NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialeArtikel ini membahas implementasi Good Corporate Governance (GCG) di bidang pengamanan aset perkebunan, khususnya di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV. GCG di bidang pengamanan aset di PTPN IV dapat diukur berdasarkan tiga elemen sistem hukum, yaitu: substansi hukum (Undang-Undang Kehutanan); struktur hukum (Pejabat Penegak Hukum: Kehutanan dan Polisi PPNS); budaya hukum perusahaan. Ketiga sistem ini saling terkait satu sama lain. Upaya penegakan hukum secara sistemik harus memperhatikan elemen-elemen sistem hukum karena merupakan esensi penegakan hukum. Temuan di lapangan mengenai modus kejahatan perkebunan bersifat masif dan terorganisir. Terkait pencurian kelapa sawit, banyak yang meyakini bahwa hal tersebut sering dilakukan oleh ninja kelapa sawit (kejahatan sederhana), namun pada kenyataannya pencurian oleh ninja kelapa sawit hanya sekitar 10% hingga 15% saja. Pada kenyataannya, terdapat mafia kelapa sawit yang beroperasi di perkebunan PTPN IV yang memegang 85% dari pencuri kelapa sawit ini. 90% merupakan kejahatan terorganisir/serius. Tindak pidana pencurian dan penggelapan kelapa sawit TBS (Fresh Fruit Bunch) di wilayah PTPN IV bersifat masif dan dapat dikategorikan sangat kritis.
Sistem Keamanan Cerdas dari aplikasi Integrity akan secara otomatis memberikan informasi kepada Unit Keamanan jika ada orang yang akan atau telah mencuri kelapa sawit TBS.Artikel ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk isu-isu kritis dengan mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) di PTPN IV di bidang pengamanan aset, yang diharapkan dapat mengurangi kejahatan secara minimal.GCG di bidang pengamanan aset di PTPN IV dapat diukur berdasarkan tiga elemen sistem hukum, yaitu.Ketiga sistem ini saling terkait satu sama lain.Upaya penegakan hukum secara sistemik harus memperhatikan elemen-elemen sistem hukum karena merupakan esensi penegakan hukum.Temuan di lapangan mengenai modus kejahatan perkebunan bersifat masif dan terorganisir.Terkait pencurian kelapa sawit, banyak yang meyakini bahwa hal tersebut sering dilakukan oleh ninja kelapa sawit (kejahatan sederhana), namun pada kenyataannya pencurian oleh ninja kelapa sawit hanya sekitar 10% s.Pada kenyataannya, terdapat mafia kelapa sawit yang beroperasi di perkebunan PTPN IV yang memegang 85% dari pencuri kelapa sawit ini.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penerapan teknologi informasi dan komunikasi, seperti aplikasi Smart Security of Integrity, dalam mengurangi kejahatan pencurian FFB di perkebunan PTPN IV, dengan fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan keberhasilan implementasi teknologi tersebut. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh dinamika sosial dan ekonomi yang melatarbelakangi terjadinya kejahatan pencurian FFB, termasuk peran serta motivasi masyarakat sekitar perkebunan yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis praktik-praktik terbaik dalam pengamanan aset perkebunan di negara-negara lain yang memiliki tantangan serupa, dengan tujuan mengidentifikasi strategi dan model yang dapat diadaptasi dan diterapkan di PTPN IV. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai permasalahan pencurian FFB di perkebunan PTPN IV, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan dan strategi yang efektif untuk meningkatkan keamanan aset dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
| File size | 386.71 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU 1. 2. 1, 6. 2, dan 6. 3. Hal ini sangat penting untuk tercapainya klausul perencanaan dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Rumusan masalah dan tujuan1. 2. 1, 6. 2, dan 6. 3. Hal ini sangat penting untuk tercapainya klausul perencanaan dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Rumusan masalah dan tujuan
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU Dengan mengaplikasikan metode penelitian terapan (applied research), Peneliti akan menjabarkan secara sistematis bentuk kecurangan yang dilakukan manajemenDengan mengaplikasikan metode penelitian terapan (applied research), Peneliti akan menjabarkan secara sistematis bentuk kecurangan yang dilakukan manajemen
UMPARUMPAR Berdasarkan hasil analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), diperoleh bukti empiris bahwa GreenBerdasarkan hasil analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), diperoleh bukti empiris bahwa Green
STIE AASSTIE AAS Oleh karena itu, peningkatan DFL memerlukan kebijakan lintas institusi, integrasi literasi digital ke dalam strategi inklusi keuangan nasional, serta programOleh karena itu, peningkatan DFL memerlukan kebijakan lintas institusi, integrasi literasi digital ke dalam strategi inklusi keuangan nasional, serta program
STIE AASSTIE AAS Tata letak gudang yang tidak teratur menyebabkan jalur masuk‑keluar terhalang oleh material, menghambat penggunaan peralatan penanganan material, sertaTata letak gudang yang tidak teratur menyebabkan jalur masuk‑keluar terhalang oleh material, menghambat penggunaan peralatan penanganan material, serta
STIE AASSTIE AAS Jumlah total Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dipotong dengan skema TER cenderung lebih tinggi dibandingkan perhitungan menggunakan tarif progresif. TemuanJumlah total Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dipotong dengan skema TER cenderung lebih tinggi dibandingkan perhitungan menggunakan tarif progresif. Temuan
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden yangPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden yang
ILOMATAILOMATA Untuk akademisi, penelitian ini memberikan dasar untuk studi lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan dan peran GCG di berbagaiUntuk akademisi, penelitian ini memberikan dasar untuk studi lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan dan peran GCG di berbagai
Useful /
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna pastoral keluarga di dalam tata upacara dan simbol yang digunakan dalam upacara perkawinan adatPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna pastoral keluarga di dalam tata upacara dan simbol yang digunakan dalam upacara perkawinan adat
UMPARUMPAR Kualitas layanan, khususnya keandalan, responsivitas, dan komunikasi efektif, memberikan dampak langsung terhadap kepuasan dan niat kembali pasien, sementaraKualitas layanan, khususnya keandalan, responsivitas, dan komunikasi efektif, memberikan dampak langsung terhadap kepuasan dan niat kembali pasien, sementara
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Temuan ini memiliki implikasi untuk bagaimana organisasi dan konselor dapat membantu karyawan jarak jauh dalam meningkatkan kesejahteraan mereka denganTemuan ini memiliki implikasi untuk bagaimana organisasi dan konselor dapat membantu karyawan jarak jauh dalam meningkatkan kesejahteraan mereka dengan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Dengan demikian, versi ringkas ini kurang ideal untuk meramalkan pencapaian masa depan, dan penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan instrumenDengan demikian, versi ringkas ini kurang ideal untuk meramalkan pencapaian masa depan, dan penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan instrumen