STIAMISTIAMI
Reformasi AdministrasiReformasi AdministrasiPenelitian ini menganalisis implementasi peran Jabatan Fungsional (JF) Analis Legislatif dalam mendukung tugas DPD RI, serta faktor-faktor penghambat dan upaya optimalisasi yang diperlukan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan purposive sampling, data dikumpulkan melalui wawancara, studi literatur, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman & Saldana. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi JF Analis Legislatif di Setjen DPD RI belum optimal, terlihat dari tidak terpenuhinya tiga dari empat aspek implementasi kebijakan menurut Model Thomas B. Smith. Faktor penghambat utama termasuk rendahnya komitmen politik pimpinan, kurangnya kejelasan peraturan tentang tunjangan, subjektivitas dalam penilaian kinerja, terbatasnya jumlah dan kualitas Analis Legislatif, serta kelemahan struktur organisasi. Untuk mengatasi hambatan ini, disarankan pengembangan sistem manajemen talenta, peningkatan kolaborasi antar-fungsional, proaktivitas Analis Legislatif, pembangunan sistem organisasi yang mendukung, dan penerapan sistem penilaian kinerja yang adil. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan penetapan peraturan internal tentang Juknis JF Analis Legislatif, dorongan untuk penerbitan peraturan tunjangan, dan pembuatan talent mapping sebagai pedoman penempatan Analis Legislatif.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses implementasi peran fungsional Analis Legislatif di DPD RI belum optimal.Hal ini terlihat dari tiga dari empat aspek implementasi kebijakan menurut Model Thomas B.Meskipun telah berpedoman pada dasar hukum dari Kementerian PAN&RB, kebutuhan pegawai Analis Legislatif di DPD RI belum sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga penyesuaian dalam jumlah dan penempatan posisi diperlukan.Penataan unit organisasi juga belum sepenuhnya mengikuti prinsip-prinsip profesionalisme, dan kondisi sosio-politis yang kurang kondusif serta regulasi baru mengenai jabatan fungsional mempengaruhi proses implementasi.Beberapa faktor penghambat yang ditemukan meliputi rendahnya komitmen politik pimpinan, kelengkapan dan kejelasan peraturan tentang tunjangan jabatan, subjektivitas dalam penilaian kinerja, terbatasnya kuantitas dan kualitas Analis Legislatif, serta permasalahan di Puskadaran sebagai rumah bagi Analis Legislatif.Untuk memaksimalkan fungsi Analis Legislatif, disarankan agar Setjen DPD RI mengembangkan sistem manajemen talenta, meningkatkan kolaborasi antar-fungsional, mendorong Analis Legislatif untuk proaktif dalam setiap tahap kebijakan, dan membangun sistem organisasi yang mendukung.Selain itu, penerapan sistem penilaian kinerja yang adil dan transparan juga sangat penting agar kinerja Analis Legislatif dapat ditingkatkan secara efektif.
Untuk meningkatkan efektivitas implementasi peran Analis Legislatif, disarankan agar Setjen DPD RI mengembangkan sistem manajemen talenta yang komprehensif. Sistem ini harus mencakup prosedur kerja, kriteria penilaian kinerja, mekanisme pelaporan, dan tata cara pengembangan kompetensi. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kolaborasi antar-fungsional, baik di dalam Setjen DPD RI maupun dengan pihak-pihak terkait di luar lembaga. Analis Legislatif harus didorong untuk proaktif dalam setiap tahap kebijakan, mulai dari agenda setting hingga evaluasi. Mereka harus memiliki kemampuan analisis yang kuat dan kemampuan politis untuk menyampaikan rekomendasi secara efektif. Pembangunan sistem organisasi yang mendukung juga sangat penting, termasuk penataan unit organisasi yang mengikuti prinsip-prinsip profesionalisme dan memberikan peran yang lebih besar kepada Analis Legislatif dalam pengelolaan kebijakan publik. Penerapan sistem penilaian kinerja yang adil dan transparan juga sangat krusial untuk meningkatkan kinerja Analis Legislatif secara efektif.
| File size | 456.43 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Berdasarkan pengaruh penelitian motivasi kerja, lingkungan kerja dan penilaian kinerja pekerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasanBerdasarkan pengaruh penelitian motivasi kerja, lingkungan kerja dan penilaian kinerja pekerja berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan
UDBUDB Masalah kesehatan yang terdapat dikapal dan seringkali merugikan konsumen atau penumpang kapal antara lain, mudahnya penyebaran penyakit melalui virusMasalah kesehatan yang terdapat dikapal dan seringkali merugikan konsumen atau penumpang kapal antara lain, mudahnya penyebaran penyakit melalui virus
STKIP PESSELSTKIP PESSEL koleksi buku digital mencapai lebih dari 2. penyediaan fasilitas modern seperti katalog elektronik dan pojok multimedia. dan inovasi layanan berbasis androidkoleksi buku digital mencapai lebih dari 2. penyediaan fasilitas modern seperti katalog elektronik dan pojok multimedia. dan inovasi layanan berbasis android
STIAMISTIAMI Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi wajib pajak, kualitas pelayanan, dan sosialisasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhanPenelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi wajib pajak, kualitas pelayanan, dan sosialisasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan
UNPAMUNPAM Proses manajemen data dan informasi menjadi lebih efektif, menghasilkan output yang lebih cepat sehingga masalah-masalah yang terjadi pada koperasi PTProses manajemen data dan informasi menjadi lebih efektif, menghasilkan output yang lebih cepat sehingga masalah-masalah yang terjadi pada koperasi PT
UNPAMUNPAM Dengan adanya aplikasi penghargaan dan peningkatan kinerja karyawan pada Polsek Sawah Besar dapat mengurangi biaya dalam hal mencetak kertas form penilaianDengan adanya aplikasi penghargaan dan peningkatan kinerja karyawan pada Polsek Sawah Besar dapat mengurangi biaya dalam hal mencetak kertas form penilaian
UNDIKMAUNDIKMA Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sainsInstrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sains
MAHADEWAMAHADEWA Sedangkan pada siswa dengan kemapuan sedang terdapat 2 indikator yang tidak terpenuhi dan siswa yang berkemampuan rendah tidak memenuhi semua indikatorSedangkan pada siswa dengan kemapuan sedang terdapat 2 indikator yang tidak terpenuhi dan siswa yang berkemampuan rendah tidak memenuhi semua indikator
Useful /
UNIPASBYUNIPASBY Persepsi kualitas produk adalah nilai yang dapat memuaskan konsumen secara fisik dan psikologis serta mencerminkan harapan terhadap produk. Studi ini mengujiPersepsi kualitas produk adalah nilai yang dapat memuaskan konsumen secara fisik dan psikologis serta mencerminkan harapan terhadap produk. Studi ini menguji
PPSDPPPSDP Program pendampingan kepemimpinan bagi perempuan kepala rumah tangga, yang dilaksanakan melalui Sekolah Pemberdayaan Perempuan di Desa Hutamonu (TanahProgram pendampingan kepemimpinan bagi perempuan kepala rumah tangga, yang dilaksanakan melalui Sekolah Pemberdayaan Perempuan di Desa Hutamonu (Tanah
UDBUDB Rumah sakit merupakan tempat pemberi pelayanan kesehatan yang harus memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada pasien. Perhitungan efisiensiRumah sakit merupakan tempat pemberi pelayanan kesehatan yang harus memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada pasien. Perhitungan efisiensi
UNIPASBYUNIPASBY Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa promosi penjualan dan harga berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembeli secara parsial dan simultan.Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa promosi penjualan dan harga berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembeli secara parsial dan simultan.