JPTAMJPTAM
Jurnal Pendidikan TambusaiJurnal Pendidikan TambusaiProses pembelajaran memerlukan perencanaan yang baik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sebelum memasuki kelas, guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terlebih dahulu. Situasi ini memerlukan penilaian maupun analisis terhadap aspek dalam pembuatan RPP agar proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil RPP guru matematika kelas VII di MTs Laboratorium UINSU dalam memenuhi standar kurikulum 2013, dan (2) mendeskripsikan kendala guru matematika dalam penyusunan RPP.
Kompetensi guru Madrasah Tsanawiyah (MTS LAB UINSU) dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sudah cukup baik.Namun, mereka belum memiliki pemahaman yang memadai tentang komponen-komponen RPP dan pengembangannya secara tepat.Rendahnya kemampuan pemahaman mereka tentang penyusunan RPP disebabkan oleh kurangnya bimbingan dan pelatihan dari pihak terkait, baik pemerintah maupun non-pemerintah.Meskipun demikian, berdasarkan dokumen RPP yang dimiliki guru sudah cukup baik, sesuai dengan bentuk dan format RPP yang sebenarnya.RPP adalah langkah awal guru dalam mengembangkan pembelajaran, dan RPP yang bermutu sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pembelajaran yang bermutu.Guru seharusnya memiliki kompetensi keguruan yang memadai agar perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan bermutu, dalam rangka pencapaian kompetensi peserta didik yang diharapkan.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, perlu ada upaya pengembangan kompetensi guru dalam pembuatan RPP. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan yang berkelanjutan, baik dari Kementerian Agama maupun organisasi non-pemerintah. Selain itu, penting untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara guru, pengawas madrasah, dan kepala madrasah agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran matematika dapat mencapai tujuan kurikulum 2013 dengan lebih baik.
| File size | 158.44 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan peserta didik, serta dokumentasi program kegiatan madrasah. hasildata diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan peserta didik, serta dokumentasi program kegiatan madrasah. hasil
STAIMTASTAIMTA Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren Al-Manshur Al-IslamyBerdasarkan hasil penelitian, penerapan metode blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren Al-Manshur Al-Islamy
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peningkatan kinerja madrasah tercermin dari prestasi akademik siswa yang konsisten di atas rata-rata provinsi, keberhasilan dalam berbagai kompetisi keagamaanPeningkatan kinerja madrasah tercermin dari prestasi akademik siswa yang konsisten di atas rata-rata provinsi, keberhasilan dalam berbagai kompetisi keagamaan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL koleksi buku digital mencapai lebih dari 2. penyediaan fasilitas modern seperti katalog elektronik dan pojok multimedia. dan inovasi layanan berbasis androidkoleksi buku digital mencapai lebih dari 2. penyediaan fasilitas modern seperti katalog elektronik dan pojok multimedia. dan inovasi layanan berbasis android
ARIPAFIARIPAFI Materi pembelajaran disusun secara normatif dan idealis, namun kurang mengakomodasi konteks kehidupan nyata siswa, terutama dalam menghadapi tantanganMateri pembelajaran disusun secara normatif dan idealis, namun kurang mengakomodasi konteks kehidupan nyata siswa, terutama dalam menghadapi tantangan
UIN MALANGUIN MALANG 3) Mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo. 4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis3) Mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo. 4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Peningkatan kesehatan masyarakat melalui intervensi perilaku adalah dengan pendidikan atau promosi kesehatan dan upaya preventif, sehingga kemandirianPeningkatan kesehatan masyarakat melalui intervensi perilaku adalah dengan pendidikan atau promosi kesehatan dan upaya preventif, sehingga kemandirian
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Pembelajaran matematika seringkali dianggap menakutkan oleh peserta didik, baik secara tatap muka maupun jarak jauh. Selain itu, terdapat persepsi keliruPembelajaran matematika seringkali dianggap menakutkan oleh peserta didik, baik secara tatap muka maupun jarak jauh. Selain itu, terdapat persepsi keliru
Useful /
UNPUNP Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 1093 siswa kelas X, XI, dan XII SMAMetode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 1093 siswa kelas X, XI, dan XII SMA
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Program Kemenkes salah satu untuk PTM antara lain dilaksanakan promosi kesehatan dengan program PATUH bagi yang sudah menyandang PTM agar mereka rajinProgram Kemenkes salah satu untuk PTM antara lain dilaksanakan promosi kesehatan dengan program PATUH bagi yang sudah menyandang PTM agar mereka rajin
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan potensi peningkatan kemandirian ekonomi keluarga di Kelurahan Setiaratu. Pengembangan lebihProgram ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dan potensi peningkatan kemandirian ekonomi keluarga di Kelurahan Setiaratu. Pengembangan lebih
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Tahap kedua melakukan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Setelah dilakukannya pelatihan, disimpulkan mitra mengetahui cara pengolahanTahap kedua melakukan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Setelah dilakukannya pelatihan, disimpulkan mitra mengetahui cara pengolahan