STMIK DCISTMIK DCI

JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika)JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika)

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk menganalisis pengaruh penggunaan Instagram terhadap tingkat kepercayaan diri dan insecurity pada Generasi Z. Sistem dibuat menggunakan PHP, MySQL, dan dilengkapi visualisasi Chart.js, dengan algoritma K-Means untuk mengelompokkan responden ke dalam tiga tingkat insecurity: rendah, sedang, dan tinggi. Kuesioner berisi 40 pertanyaan yang telah divalidasi psikolog mencakup intensitas penggunaan Instagram, self-image, self-esteem, dan ideal self. Data responden diolah untuk menghitung skor dan membentuk klaster menggunakan K-Means. Hasil sistem disajikan dalam tabel klasifikasi, grafik pie distribusi klaster, dan grafik batang rata-rata skor tiap kategori, sehingga memudahkan admin atau psikolog dalam menganalisis tingkat insecurity secara cepat, visual, dan berbasis data.

Sistem yang dibangun berhasil mengelola data kuesioner sebanyak 40 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli psikologi untuk mengukur indikator penggunaan Instagram, self-image, self-esteem, dan ideal self.Sistem mampu mengumpulkan dan menyimpan data responden, baik biodata maupun jawaban kuesioner, secara otomatis ke dalam database.Algoritma K-Means berhasil digunakan untuk melakukan klasifikasi responden ke dalam tiga klaster.Sistem dapat menampilkan hasil klasifikasi dalam bentuk tabel dan grafik yang menggunakan Chart.js, sehingga memudahkan admin/psikolog dalam menganalisis data.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sistem dapat digunakan sebagai alat bantu untuk psikolog menganalisis tingkat insecurity Generasi Z secara praktis dan efisien.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan pengujian sistem dengan jumlah responden yang lebih besar untuk mendapatkan pola klasifikasi yang optimal. Kedua, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan metode validasi hasil klasifikasi seperti silhouette score atau metode clustering lain untuk membandingkan akurasi. Ketiga, integrasi dengan sistem online berbasis mobile dapat dilakukan agar responden lebih mudah mengakses kuesioner melalui perangkat seluler. Keempat, visualisasi hasil dapat ditingkatkan dengan menambahkan fitur filter dan statistik per kategori usia atau gender untuk analisis yang lebih mendalam. Kelima, sistem dapat diperluas untuk menampilkan rekomendasi tindakan psikologis atau self-help berdasarkan tingkat insecurity yang diperoleh.

Read online
File size728.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test