POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO

JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASESJOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES

Banyak jenis tumbuhan yang dapat dieksplorasi sebagai bahan obat tradisional. Salah satu penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional adalah ramuan herbal untuk ibu nifas. Penyehat tradisional (Hatra) menggunakan ramuan herbal dalam pengobatan pada ibu nifas ada yang telah menyiapkan ramuan herbal tersebut dalam bentuk sediaan obat siap pakai (bentuk sediaan padat seperti pil, serbuk dan parem). Penggunaan jamu atau herbal hendaknya memperhatikan aspek pengawasan peredaran dan pengawasan obat tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat berupa pelatihan pembuatan obat tradisional serta pemberian informasi terkait pendaftaran dan ijin edar Obat Tradisional. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pemberian penyuluhan, diskusi dan pelatihan pembuatan obat tradisional dalam pengobatan ibu masa nifas. Hasil Kegiatan pengabdian ini menghasilkan 4 obat tradisional jamu bersalin yakni parem perut dan parem badan untuk membersihkan kotoran/darah kotor, jamu seduh untuk menghilangkan pegel-pegel/ meningkatkan stamina dan jamu seduh untuk menghindari masuk angin. Kesimpulan kegiatan pengabdian efektif dalam meningkatkan ketrampilan dalam pembuatan obat tradisional jamu bersalin dan meningkatkan jumlah masyarkat yang mengetahui cara pembuatan jamu bersalin tersebut yang selama ini hanya turun menurun dalam satu keluarga saja.

Kegiatan pengabdian masyarakat pemanfaatan tumbuhan obat sebagai ramuan tradisional pada ibu nifas di Kelurahan Tanjung Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.Pelatihan menghasilkan empat produk ramuan tradisional yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu nifas, namun pendaftaran obat tradisional tidak sepenuhnya terlaksana karena kendala pandemi dan hilangnya narasumber utama.Kesimpulan ini menunjukkan potensi pengembangan sistem pendaftaran obat tradisional yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pandemi COVID-19 terhadap pemanfaatan ramuan tradisional oleh masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi pengembangan sistem pendaftaran obat tradisional yang lebih mudah diakses oleh UMKM lokal. Selanjutnya, penelitian tentang efektivitas dan keamanan ramuan tradisional yang dikembangkan secara komunitas perlu dilakukan untuk memastikan kualitas dan keselamatan penggunaan.

  1. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Sebagai Ramuan Tradisional pada Ibu Nifas di Wilayah Kecamatan Mentok Kabupaten... jurnal.poltekkesgorontalo.ac.id/index.php/JOND/article/view/358Pemanfaatan Tumbuhan Obat Sebagai Ramuan Tradisional pada Ibu Nifas di Wilayah Kecamatan Mentok Kabupaten jurnal poltekkesgorontalo ac index php JOND article view 358
Read online
File size510.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test