UNARUNAR
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan industri, terutama pada bagian produksi yang memiliki risiko tinggi. Salah satu penyebab utama kecelakaan kerja adalah Unsafe Action atau tindakan tidak aman yang dilakukan oleh pekerja. Fenomena ini terjadi pula di PT. HATNI, sebuah pabrik pengolahan hasil laut, yang mencatat peningkatan kecelakaan kerja dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Unsafe Action terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. HATNI. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan selama tiga bulan. Sampel sebanyak 52 pekerja diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square untuk mengetahui hubungan antara Unsafe Action dengan kejadian kecelakaan kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa 76,9% responden mengalami kecelakaan kerja, di mana 44,2% di antaranya disebabkan oleh tindakan ceroboh, serta 15,4% karena bekerja dalam kondisi fisik yang buruk. Jenis kecelakaan yang dominan adalah terpeleset (32,7%) dan tersayat/tertusuk (25%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Unsafe Action dan kecelakaan kerja (p = 0,20). Kesimpulannya Tindakan Unsafe Action terbukti berpengaruh terhadap tingginya angka kecelakaan kerja di bagian produksi PT. HATNI.
Berdasarkan hasil penelitian, Unsafe Action terbukti menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan kerja pada bagian produksi PT.Analisis chi‑square menunjukkan hubungan signifikan antara tindakan tidak aman dan kejadian kecelakaan (p = 0,20).Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem K3 melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan rutin, dan pengembangan budaya keselamatan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis simulasi risiko terhadap penurunan tingkat Unsafe Action pada pekerja produksi, dengan desain eksperimen terkontrol longitudinal selama enam bulan. Selanjutnya, studi komparatif antara perusahaan perikanan yang menerapkan sistem manajemen keselamatan terintegrasi dan yang hanya mengandalkan prosedur standar dapat menilai kontribusi budaya keselamatan terhadap frekuensi kecelakaan kerja. Selain itu, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi pekerja mengenai hambatan psikologis dan fisik dalam penerapan prosedur K3 dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kepatuhan terhadap perlindungan diri. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang faktor‑faktor yang memoderasi hubungan antara Unsafe Action dan kecelakaan kerja, sehingga strategi pencegahan dapat disesuaikan secara efektif.
| File size | 468.82 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sudah terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai pengisian identitas PPA, masih ditemukan berkasHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sudah terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai pengisian identitas PPA, masih ditemukan berkas
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode penelitian mengacu pada kerangka Arksey & OMalley (2005), yang meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi literatur,Metode penelitian mengacu pada kerangka Arksey & OMalley (2005), yang meliputi perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi literatur,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Analisis data dilakukan secara univariat pada bentuk distribusi frekuensi, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Responden memilikiAnalisis data dilakukan secara univariat pada bentuk distribusi frekuensi, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Responden memiliki
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Faktor yang paling dominan dengan kejadian stunting di Puskesmas Muara Enim Kabupaten Muara Enim tahun 2025 yaitu sumber air bersih (p Value 0,00) OR (25,0).Faktor yang paling dominan dengan kejadian stunting di Puskesmas Muara Enim Kabupaten Muara Enim tahun 2025 yaitu sumber air bersih (p Value 0,00) OR (25,0).
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Potensi Perkembangan balita secara maksimal sangat dipengaruhi oleh gizi. Estimasi stunting, wasting, overweight, dan underweight sebagai penanda malnutrisiPotensi Perkembangan balita secara maksimal sangat dipengaruhi oleh gizi. Estimasi stunting, wasting, overweight, dan underweight sebagai penanda malnutrisi
UPERTISUPERTIS Asupan vitamin dan mineral merupakan salah satu faktor penentu malnutrisi pada anak. Vitamin dan mineral berperan pada proses-proses metabolisme dan dayaAsupan vitamin dan mineral merupakan salah satu faktor penentu malnutrisi pada anak. Vitamin dan mineral berperan pada proses-proses metabolisme dan daya
UMNUMN Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi praktik pengasuhan gizi di masyarakat. Pemberian Makanan TambahanMelalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi praktik pengasuhan gizi di masyarakat. Pemberian Makanan Tambahan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Mayoritas keluarga telah mendapatkan dukungan informasional, penilaian, instrumental, dan penghargaan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nitrisiMayoritas keluarga telah mendapatkan dukungan informasional, penilaian, instrumental, dan penghargaan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nitrisi
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Metode yang digunakan pada Karya Tulis Ilmiah Profesi ini adalah studi kasus yang dilakukan berdasarkan tahap-tahap asuhan keperawatan meliputi pengkajian,Metode yang digunakan pada Karya Tulis Ilmiah Profesi ini adalah studi kasus yang dilakukan berdasarkan tahap-tahap asuhan keperawatan meliputi pengkajian,
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sungai Durian, Kabupaten Sintang. MenggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sungai Durian, Kabupaten Sintang. Menggunakan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil analisis uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value = 0,002, dengan taraf signifikansi < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitianBerdasarkan hasil analisis uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value = 0,002, dengan taraf signifikansi < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian
UNAIRUNAIR Data primer dan sekunder diproses secara kuantitatif menggunakan beberapa persamaan. Pola pertumbuhan bullet tuna adalah minor allometric (b = 2,875),Data primer dan sekunder diproses secara kuantitatif menggunakan beberapa persamaan. Pola pertumbuhan bullet tuna adalah minor allometric (b = 2,875),