STEKOMSTEKOM

Pixel :Jurnal Ilmiah Komputer GrafisPixel :Jurnal Ilmiah Komputer Grafis

Penelitian ini berfokus pada perencanaan jalur pedestrian baru, termasuk terowongan dan skywalk, di kawasan komersial Jalan Boulevard dan Jalan Pengayoman, Kota Makassar. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kenyamanan dan keamanan jalur pedestrian akibat parkir liar, kemacetan, dan fasilitas pedestrian yang terbatas. Penelitian bertujuan merancang jalur pedestrian yang standar, nyaman, dan terintegrasi dengan area strategis. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil menunjukkan mayoritas responden mendukung jalur pedestrian dan skywalk dengan elemen penting seperti pencahayaan cukup, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta fasilitas pendukung seperti tempat duduk dan penanda arah yang jelas. Desain jalur direncanakan terhubung dengan hub transportasi publik, pusat perbelanjaan, dan area perkantoran, dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan. Rekomendasi desain disusun berdasarkan Pedoman Teknis No. 027/T/Bt/1995 dan Permen PUPR No. 5 Tahun 2023, serta diproyeksikan dapat meningkatkan kualitas ruang publik, mengurangi kemacetan, dan menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman, efisien, dan inklusif.

Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan jalur pedestrian bawah dan skywalk di kawasan komersial Jalan Boulevard dan Jalan Pengayoman sangat diperlukan untuk mengatasi kemacetan, kurangnya fasilitas pedestrian, dan konflik antara pejalan kaki dengan kendaraan.Desain yang diusulkan mengintegrasikan elemen penting seperti lebar jalur memadai, penerangan yang baik, perlindungan cuaca, serta fasilitas pendukung serta mematuhi Pedoman Teknis No.5 Tahun 2023, sambil memperhatikan keberlanjutan material.Implementasi jalur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang publik, mengurangi kemacetan, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi semua pengguna.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi bagaimana penerapan skywalk dan terowongan pedestrian secara terpadu memengaruhi pola lalu lintas serta kualitas udara di kawasan komersial yang padat, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah pembangunan menggunakan sensor mobilitas dan kualitas udara. Selanjutnya, diperlukan pengembangan kerangka desain partisipatif yang memungkinkan pengguna, termasuk penyandang disabilitas, memberikan masukan secara real‑time selama proses perancangan, sehingga fitur aksesibilitas dapat dioptimalkan berdasarkan kebutuhan nyata. Selain itu, studi komparatif mengenai penggunaan material konstruksi ramah lingkungan seperti komposit daur ulang untuk skywalk di iklim tropis dapat menilai aspek biaya, daya tahan, dan jejak lingkungan dibandingkan material konvensional. Metode yang dapat diterapkan meliputi survei longitudinal, analisis statistik, serta pemodelan simulasi lalu lintas untuk mengkuantifikasi perubahan mobilitas. Hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan jaringan pejalan kaki yang lebih terintegrasi dan ramah lingkungan. Penelitian ini akan memberikan wawasan praktis untuk meningkatkan keberlanjutan, kenyamanan, dan keamanan infrastruktur pedestrian di kota Makassar.

  1. Web-based Lost & Found System Design at Karangturi National University | Pixel :Jurnal Ilmiah Komputer... journal.stekom.ac.id/index.php/pixel/article/view/2169Web based Lost Found System Design at Karangturi National University Pixel Jurnal Ilmiah Komputer journal stekom ac index php pixel article view 2169
Read online
File size626.92 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test