yang berkelanjutan untuk mendukung pertanian organik berbasis komunitas perlu berlandaskan prinsip kolaboratif-partisipatif.Model ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif petani dalam seluruh tahapan kegiatan, penguatan kapasitas sosial dan kelembagaan, serta pembangunan jejaring lintas sektor antara komunitas, pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta.Pada akhirnya, keberhasilan SAR dalam mendorong transformasi pertanian organik diukur bukan hanya dari peningkatan hasil produksi atau pendapatan petani, tetapi dari tumbuhnya kesadaran ekologis, kemandirian komunitas, dan terciptanya sistem pertanian yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.Melalui pendekatan ini, pertanian organik berbasis komunitas dapat menjadi fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama di tengah tantangan perubahan iklim global.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pemberdayaan yang kolaboratif dan partisipatif, dengan mengintegrasikan teknologi tepat guna dan kearifan lokal. Model ini harus menempatkan petani sebagai subjek utama dalam setiap tahap kegiatan, dengan menekankan penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Selain itu, perlu dikembangkan pendekatan berbasis jejaring yang melibatkan kolaborasi lintas sektor, seperti komunitas petani, lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta. Dengan demikian, pertanian organik berbasis komunitas dapat menjadi sistem yang tangguh, adil, dan berkelanjutan, serta mampu menghadapi tantangan perubahan iklim global.
| File size | 329.85 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIK DCISTMIK DCI Hasil perbandingan mengindikasikan bahwa sistem memiliki presisi yang lebih tinggi karena penggunaan nilai desimal yang lebih tepat. Pengujian lanjutanHasil perbandingan mengindikasikan bahwa sistem memiliki presisi yang lebih tinggi karena penggunaan nilai desimal yang lebih tepat. Pengujian lanjutan
STMIK DCISTMIK DCI Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sistem dapat digunakan sebagai alat bantu untuk psikolog menganalisis tingkat insecurityHasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sistem dapat digunakan sebagai alat bantu untuk psikolog menganalisis tingkat insecurity
UMNUMN Dengan penyuluhan yang diberikan oleh tim PKM para petani mampu mulai memanfaatkan sumber daya air dan kebutuhan air pada tanaman anggur dengan sesuai.Dengan penyuluhan yang diberikan oleh tim PKM para petani mampu mulai memanfaatkan sumber daya air dan kebutuhan air pada tanaman anggur dengan sesuai.
PNCPNC Namun, mesin induksi menunjukkan kualitas produksi yang lebih baik dengan kecepatan produksi lebih tinggi dan konsumsi energi listrik yang lebih rendah.Namun, mesin induksi menunjukkan kualitas produksi yang lebih baik dengan kecepatan produksi lebih tinggi dan konsumsi energi listrik yang lebih rendah.
UBTUBT Petani karet di Desa Ulak Segelung tetap memilih koagulan non anjuran yang digunakan sebagai pengumpal lateks karena menurut petani dengan menggunakanPetani karet di Desa Ulak Segelung tetap memilih koagulan non anjuran yang digunakan sebagai pengumpal lateks karena menurut petani dengan menggunakan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Terdapat kondisi iklim mikro yang variatif, hal ini dikarenakan terdapatnya naungan yang berbeda sehingga mempengaruhi iklim mikro kawasan kopi menjadiTerdapat kondisi iklim mikro yang variatif, hal ini dikarenakan terdapatnya naungan yang berbeda sehingga mempengaruhi iklim mikro kawasan kopi menjadi
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Data primer yang dikumpulkan dari 20 orang informan dianalisis dengan menggunakan SWOT dan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). Hasil penelitian menunjukkanData primer yang dikumpulkan dari 20 orang informan dianalisis dengan menggunakan SWOT dan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). Hasil penelitian menunjukkan
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Penelitian penggunaan VLAN di laboratorium SMK ASY-SYARIFY IBS PANDANWANGI menunjukkan bahwa VLAN dapat meningkatkan performa jaringan, membagi jaringanPenelitian penggunaan VLAN di laboratorium SMK ASY-SYARIFY IBS PANDANWANGI menunjukkan bahwa VLAN dapat meningkatkan performa jaringan, membagi jaringan
Useful /
ARSHMEDIAARSHMEDIA Strategi integrasi efektif dilakukan melalui pendekatan kontekstual, tematik, dan reflektif. Artikel ini berkontribusi pada penguatan kerangka pedagogisStrategi integrasi efektif dilakukan melalui pendekatan kontekstual, tematik, dan reflektif. Artikel ini berkontribusi pada penguatan kerangka pedagogis
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Organisme ESKAPE (Enterococcus faecium, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, dan EnterobacterOrganisme ESKAPE (Enterococcus faecium, Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, Pseudomonas aeruginosa, dan Enterobacter
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Sebaliknya, jumlah kasus yang rendah di Indonesia Timur (misalnya Papua Barat, Maluku) lebih mungkin mencerminkan keterbatasan sistem surveilans dan aksesSebaliknya, jumlah kasus yang rendah di Indonesia Timur (misalnya Papua Barat, Maluku) lebih mungkin mencerminkan keterbatasan sistem surveilans dan akses
IJID RSPISULIANTISAROSOIJID RSPISULIANTISAROSO Pneumonia menimbulkan beban klinis dan ekonomi yang tinggi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DM). Pemilihan antibiotik yang tepatPneumonia menimbulkan beban klinis dan ekonomi yang tinggi, terutama pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (DM). Pemilihan antibiotik yang tepat