IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK
Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan TasawufJurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan TasawufFenomena digital detachment semakin mengemuka di tengah derasnya arus media sosial, ketika intensitas interaksi digital kerap menggeser perhatian manusia dari dimensi batiniah. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan fenomena tersebut melalui perspektif hermeneutik keislaman, dengan mengaitkan teks-teks keagamaan, tradisi tafsir, serta refleksi etika Islam dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan hermeneutik, yaitu menelaah teks klasik dan wacana modern secara interpretatif untuk menemukan relevansi makna spiritual di tengah budaya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital detachment tidak hanya dipahami sebagai absennya praktik ritual, melainkan juga tereduksinya kesadaran religius akibat dominasi dunia maya. Media sosial dapat berfungsi sebagai ruang dakwah dan komunikasi, namun pada saat yang sama menimbulkan potensi alienasi spiritual apabila tidak dibarengi dengan etika penggunaan yang Islami. Kesimpulannya, digital-detachment perlu dipahami secara kritis sebagai tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kesadaran transendental melalui disiplin diri, refleksi, dan pemaknaan ulang spiritualitas dalam bingkai ajaran Islam.
Fenomena digital-detachment atau ketidakhadiran spiritual di era media sosial menunjukkan bahwa kemajuan teknologi dapat memengaruhi kualitas batiniah manusia, bahkan menyebabkan keterasingan dari nilai-nilai transendental.Pendekatan hermeneutik keislaman menawarkan panduan relevan dari Al-Quran dan hadis, dengan menekankan keseimbangan hidup, pentingnya menjaga hati dari kelalaian, serta dorongan untuk menghadirkan kesadaran ilahiah dalam mengelola media sosial.Oleh karena itu, digital-detachment adalah isu spiritual yang memerlukan refleksi mendalam dan upaya kolektif, diharapkan dapat menginspirasi pola hidup digital yang bijak, seimbang, dan berorientasi pada pencarian makna spiritual autentik.
Penelitian ini telah membuka pemahaman penting tentang digital detachment dari sudut pandang hermeneutik keislaman. Untuk melangkah lebih jauh, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa digali. Pertama, akan sangat menarik jika kita dapat meneliti secara langsung bagaimana nilai-nilai etika bermedia dalam Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesederhanaan, benar-benar diterapkan oleh individu Muslim dalam kehidupan digital mereka sehari-hari. Dengan melakukan survei atau wawancara mendalam, kita bisa memahami dampak praktis dari etika ini terhadap kualitas spiritual seseorang dan seberapa efektifnya dalam mencegah keterasingan batin di tengah hiruk pikuk media sosial. Kedua, mengingat bahwa pengalaman berinteraksi dengan dunia digital bisa berbeda bagi setiap orang, studi komparatif tentang digital detachment pada berbagai kelompok masyarakat Muslim, misalnya antara remaja milenial dengan para profesional yang sangat bergantung pada teknologi, akan memberikan gambaran yang lebih kaya. Ini akan membantu kita mengidentifikasi apakah ada perbedaan pola atau strategi khusus yang mereka gunakan untuk menjaga spiritualitas. Terakhir, berdasarkan pemahaman mendalam tentang konsep khalwat atau zikrullah dalam Islam, penelitian bisa difokuskan pada pengembangan program atau panduan praktis detoks digital yang disesuaikan dengan ajaran Islam. Kita bisa menguji seberapa efektif program semacam ini dalam membantu individu mengembalikan fokus spiritual mereka dan menciptakan keseimbangan yang sehat antara kehidupan nyata dan dunia maya, sehingga mereka tidak lagi merasa kosong atau lelah secara batin akibat terlalu banyak terpapar aktivitas digital. Ketiga ide penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dan pemahaman lebih komprehensif untuk menghadapi tantangan spiritual di era digital.
| File size | 497.5 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
AKSARAKITAAKSARAKITA Penulis mengajak pengelola perpustakaan perguruan tinggi untuk meninjau kembali sistem denda uang dan mempertimbangkan konsep panoptikon Foucault sebagaiPenulis mengajak pengelola perpustakaan perguruan tinggi untuk meninjau kembali sistem denda uang dan mempertimbangkan konsep panoptikon Foucault sebagai
UNUCIREBONUNUCIREBON Namun, masih dibutuhkan penelitian jangka panjang dan lintas budaya di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk memahami secara lebih mendalamNamun, masih dibutuhkan penelitian jangka panjang dan lintas budaya di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk memahami secara lebih mendalam
IBIK57IBIK57 Mereka sering menggunakan berbagai metode wawancara, pengamatan, penelaahan dokumen (hasil), survei, dan data apapun untuk menguraikan suatu kasus secaraMereka sering menggunakan berbagai metode wawancara, pengamatan, penelaahan dokumen (hasil), survei, dan data apapun untuk menguraikan suatu kasus secara
UNDIKMAUNDIKMA Metode pelatihan seminar interaktif dan simulasi kasus dilakukan untuk melatih peserta memahami ancaman dunia maya serta menerapkan langkah-langkah keamananMetode pelatihan seminar interaktif dan simulasi kasus dilakukan untuk melatih peserta memahami ancaman dunia maya serta menerapkan langkah-langkah keamanan
AKSARAKITAAKSARAKITA Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulan data dianalisa melaluiPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulan data dianalisa melalui
AKSARAKITAAKSARAKITA Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Ayah Asi merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemberian ASI.meskipun diawali dengan duniaKegiatan yang dilakukan oleh komunitas Ayah Asi merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemberian ASI.meskipun diawali dengan dunia
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Melalui platform media sosial ini lah suatu individu dapat dengan mudah mengintimidasi, merendahakan atau menyakiti orang lain secara emosional. Akibatnya,Melalui platform media sosial ini lah suatu individu dapat dengan mudah mengintimidasi, merendahakan atau menyakiti orang lain secara emosional. Akibatnya,
JAYABAYAJAYABAYA Kecenderungan informan tidak mengetahui apalagi memahami isi dari UU ITE, namun menurut informan memang diperlukan batasan dalam berinteraksi di duniaKecenderungan informan tidak mengetahui apalagi memahami isi dari UU ITE, namun menurut informan memang diperlukan batasan dalam berinteraksi di dunia
Useful /
UNUCIREBONUNUCIREBON Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi belajar siswa di daerah pedesaan, khususnya di SMP Negeri 1 Greged, yang masih didominasiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi belajar siswa di daerah pedesaan, khususnya di SMP Negeri 1 Greged, yang masih didominasi
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan selama bulan Ramadhan dan juga sebagai wujud berbagi kepada sesama.Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan selama bulan Ramadhan dan juga sebagai wujud berbagi kepada sesama.
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), yakni dengan menghimpun sumber-sumber dari literatur primer maupun sekunder yangPenelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), yakni dengan menghimpun sumber-sumber dari literatur primer maupun sekunder yang
UNIRAYAUNIRAYA Sumber penelitian ini adalah 12 lirik lagu linkin park. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis data: kondensasi data, penyajian data, penarikanSumber penelitian ini adalah 12 lirik lagu linkin park. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis data: kondensasi data, penyajian data, penarikan