UNIMALUNIMAL

Jurnal AgriumJurnal Agrium

Selada adalah sayuran yang paling banyak digemari masyarakat, akan tetapi ditengah pesatnya pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan kepadatan penduduk sehingga jumlah produksi dan kualitas selada menurun, oleh sebab itu perlu adanya konservasi terhadap budidaya selada dengan mengutamakan produksi dan kualitas selada. Demi mencapai hal tersebut dibutuhkan peran dari pemberian pupuk hidroponik dan media tanamnya sebagai salah satu jawaban dari permasalahan tersebut. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian mengenai budidaya tanaman selada secara hidroponik dengan berbagai jenis nutrisi dan media tanam. Penelitian dilaksanakan di Agro Wisata Hidroponik, Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe pada bulan April sampai Juni 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media dan nutrisi hidroponik terhadap pertmbuhan dan hasil selada hijau (Lacuca sativa Var.L). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah pemberian nutrisi tanaman (N) yang terdiri dari 6 taraf yaitu N1 (6 ml AB Mix/ L), N2 (6 ml POC/L), N3 (6 ml Gandasil D/ L), N4 (3 ml AB Mix dan 3 ml POC/L), N5 (3 ml AB Mix dan 3 ml Gandasil D/L) dan N6 (3ml POC dan 3 ml Gandasil D/L). Faktor kedua penggunaan media tanam (M) terdiri dari 2 taraf yaitu M1 (media rockwool) dan M2 (media pecahan batu bata). Hasil penelitian menunjukkan komposisi nutrisi dan media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil selada hijau. Serta menunjukkan adanya pengaruh interaksi terhadap bobot segar daun.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Pemberian konsentrasi 3 ml AB Mix dan 3 ml Gandasil D serta 3 ml AB Mix dan 3 ml POC memberikan pengaruh bebeda nyata sangat terhadap pertumbuhan dan hasil selada hijau 2.Penggunaan media rockwool merupakan media yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil selada hijau 3.Kombinasi perlakuan terbaik diberikan oleh perlakuan N4M1 yang memberikan pengaruh beda nyata terhadap berat segar daun.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan nutrisi hidroponik yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil selada hijau adalah kombinasi 3 ml AB Mix dan 3 ml Gandasil D. Namun, penggunaan pupuk organik cair (POC) tanpa campuran nutrisi lain sebaiknya dihindari karena tidak memberikan hasil yang optimal terhadap tanaman selada hijau. Selain itu, penggunaan media tanam rockwool terbukti lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan dan hasil selada hijau dibandingkan dengan media pecahan batu bata. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan formulasi nutrisi hidroponik yang lebih spesifik dan optimal untuk jenis tanaman selada hijau, serta mengeksplorasi media tanam alternatif yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas selada hijau secara hidroponik.

Read online
File size1.45 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test