URINDOURINDO

Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)

Jajanan dapat berupa makanan atau minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan atau di tempat-tempat umum yang ramai, umumnya langsung dimakan atau dikonsumsi tanpa pengolahan lebih lanjut. Higiene sanitasi makanan merupakan upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang, tempat, dan perlengkapannya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Jajanan di sekolah dasar, selain perlu diperhatikan aspek gizinya, juga perlu diperhatikan faktor higiene dan sanitasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh higiene penjamah dan sanitasi makanan terhadap adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli pada jajanan di dua sekolah dasar. Studi cross sectional ini menggunakan teknik total sampling sejumlah 30 jajanan. Pengumpulan data higiene penjamah dan sanitasi makanan dilakukan dengan wawancara dan observasi sedangkan pemeriksaan E. coli pada jajanan menggunakan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukan bahwa higiene penjamah, penyimpanan bahan pengolahan dan penyajian makanan/minuman berhubungan signifikan (p<0,05) dengan adanya kontaminasi Escherichia coli pada jajanan.

Higiene penjamah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap adanya kontaminasi pada jajanan makanan/minuman.Sedangkan variabel sanitasi makanan yang berhubungan dengan adanya kontaminasi E.coli pada jajanan yaitu penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan, dan penyajian makanan.Sebagai upaya pencegahan terjadinya foodborne disease akibat kontaminasi E.coli atau kuman patogen lain akibat mengonsumsi jajanan, disarankan kepada Puskesmas untuk dapat memberikan penyuluhan kepada pedagang jajanan agar meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.Untuk mendukung hal tersebut, pihak sekolah, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar bekerjasama untuk mengatur sentra pedagang di lingkungan sekolah agar dapat mengusahakan adanya fasilitas higiene sanitasi untuk pengelolaan jajanan agar memenuhi nilai gizi dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

Untuk mencegah kontaminasi pada makanan jajanan, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada variabel pengetahuan dan sikap penjamah makanan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplor variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini, sehingga data pendukung yang diperoleh akan lebih lengkap.

Read online
File size421.93 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test