UYPUYP

AGROMIXAGROMIX

Pakong memiliki potensi pertanian perkebunan kelapa dan tembakau. Data BPS Pamekasan tahun 2016 menunjukkan bahwa tanaman tembakau di Pakong menempati peringkat ketiga terbesar dalam luas panen (368 ha) dan produksi (193,15 ton) setelah Waru dan Pagentenan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perubahan iklim terhadap produksi dan pendapatan petani tembakau Madura. Metode analisis meliputi biaya usaha tani, penerimaan usaha, pendapatan usaha, serta uji beda rata‑rata Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa perubahan iklim menurunkan biaya usaha (dari Rp 3.327.100 menjadi Rp 3.137.881,5), penerimaan (dari Rp 12.126.370 menjadi Rp 9.296.700), dan pendapatan petani (dari Rp 8.799.270 menjadi Rp 6.158.818,5) antara tahun 2015‑2016. Dari 41 responden, 40 mengalami penurunan pendapatan, sedangkan 1 petani mencatat peningkatan karena tetap menanam pada bulan Mei meski curah hujan tinggi pada 2016.

Penelitian ini membuktikan bahwa perubahan iklim berpengaruh signifikan terhadap biaya, produksi, dan pendapatan usaha tani tembakau Madura, dengan mayoritas petani (40 dari 41) mengalami penurunan pendapatan antara tahun 2015 dan 2016 (p < 0,05).Sikap petani terhadap perubahan iklim beragam, di mana sebagian besar melakukan perawatan tambahan, sementara sebagian lainnya menunda atau bahkan tidak menanam karena intensitas curah hujan yang tinggi.Secara keseluruhan, variabilitas iklim menurunkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani tembakau di Kabupaten Pamekasan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas varietas tembakau yang tahan iklim dalam mengurangi penurunan hasil pada kondisi curah hujan yang tinggi, sehingga memberikan rekomendasi varietas yang paling adaptif bagi petani Madura. Selain itu, perlu diteliti peran teknologi pertanian presisi, seperti aplikasi prediksi cuaca dan sistem irigasi otomatis, dalam mengoptimalkan waktu tanam dan penggunaan input, yang berpotensi meningkatkan produktivitas serta mengurangi kerugian akibat perubahan iklim. Selanjutnya, analisis dampak sosio‑ekonomi alternatif mata pencaharian bagi petani tembakau yang mengalami penurunan pendapatan, termasuk diversifikasi tanaman, dapat memberikan wawasan kebijakan bagi peningkatan ketahanan ekonomi petani di wilayah yang rentan terhadap perubahan iklim.

Read online
File size1010.03 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test