INAISINAIS
JURNAL KAJIAN ISLAM MODERNJURNAL KAJIAN ISLAM MODERNKepuasan kerja guru memerlukan perhatian khusus, karena dampaknya terhadap tujuan organisasi. Setiap guru memiliki kepuasan kerja yang berbeda karena perbedaan karakteristik dan kebutuhan individu. Komunikasi interpersonal yang baik, sopan, lemah lembut, dan mendukung dalam suasana hangat dapat memberikan input berharga untuk evaluasi perkembangan pribadi, kelompok, dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan kepuasan kerja guru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang dilaksanakan di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Responden penelitian adalah guru PAUD dengan jumlah 94 guru yang dipilih dengan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata komunikasi interpersonal kepala sekolah dan kepuasan kerja guru berada pada kategori sangat baik. Selain itu, uji korelasi menghasilkan nilai Sig sebesar 0.018 dan Pearson Correlation sebesar 0.243, yang menunjukkan adanya hubungan positif tetapi lemah antara komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan kepuasan kerja guru. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun komunikasi interpersonal kepala sekolah berperan dalam kepuasan kerja guru, terdapat faktor lain yang juga berpengaruh.
Komunikasi interpersonal kepala sekolah PAUD di Kecamatan Pamijahan dinilai sangat baik dengan rata‑rata 78,5 % dan kepuasan kerja guru juga sangat baik dengan rata‑rata 76,54 %.Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif tetapi lemah (r = 0,243) antara komunikasi interpersonal dan kepuasan kerja guru, menandakan bahwa komunikasi berkontribusi namun bukan faktor utama.Oleh karena itu, peningkatan kepuasan kerja guru harus mempertimbangkan faktor lain seperti kesejahteraan, lingkungan kerja, dan kesempatan pengembangan profesional.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh dukungan organisasi yang dirasakan oleh guru PAUD terhadap kepuasan kerja mereka, dengan pendekatan metode campuran dan melibatkan beberapa kecamatan untuk meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, studi dapat menguji moderasi kecerdasan emosional guru dalam hubungan antara komunikasi interpersonal kepala sekolah dan kepuasan kerja, untuk mengetahui apakah guru dengan kecerdasan emosional tinggi lebih dipengaruhi oleh kualitas komunikasi. Terakhir, diperlukan penelitian longitudinal yang memantau dampak perubahan struktur gaji dan kebijakan promosi terhadap kepuasan kerja guru PAUD selama beberapa tahun, serta membandingkan perbedaan antara sekolah swasta dan negeri dalam konteks tersebut.
| File size | 392.25 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIM YKPNSTIM YKPN Metode yang digunakan adalah metode sampling jenuh dengan sampel seluruh anggota Biro Logistik Polda DIY yang berjumlah 70 orang. Hasil penelitian menunjukkanMetode yang digunakan adalah metode sampling jenuh dengan sampel seluruh anggota Biro Logistik Polda DIY yang berjumlah 70 orang. Hasil penelitian menunjukkan
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA The results of the study indicate that employee competence and affective commitment have a significant effect on POS and employee performance. And POSThe results of the study indicate that employee competence and affective commitment have a significant effect on POS and employee performance. And POS
STIALANSTIALAN Penelitian ini mengeksplorasi implementasi manajemen talenta dalam pengembangan jabatan fungsional Sandiman (personel kriptografi) di Kejaksaan Agung RepublikPenelitian ini mengeksplorasi implementasi manajemen talenta dalam pengembangan jabatan fungsional Sandiman (personel kriptografi) di Kejaksaan Agung Republik
UNIMMANUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 772 artikel yang diidentifikasi, hanya 7 artikel yang memenuhi kriteria untuk ditelaah. Temuan mengungkapkan bahwaHasil penelitian menunjukkan bahwa dari 772 artikel yang diidentifikasi, hanya 7 artikel yang memenuhi kriteria untuk ditelaah. Temuan mengungkapkan bahwa
AREAIAREAI Dalam konteks kewirausahaan, kinerja kontekstual dapat mempengaruhi kelangsungan dan perkembangan bisnis, karena pengusaha yang sangat berkomitmen cenderungDalam konteks kewirausahaan, kinerja kontekstual dapat mempengaruhi kelangsungan dan perkembangan bisnis, karena pengusaha yang sangat berkomitmen cenderung
SUBSETSUBSET Wawancara dengan pengguna di unit rekam medis RS Bhayangkara Nganjuk mengungkap kendala seperti inkonsistensi data, kegagalan tampilan informasi, dan kesulitanWawancara dengan pengguna di unit rekam medis RS Bhayangkara Nganjuk mengungkap kendala seperti inkonsistensi data, kegagalan tampilan informasi, dan kesulitan
MANDALANURSAMANDALANURSA Data dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Studi menunjukkan bahwa POSData dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Studi menunjukkan bahwa POS
AREAIAREAI Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada Pegawai Desa di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Jumlah sampelData yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada Pegawai Desa di Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Jumlah sampel
Useful /
INAISINAIS Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan indikator supervisi klinis mencakup perencanaan, observasi, dan umpan balik, sedangkan indikator motivasiInstrumen penelitian berupa kuesioner dengan indikator supervisi klinis mencakup perencanaan, observasi, dan umpan balik, sedangkan indikator motivasi
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Industri coffee shop menghadapi tantangan tinggi dalam niat turnover karyawan yang dapat mempengaruhi stabilitas operasional dan kualitas layanan. PenelitianIndustri coffee shop menghadapi tantangan tinggi dalam niat turnover karyawan yang dapat mempengaruhi stabilitas operasional dan kualitas layanan. Penelitian
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Analisis yang digunakan dalam artikel ini meliputi utilitarianisme, deontologi, dan etika kesejahteraan, di mana manajemen PT Garuda Indonesia gagal memenuhiAnalisis yang digunakan dalam artikel ini meliputi utilitarianisme, deontologi, dan etika kesejahteraan, di mana manajemen PT Garuda Indonesia gagal memenuhi
UNJUNJ Berdasarkan hasil penelitian, sistem Tas Punggung Pintar dapat direalisasikan melalui penggabungan sub-sistem yang berfungsi dengan baik. Sistem ini mampuBerdasarkan hasil penelitian, sistem Tas Punggung Pintar dapat direalisasikan melalui penggabungan sub-sistem yang berfungsi dengan baik. Sistem ini mampu