UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor risiko utama yang terkait dengan insiden tuberkulosis (TB). Studi ini menggunakan desain case-control dengan 44 responden, terdiri dari 22 pasien TB yang dikonfirmasi secara laboratorium dan 22 pasien non-TB dengan usia dan jenis kelamin yang cocok. Studi ini menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengumpulkan data melalui wawancara tatap muka. Kuesioner menilai faktor-faktor risiko dalam tiga domain kunci: determinan sosial, determinan perilaku, dan determinan biologis. Analisis bivariat, yang menggunakan uji chi-square (nilai p <0,05), dan analisis multivariat, yang menggunakan uji regresi logistik, dilakukan untuk menentukan faktor risiko yang paling terkait dengan insiden TB.
Studi ini menyoroti beberapa faktor utama yang mempengaruhi insiden TB, termasuk determinan sosial, perilaku, dan biologis.Temuan penelitian ini menyarankan bahwa strategi kontrol TB yang efektif harus mengatasi kondisi sosioekonomi, mempromosikan gaya hidup sehat, dan melibatkan pemimpin komunitas dan penyintas TB dalam kampanye pendidikan, pengurangan stigma, dan upaya diagnosis dini.Memahami determinan kesehatan ini dapat membantu dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih terarah untuk mengurangi insiden TB.
Untuk mengurangi insiden TB, diperlukan pendekatan komprehensif yang menggabungkan intervensi sosioekonomi, perilaku, dan biologis. Strategi kontrol TB yang efektif harus mencakup upaya untuk meningkatkan kondisi sosioekonomi, mempromosikan gaya hidup sehat, dan melibatkan pemimpin komunitas dan penyintas TB dalam kampanye pendidikan, pengurangan stigma, dan upaya diagnosis dini. Selain itu, penting untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan kesehatan yang berkualitas, terutama di daerah dengan prevalensi TB yang tinggi. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara determinan sosial, perilaku, dan biologis dengan insiden TB di Aceh Besar, serta untuk mengembangkan intervensi yang lebih terarah dan efektif.
- The State of Food Security and Nutrition in the World 2021. state food security nutrition world transforming... openknowledge.fao.org/handle/20.500.14283/cb4474enThe State of Food Security and Nutrition in the World 2021 state food security nutrition world transforming openknowledge fao handle 20 500 14283 cb4474en
- Correlation between gender, age, education level, and working status with anti-tuberculosis drug uses... sloap.org/journal/index.php/ijcms/article/view/3Correlation between gender age education level and working status with anti tuberculosis drug uses sloap journal index php ijcms article view 3
| File size | 373.78 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Mycobacterium tuberculosis sering menyerang paru-paru tetapi juga dapat memengaruhi kulit, kelenjar getah bening, tulang, dan meninges. TB dapat disembuhkanMycobacterium tuberculosis sering menyerang paru-paru tetapi juga dapat memengaruhi kulit, kelenjar getah bening, tulang, dan meninges. TB dapat disembuhkan
POLKESBANPOLKESBAN Studi analitik cross-sectional dilakukan pada Bulan Juli-November 2024 yang melibatkan 30 kasus penderita TB-RO dari fasilitas kesehatan terpilih di Semarang.Studi analitik cross-sectional dilakukan pada Bulan Juli-November 2024 yang melibatkan 30 kasus penderita TB-RO dari fasilitas kesehatan terpilih di Semarang.
YMPAIYMPAI Pengolahan data mencakup analisis univariat, bivariat menggunakan uji t, dan analisis lanjutan melalui regresi logistik. Temuan menunjukkan peningkatanPengolahan data mencakup analisis univariat, bivariat menggunakan uji t, dan analisis lanjutan melalui regresi logistik. Temuan menunjukkan peningkatan
AIPTLMI IASMLTAIPTLMI IASMLT Uji korelasi antara jumlah leukosit dan LED menunjukkan r = 0,124 (p = 0,392), menunjukkan tidak ada korelasi signifikan. Kesimpulan: Tidak ada korelasiUji korelasi antara jumlah leukosit dan LED menunjukkan r = 0,124 (p = 0,392), menunjukkan tidak ada korelasi signifikan. Kesimpulan: Tidak ada korelasi
INSCHOOLINSCHOOL Conclusion: There is no relationship between age, gender, education, and occupation with medication adherence (p>0. 05). Whereas in the length of treatmentConclusion: There is no relationship between age, gender, education, and occupation with medication adherence (p>0. 05). Whereas in the length of treatment
UNHASAUNHASA Hasil menunjukkan pemahaman dan pengalaman dalam pengobatan TB, pasien merasa malu dan khawatir terhadap lamanya pengobatan. CBT terbukti meningkatkanHasil menunjukkan pemahaman dan pengalaman dalam pengobatan TB, pasien merasa malu dan khawatir terhadap lamanya pengobatan. CBT terbukti meningkatkan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Peran yang dilakukan sebagai pemberi asuhan keperawatan yaitu dengan mengelola 30 pasien gangguan sistem respirasi TB (Tuberkulosis) menggunakan pendekatanPeran yang dilakukan sebagai pemberi asuhan keperawatan yaitu dengan mengelola 30 pasien gangguan sistem respirasi TB (Tuberkulosis) menggunakan pendekatan
ITKESWHSITKESWHS Kader kesehatan memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi pengobatan TB kepada masyarakat terutama penderita TB. Peningkatan kompetensi pendidikanKader kesehatan memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi pengobatan TB kepada masyarakat terutama penderita TB. Peningkatan kompetensi pendidikan
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara akses pelayanan kesehatan, BBLR, ASI eksklusif, dan asupan protein dengan kejadian stuntingHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara akses pelayanan kesehatan, BBLR, ASI eksklusif, dan asupan protein dengan kejadian stunting
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan kesehatan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak. Pengemudi becak memiliki risiko mengembangkanPenelitian ini menekankan pentingnya kebijakan kesehatan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak. Pengemudi becak memiliki risiko mengembangkan
YMPAIYMPAI Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Variabel independen adalah peran ayah dan keluarga, sedangkanMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Variabel independen adalah peran ayah dan keluarga, sedangkan
UCYUCY Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Subjek penelitian dari kelas satu (1) sampai dengan kelas enam (6)Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Subjek penelitian dari kelas satu (1) sampai dengan kelas enam (6)