UADUAD

Humanitas: Indonesian Psychological JournalHumanitas: Indonesian Psychological Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kecerdasan emosional, persepsi self‑efficacy (PSE), dan pelaksanaan praktik community policing di kalangan anggota Kepolisian Nigeria. Penelitian melibatkan 107 polisi yang dipilih melalui purposive random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kecerdasan emosional, persepsi self‑efficacy, dan pelaksanaan praktik community policing, kemudian dianalisis dengan regresi dan teknik korelasi parsial untuk menguji hipotesis. Hasil menunjukkan adanya korelasi negatif lemah dan kontradiktif antara kecerdasan emosional serta persepsi self‑efficacy dengan pelaksanaan community policing pada polisi Nigeria. Kecerdasan emosional berhubungan positif dengan pelaksanaan, sedangkan persepsi self‑efficacy tidak, sehingga diperlukan penelitian kualitatif kontekstual dan longitudinal lebih lanjut untuk memahami dinamika tersebut dan meningkatkan strategi kepolisian. Penelitian menekankan pentingnya kecerdasan emosional dan self‑efficacy untuk praktik community policing yang berhasil, serta mengindikasikan bahwa Kepolisian Nigeria dapat meningkatkan pelaksanaan praktik tersebut dengan mengelola self‑efficacy dan meningkatkan kecerdasan emosional.

Penelitian ini menemukan hubungan negatif lemah antara kecerdasan emosional serta self‑efficacy dengan pelaksanaan community policing di Nigeria, yang menunjukkan bahwa faktor‑faktor lain memiliki pengaruh besar terhadap implementasi.Meskipun terdapat hubungan statistik yang signifikan, korelasi negatif yang kontradiktif menuntut eksplorasi kontekstual lebih lanjut dan penggunaan pendekatan kualitatif untuk memahami perspektif petugas serta hambatan sistemik.Oleh karena itu, disarankan dilakukan penelitian lanjutan dengan metodologi kualitatif yang komprehensif untuk mengidentifikasi faktor‑faktor eksternal dan memperkuat praktik community policing.

Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana budaya organisasi dan alokasi sumber daya memoderasi hubungan antara kecerdasan emosional dan implementasi community policing dengan menggunakan desain campuran kuantitatif‑kualitatif; selanjutnya, studi longitudinal kualitatif perlu dipandang untuk mengeksplorasi persepsi petugas polisi mengenai hambatan dan faktor pendukung community policing, khususnya interaksi antara self‑efficacy dan program pelatihan; terakhir, penelitian yang melibatkan perspektif anggota masyarakat melalui survei dan lokakarya bersama polisi dapat mengukur dampak peningkatan kepercayaan dan efektivitas praktik policing berbasis komunitas, sehingga memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika sosial‑institusional yang memengaruhi keberhasilan kebijakan tersebut.

  1. Social Cognitive Theory: An Agentic Perspective | Annual Reviews. social cognitive theory agentic perspective... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev.psych.52.1.1Social Cognitive Theory An Agentic Perspective Annual Reviews social cognitive theory agentic perspective annualreviews content journals 10 1146 annurev psych 52 1 1
  2. Emotional Intelligence: An Integral Part of Positive Psychology - Reuven Bar-On, 2010. emotional intelligence... psycnet.apa.org/doi/10.1177/008124631004000106Emotional Intelligence An Integral Part of Positive Psychology Reuven Bar On 2010 emotional intelligence psycnet apa doi 10 1177 008124631004000106
  3. Impact of emotional intelligence and perceived self-efficacy on the implementation of community policing... journal1.uad.ac.id/index.php/Humanitas/article/view/1000Impact of emotional intelligence and perceived self efficacy on the implementation of community policing journal1 uad ac index php Humanitas article view 1000
Read online
File size285.09 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test