POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASESJOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASESPerbaikan kualitas layanan diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pasien. Kualitas pelayanan keperawatan terdiri dari lima dimensi, yaitu responsif, jaminan, berwujud, empati, dan keandalan. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di rumah sakit. Penelitian bersifat non‑eksperimental dengan desain potong lintang. Sampel purposif sebanyak 98 pasien dipilih. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Pearson Product Moment. Rata‑rata kualitas pelayanan keperawatan sebesar 77,36 (SD = 8,91). Rata‑rata kepuasan pasien sebesar 101,59 (SD = 11,60). Hasil uji menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara kualitas pelayanan keperawatan dan tingkat kepuasan pasien (p = 0,000; r = 0,592), yang berarti peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dapat meningkatkan kepuasan pasien.
Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dapat meningkatkan kepuasan pasien.Nilai rata‑rata kualitas pelayanan keperawatan sebesar 77,36 (median = 78, modus = 80) dengan beberapa nilai di bawah rata‑rata, menandakan adanya variasi dalam penyediaan layanan.Nilai rata‑rata kepuasan pasien sebesar 101,59 (median = 103, modus = 97) juga bervariasi, mengindikasikan ruang untuk perbaikan lebih lanjut.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan khusus bagi perawat dalam meningkatkan dimensi jaminan (assurance) memengaruhi kepuasan pasien, dengan menggunakan desain eksperimental terkontrol. Selain itu, diperlukan studi longitudinal multi‑pusat untuk memantau perubahan kualitas layanan keperawatan dan kepuasan pasien selama periode waktu yang lebih lama, guna menilai keberlanjutan efek intervensi. Selanjutnya, penelitian kualitatif yang mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi pasien terhadap empati perawat, sehingga faktor-faktor subjektif yang belum terukur dapat diidentifikasi dan dijadikan dasar perbaikan layanan. Penelitian ini juga dapat menilai peran teknologi informasi dalam memfasilitasi komunikasi antara perawat dan pasien, sehingga responsivitas layanan dapat ditingkatkan. Selanjutnya, analisis perbandingan antara rumah sakit tipe pemerintah dan swasta mengenai dimensi layanan keperawatan dapat memberikan gambaran tentang faktor struktural yang memengaruhi kepuasan. Akhirnya, penggunaan model SERVQUAL yang dimodifikasi untuk konteks keperawatan dapat diuji kevalidannya dalam mengukur kualitas layanan secara holistik.
| File size | 829.27 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNHASAUNHASA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi supportif terhadap self efficacy ibu post partum dalam pemberian ASI eksklusif. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi supportif terhadap self efficacy ibu post partum dalam pemberian ASI eksklusif. Metode penelitian
UNHASAUNHASA Tahap pertama berupa penelitian kualitatif fenomenologi untuk menggali fenomena perilaku pasien TB yang tidak berobat melalui FGD dan wawancara yang dianalisisTahap pertama berupa penelitian kualitatif fenomenologi untuk menggali fenomena perilaku pasien TB yang tidak berobat melalui FGD dan wawancara yang dianalisis
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Potensi Perkembangan balita secara maksimal sangat dipengaruhi oleh gizi. Estimasi stunting, wasting, overweight, dan underweight sebagai penanda malnutrisiPotensi Perkembangan balita secara maksimal sangat dipengaruhi oleh gizi. Estimasi stunting, wasting, overweight, dan underweight sebagai penanda malnutrisi
UNHASAUNHASA The majority of respondents were male (33. 3%), young (52.78%), and non-smokers (72. 2%). Findings indicated that running did not significantly affectThe majority of respondents were male (33. 3%), young (52.78%), and non-smokers (72. 2%). Findings indicated that running did not significantly affect
UNHASAUNHASA Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas individu. KabupatenStunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas individu. Kabupaten
UNARUNAR Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan didapatkan 56 sampel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antaraPengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan didapatkan 56 sampel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara
SARI MUTIARASARI MUTIARA Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara pre‑test dan post‑test pada kelompok intervensi (p = 0,000). Oleh karena itu, mediaAnalisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara pre‑test dan post‑test pada kelompok intervensi (p = 0,000). Oleh karena itu, media
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Banyak jenis tumbuhan yang dapat dieksplorasi sebagai bahan obat tradisional. Salah satu penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional adalah ramuan herbalBanyak jenis tumbuhan yang dapat dieksplorasi sebagai bahan obat tradisional. Salah satu penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional adalah ramuan herbal
Useful /
UNANDUNAND Masyarakat Enggano merupakan masyarakat yang tinggal di salah satu Pulau terluar di Indonesia. Pulau ini terletak di sebelah barat Pulau Sumatra. MasyarakatMasyarakat Enggano merupakan masyarakat yang tinggal di salah satu Pulau terluar di Indonesia. Pulau ini terletak di sebelah barat Pulau Sumatra. Masyarakat
UNANDUNAND Hal ini menjadi modal sosial yang dapat digunakan oleh perempuan caleg sebagai strategi untuk mendapatkan dan meraih dukungan suara. Penelitian dilakukanHal ini menjadi modal sosial yang dapat digunakan oleh perempuan caleg sebagai strategi untuk mendapatkan dan meraih dukungan suara. Penelitian dilakukan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Diabetes mellitus type 2 is a chronic metabolic disease characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion, insulin action, or both. MedicationDiabetes mellitus type 2 is a chronic metabolic disease characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion, insulin action, or both. Medication
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO 000, which means that there is a difference before and after being given nutritional intervention in the form of nutrition education on the nutritional000, which means that there is a difference before and after being given nutritional intervention in the form of nutrition education on the nutritional