DINUSDINUS

ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia

Seperti halnya keberadaan permainan tradisional pada umumnya, Mul-mulan memiliki masalah yang sama yaitu telah tergeser oleh jenis permainan digital saat ini. Upaya membawa permainan Mul-mulan ke dalam permainan digital menjadi sangat memungkinkan melihat daya tarik dan kecepatan informasi yang diberikan teknologi digital. Sehingga dengan memanfaatkan daya tarik teknologi digital tersebut, permainan Mul-mulan dapat menjadi konten baru permainan digital yang dapat menambah daya tarik penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode ATUMICS untuk menganalisis elemen budaya permainan tradisional Mul-mulan. Selanjutnya elemen-elemen tersebut dipadukan dengan struktur permainan digital yang baik dan menyenangkan. Hasilnya adalah konsep perancangan permainan digital yang mengandung unsur fun dan unsur budaya yang seimbang yang disusun dalam dokumen perancangan desain game digital. Melalui penelitian ini terwujud sebuah rancangan model permainan digital baru dalam bentuk Game Design Document (GDD) yang menarik dan tetap mempertahankan nilai budaya permainan Mul-mulan di dalamnya.

Berdasarkan paparan hasil dan pembahasan didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Permainan Mul-mulan menjadi penting bagi anak untuk menumbuhkan kebanggaan berbudaya tradisi meskipun keberadaannya kian terpinggirkan.Waktu bermain anak dan upaya pelestarian permainan Mul-mulan dapat berjalan beriringan dengan membawa permainan Mul-mulan ke dalam permainan digital yang memiliki nilai keunggulan menarik, interaktif, mudah diakses, dan dapat dimainkan sendiri tanpa harus mencari lawan bermain.Adaptasi permainan Mul-mulan ke dalam permainan digital tetap harus mempertahankan elemen Concept, Icon, dan Shape dimana dalam elemen-elemen tersebut terkandung nilai budaya khas yang dimiliki permainan Mul-mulan.Perancangan konsep permainan digital Mul-mulan menambahkan elemen sumber daya dan cerita yang tidak dijumpai di permainan Mul-mulan tradisional.Perancangan GDD menjadi panduan dasar yang sangat penting dalam pembuatan game digital Mul-mulan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi integrasi elemen-elemen budaya Jawa lainnya ke dalam desain game digital, tidak hanya terbatas pada permainan tradisional. Kedua, pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk game digital berbasis budaya lokal perlu diteliti, termasuk strategi monetisasi yang tidak mengorbankan nilai-nilai budaya yang ingin dilestarikan. Ketiga, penelitian tentang dampak psikologis dan sosial dari bermain game digital berbasis budaya tradisional terhadap anak-anak, khususnya dalam hal peningkatan identitas budaya dan keterampilan kognitif, dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan game yang lebih edukatif dan bermanfaat.

Read online
File size1.12 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test