UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Burnout adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana seseorang merasa stres dan kelelahan, baik secara emosional maupun fisik. Burnout dapat menyebabkan absensi yang lebih tinggi pada mahasiswa, motivasi yang lebih rendah untuk mengerjakan tugas, dan persentase drop out yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan deskripsi burnout pada mahasiswa anestesiologi keperawatan di Universitas Harapan Bangsa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 18-20 tahun (58,3%), berjenis kelamin perempuan (69,5%), dan mayoritas mengalami burnout tingkat sedang (55,3%). Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas mengalami burnout sedang pada rentang usia 18-20 tahun (30,1%), berdasarkan jenis kelamin, perempuan memiliki persentase burnout lebih tinggi dari laki-laki, dan berdasarkan tingkat semester, mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi semester 2, 4, 6, dan 8 mengalami burnout tingkat sedang dengan persentase tertinggi pada mahasiswa semester 2.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi berada pada rentang usia 18-20 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan mahasiswa paling banyak adalah mahasiswa semester 4.Gambaran burnout pada mahasiswa keperawatan anestesiologi mayoritas mengalami burnout tingkat sedang.Berdasarkan karakteristik diketahui bahwa mayoritas mahasiswa mengalami burnout sedang dengan tingkat persentase tertinggi pada rentang usia 18-20 tahun.Berdasarkan jenis kelamin, perempuan memiliki persentase burnout lebih tinggi dari laki-laki.Berdasarkan tingkat semester, mayoritas mahasiswa keperawatan anestesiologi semester 2, 4, 6, dan 8 mengalami burnout tingkat sedang dengan persentase tertinggi pada mahasiswa semester 2.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara mahasiswa keperawatan anestesiologi dengan mahasiswa program studi lain di universitas yang sama untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat burnout di antara mereka. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap burnout pada mahasiswa keperawatan anestesiologi, seperti beban akademik, dukungan sosial, dan strategi koping yang mereka gunakan. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada intervensi yang dapat mengurangi tingkat burnout pada mahasiswa, seperti program bimbingan akademik atau pelatihan manajemen stres.

  1. HUBUNGAN STRES DENGAN BURNOUT PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS... e-journals.unmul.ac.id/index.php/JKM/article/view/9086HUBUNGAN STRES DENGAN BURNOUT PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS e journals unmul ac index php JKM article view 9086
  2. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 pada Masyarakat | Jurnal Kesehatan.... ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/2302Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid 19 pada Masyarakat Jurnal Kesehatan ejurnal poltekkes tjk ac index php JK article view 2302
  3. Hubungan Self-Efficacy dengan Academic Burnout saat Pandemi COVID-19 pada Mahasiswa Keperawatan Universitas... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/7469Hubungan Self Efficacy dengan Academic Burnout saat Pandemi COVID 19 pada Mahasiswa Keperawatan Universitas ejurnalmalahayati ac index php manuju article view 7469
Read online
File size405.46 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test