PRINPRIN

CEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi BisnisCEMERLANG : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis

Peneliti menilai bahwa penurunan prestasi kerja karyawan dapat disebabkan kurangnya kerjasama antar tim dan setiap individu cenderung menjatuhkan. Hal ini mungkin dapat disebabkan oleh penempatan kerja yang dilakukan oleh perusahaan saat ini yang tidak tepat dikarenakan perusahaan menerima orang-orang yang tidak berpengalaman untuk mengisi beberapa posisi. Akibatnya karyawan lama sering mengeluh karena karyawan baru tersebut sering bertanya kepada mereka. Dan juga pada hal kinerja, pimpinan sering memberikan instruksi yang tidak jelas serta penilaian kinerja yang tidak sesuai harapan karyawan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Harini Mandiri Medan dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumentasi, dan hasil kuesioner yang telah dibagikan. Sedangkan untuk analisis data, peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penempatan kerja dan kinerja tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan PT Harini Mandiri Medan. Secara parsial penempatan kerja tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja PT Harini Mandiri Medan. Secara parsial kinerja tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja PT Harini Mandiri Medan.

Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa.1) Penempatan Kerja tidak berpengaruh terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT.2) Kinerja tidak berpengaruh terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT.3) Penempatan Kerja dan Kinerja tidak berpengaruh terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi prestasi kerja karyawan, seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, atau budaya perusahaan. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden dan sampel yang lebih beragam untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang lebih kualitatif, seperti studi kasus atau wawancara mendalam, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi karyawan terkait dengan penempatan kerja dan kinerja. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi prestasi kerja karyawan dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran bagi perusahaan.

Read online
File size353.53 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test