DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini mengulas konsep Amm dan Khâsh dalam ushul fiqh yang berperan penting dalam memahami teks Al-Quran dan hadis. Tujuan kajian ini adalah menjelaskan pengertian, jenis, serta dampak hukum dari lafaz umum dan khusus dalam penafsiran hukum Islam. Metode yang digunakan berupa studi pustaka dengan menelaah karya ulama klasik dan kontemporer yang membahas Amm dan Khâsh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amm adalah lafaz yang berlaku untuk semua individu dalam satu kelompok tanpa pengecualian, sedangkan Khâsh menunjuk pada lafaz tunggal dengan makna yang pasti dan terbatas. Kajian ini juga menyoroti tiga bentuk utama Amm, yaitu Amm yurâdu bihi Amm, Amm yurâdu bihi Khusûs, dan Amm makhsûs, yang pemahamannya sangat dipengaruhi konteks dan qarînah. Kesimpulannya, pemahaman mendalam tentang Amm dan Khâsh sangat penting untuk menjaga ketepatan dalam menetapkan hukum Islam serta menegaskan sifat universal dan khusus dari syariat dalam berbagai situasi.
Kajian mengenai konsep Amm dan Khâsh dalam ushul fiqh menegaskan peran sentral keduanya dalam proses penetapan hukum Islam.Penelitian ini berhasil menguraikan definisi, klasifikasi, dan implikasi hukum dari lafaz umum dan khusus melalui analisis literatur klasik dan kontemporer.Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Amm mencakup semua individu dalam satu kategori tanpa pengecualian, sementara Khâsh merujuk pada lafaz dengan makna tunggal, pasti, dan terbatas.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji penerapan konsep Amm dan Khâsh dalam isu-isu hukum Islam kontemporer, seperti fikih muamalah digital dan bioetika Islam, guna memastikan relevansi dan akurasi hukum dalam menghadapi tantangan modern. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pemahaman tentang Amm dan Khâsh dapat diintegrasikan dengan pendekatan interdisipliner, melibatkan linguistik dan hermeneutika, untuk memperkaya analisis hukum dan memperkuat validitas kesimpulan yang dihasilkan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada studi komparatif antara interpretasi Amm dan Khâsh dalam berbagai madzhab fikih, untuk mengidentifikasi titik-titik perbedaan dan persamaan, serta merumuskan pendekatan yang lebih komprehensif dan harmonis dalam memahami teks-teks hukum Islam.
| File size | 459.58 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Penggunaan kata-kata kasar berakar dari motif sebab dan motif tujuan, yang dipengaruhi oleh pengalaman emosional, kebiasaan sosial, dan konteks permainan.Penggunaan kata-kata kasar berakar dari motif sebab dan motif tujuan, yang dipengaruhi oleh pengalaman emosional, kebiasaan sosial, dan konteks permainan.
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Keterampilan menjadi faktor paling dominan yang menunjukkan pentingnya meningkatkan kapasitas pelaku usaha secara menyeluruh. Keberhasilan usaha sejatiKeterampilan menjadi faktor paling dominan yang menunjukkan pentingnya meningkatkan kapasitas pelaku usaha secara menyeluruh. Keberhasilan usaha sejati
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi para pembuat kebijakan dan akademisi di Indonesia untuk mengadopsi dan mengadaptasi model Triple Helix sepertiPenelitian ini memberikan wawasan praktis bagi para pembuat kebijakan dan akademisi di Indonesia untuk mengadopsi dan mengadaptasi model Triple Helix seperti
SINTHOPSINTHOP Secara khusus, Istihsan menjadi jembatan antara metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan langsung). Metode ini memberikan solusi yangSecara khusus, Istihsan menjadi jembatan antara metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan langsung). Metode ini memberikan solusi yang
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Temuan penelitian bahwa dilalah ibarah al-nash bisa menjadi hujjah, penunjukan hukumnya pasti (qathi) selama tidak ada dalil yang mentakhsis (mentakwilkannya,Temuan penelitian bahwa dilalah ibarah al-nash bisa menjadi hujjah, penunjukan hukumnya pasti (qathi) selama tidak ada dalil yang mentakhsis (mentakwilkannya,
ALJAMIAHALJAMIAH Penulis menekankan perlunya pendekatan yang lebih humanistik dan dialogis untuk menghindari kecenderungan scientisme dan positivisme yang mengabaikan aspekPenulis menekankan perlunya pendekatan yang lebih humanistik dan dialogis untuk menghindari kecenderungan scientisme dan positivisme yang mengabaikan aspek
IPMAFAIPMAFA Dakwah Islam melalui media daring mampu memberikan bentuk penyampaian dakwah lain di era normal baru. Perkembangan opini publik harus diimbangi denganDakwah Islam melalui media daring mampu memberikan bentuk penyampaian dakwah lain di era normal baru. Perkembangan opini publik harus diimbangi dengan
IAIN CURUPIAIN CURUP Maka ta‟wil seperti ini ditolak atau diistilahkan dengan ta‟wil ghair al-maqbul. Tetapi dalam menentukan dalil (argumentasi pendukung) ta‟wil, terjadiMaka ta‟wil seperti ini ditolak atau diistilahkan dengan ta‟wil ghair al-maqbul. Tetapi dalam menentukan dalil (argumentasi pendukung) ta‟wil, terjadi
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis dokumen untuk mengkaji sengketa batas wilayah di Indonesia, terutama sengketa antarprovinsiPenelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis dokumen untuk mengkaji sengketa batas wilayah di Indonesia, terutama sengketa antarprovinsi
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Melihat kompleksitas tersebut, diperlukan intervensi yang mampu menjawab kedua persoalan secara terpadu. Artikel ini membahas Program AKASIA (AktivitasMelihat kompleksitas tersebut, diperlukan intervensi yang mampu menjawab kedua persoalan secara terpadu. Artikel ini membahas Program AKASIA (Aktivitas
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk menciptakan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta perwujudan sosialProgram pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk menciptakan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta perwujudan sosial
ALJAMIAHALJAMIAH Tafsir al-Manar adalah kitab tafsir yang menjadi representasi dari gerakan pembaruan Islam abad ke-20, karya kolaborasi antara al-Syaikh Muhammad AbduhTafsir al-Manar adalah kitab tafsir yang menjadi representasi dari gerakan pembaruan Islam abad ke-20, karya kolaborasi antara al-Syaikh Muhammad Abduh