UNIBUNIB

Jurnal EngganoJurnal Enggano

Salah satu produk olahan tuna di Kabupaten Pulau Morotai yang telah mencapai pasar internasional adalah tuna loin beku yang diproduksi oleh PT. Harta Samudra. Kondisi sanitasi dan hygiene pada proses produksi menjadi penentu keamanan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji penerapan sanitasi dan hygiene pada pengolahan tuna loin beku di PT. Harta Samudra. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai bulan Desember 2019. Pengambilan data di lapangan terbagi dalam dua tahap yaitu survey dan pengambilan data primer yang terdiri dari wawancara, pengisian kuesioner, dan ikut dalam proses produksi serta data sekunder berupa SSOP PT. Harta Samudra. Data dianalisis secara deskriptif dan studi literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek sanitasi dan hygiene yang diamati antara lain: personal hygiene pekerja, sanitasi dan hygiene bahan baku, sanitasi dan hygiene air dan es, sanitasi dan hygiene perlengkapan dan peralatan, sanitasi dan hygiene ruang pengolahan, sanitasi dan hygiene produk akhir, serta sanitasi dan hygiene limbah. Hasil kajian menunjukan bahwa pengolahan tuna loin beku di PT. Harta Samudra sangat memperatian sanitasi dan hygiene berdasarkan standar yang telah ditetapkan dalam SSOP.

Harta Samudra sangat memperhatikan aspek sanitasi dan hygiene dalam pengolahan tuna loin beku.Factor-faktor yang menjadi pusat perhatian yaitu sanitasi dan hygiene bahan baku, air dan es, peralatan dan perlengkapan, ruang pengolahan, produk akhir dan limbah.Pengendalian sanitasi dan hygiene dilakukan berdasarkan SSOP PT.

Mengusulkan penelitian komparatif yang mengukur efektivitas prosedur sanitasi dan hygiene yang diterapkan di PT. Harta Samudra dengan membandingkannya pada minimal tiga fasilitas pengolahan tuna lain di Kabupaten Pulau Morotai, menggunakan indikator mikrobiologis seperti total plate count dan keberadaan patogen spesifik. Meneliti pengaruh program pelatihan dan sosialisasi kebersihan pribadi pekerja terhadap tingkat kepatuhan prosedur hygiene serta kualitas produk tuna loin beku, dengan desain eksperimental pre‑post dan analisis statistik untuk mengidentifikasi perubahan signifikan dalam praktik kerja dan kontaminasi silang. Mengembangkan model penilaian risiko kontaminasi pada rantai produksi tuna loin beku yang mengintegrasikan faktor‑faktor lingkungan (misalnya kualitas air, suhu), peralatan, serta perilaku pekerja, lalu memvalidasi model tersebut melalui simulasi Monte Carlo dan data lapangan untuk menghasilkan rekomendasi mitigasi yang berbasis bukti. Menilai dampak implementasi sistem manajemen HACCP yang diperbaharui terhadap kepatuhan SSOP dan keamanan produk, dengan melakukan audit internal serta survei persepsi manajer kualitas, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi industri perikanan lokal dalam meningkatkan standar keamanan pangan secara berkelanjutan.

  1. Jurnal Enggano. sanitasi hygiene pengolahan tuna loin beku harta samudra pulau morotai jurnal enggano... ejournal.unib.ac.id/index.php/jurnalenggano/article/view/10254Jurnal Enggano sanitasi hygiene pengolahan tuna loin beku harta samudra pulau morotai jurnal enggano ejournal unib ac index php jurnalenggano article view 10254
Read online
File size601.65 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test