SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUPJURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP

Bayi memerlukan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif dienam bulan pertama kehidupannya. Zat gizi banyak terkandung di ASI. Bayi yang telah diberikan makanan pendamping Asi (MP-ASI) memiliki resiko lebih besar mengalami kekurangan gizi, mudah terinfeksi oleh hal-hal yang lain, dan daya tahan tubuh yang rendah. Bayi yang diberikan ASI ekslusif mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, maka dari itu perlu adanya pemahaman bagi ibu untuk memberikan ASI Eksklusifnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI eksklusif menggunakan video animasi terhadap sikap ibu di Wilayah Puskesmas Limbong Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eskperimen with control two group design pre test-post test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di wilaya kerja Puskesmas Limbong berjumlah 40 orang. Hasil penelitian setelah di lakukan intervensi diuji dengan paired t-test dan didapatkan nilai p=0,000 yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hal ini berarti Vidio Animasi tentang ASI Eksklusif di Puskesmas Limbong terbukti efektif dan memberikan sikap positif ibu tentang ASI Eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan bahwa vidio animasi dalam pembelajaran tentang ASI Eksklusif dapat di jadikan inovasi dalam meningkatkan sikap positif ibu dalam pemembrian ASI Eksklusif.

Vidio animasi tentang ASI eksklusif di Puskesmas Limbong terbukti efektif meningkatkan sikap positif ibu.Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara pre‑test dan post‑test pada kelompok intervensi (p = 0,000).Oleh karena itu, media video animasi dapat dijadikan inovasi edukasi untuk mendukung pemberian ASI eksklusif.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah peningkatan sikap ibu terhadap ASI eksklusif yang diperoleh melalui video animasi tetap terjaga dalam jangka panjang, misalnya dengan melakukan survei enam hingga dua belas bulan setelah intervensi; metode survei longitudinal dapat mencakup kuesioner standar serta wawancara mendalam untuk menilai perubahan persepsi ibu. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas video animasi dengan media edukasi interaktif berbasis aplikasi seluler atau modul cetak, sehingga desain randomisasi terkontrol dengan tiga grup (video animasi, aplikasi interaktif, modul cetak) dapat memberikan data kuantitatif yang dapat dibandingkan. Selanjutnya, penting juga menguji penerapan video animasi pada populasi ibu di wilayah geografis lain dengan latar belakang sosial‑ekonomi yang beragam; analisis multivariat pada sampel multiregional akan membantu mengisolasi pengaruh variabel demografis terhadap efektivitas intervensi.

  1. PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDIO ANIMASI TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP SIKAP IBU DI WILAYAH PUSKESMAS LIMBONG... e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/Kesehatan_Masyarakat/article/view/4360PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDIO ANIMASI TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP SIKAP IBU DI WILAYAH PUSKESMAS LIMBONG e journal sari mutiara ac index php Kesehatan Masyarakat article view 4360
Read online
File size171.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test