STTCIREBONSTTCIREBON

Jurnal ArsitekturJurnal Arsitektur

Rumah tinggal pecinan di Jamblang, Cirebon memiliki elemen arsitektur yang unik dan khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen arsitektur yang terdapat pada rumah tinggal tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung dan wawancara dengan pemilik rumah. Data yang dikumpulkan meliputi gambar, foto, dan catatan lapangan yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tinggal di Pecinan Jamblang memiliki beberapa elemen arsitektur khas, seperti atap berbentuk limasan dengan penutup genteng tanah liat, dinding berlapis tembok batu bata, ornamen dekoratif pada bagian atap dan dinding, pola lantai yang berbeda-beda, pola plafon yang terbuat dari kayu, ukiran pada jendela dan pintu, jendela yang berukuran besar dengan bingkai kayu, serta penggunaan material kayu sebagai bahan utama konstruksi. Selain itu, terdapat juga elemen arsitektur yang lebih kompleks, seperti tangga yang terletak di bagian depan rumah dan terbuat dari batu alam. Selain itu, penggunaan warna-warna cerah seperti putih dan cream juga menjadi ciri khas dari rumah tinggal tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai keunikan arsitektur rumah tinggal Pecinan di Cirebon dan dapat menjadi referensi bagi pembaca dalam mempertahankan warisan budaya bangsa.

Berdasarkan hasil penelitian, rumah tinggal di Pecinan Jamblang memiliki elemen arsitektur yang unik dan khas, mencerminkan kekayaan budaya Tionghoa.Bangunan-bangunan ini berfungsi sebagai penjaga identitas budaya pecinan yang khas, menunjukkan kesinambungan antara bangunan dan alam sekitar, serta memiliki struktur yang kokoh dan simbolisme mendalam.Pelestarian warisan budaya ini penting untuk menjaga nilai-nilai tradisional dalam arsitektur.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai pengaruh budaya lokal terhadap arsitektur rumah tinggal Pecinan Jamblang, termasuk bagaimana elemen-elemen arsitektur tersebut beradaptasi dengan iklim dan kondisi lingkungan setempat. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara arsitektur rumah tinggal Pecinan di Jamblang dengan Pecinan di daerah lain di Indonesia untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Terakhir, penelitian dapat mengkaji potensi pengembangan pariwisata berbasis arsitektur di Pecinan Jamblang, dengan mempertimbangkan aspek pelestarian, pemberdayaan masyarakat lokal, dan keberlanjutan lingkungan.

Read online
File size2.32 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test