DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Penelitian ini berjudul keabsahan pendirian perseroan terbatas (PT) perorangan dan peran dari notaris dalam pembuatan akta pendirian perseroan terbatas perorangan. Objek penelitian ini adalah perseroan terbatas perorangan. Tujuan penelitian ini untuk menelaah keabsahan pendirian perseroan terbatas perorangan atas legalitas dokumen dan identitas pendiri sekaligus menelaah peran notaris dalam pendirian perseroan terbatas perorangan tersebut. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan peranturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual hukum. Hasil penelitian didapati bahwa keabsahan pendirian perseroan terbatas perorangan akan diragukan dan beresiko, karena rentan dapat melakukan perbuatan melawan hukum. Konsekuensinya perseroan terbatas tersebut sebagai badan hukum ialah legalitas dokumen dan identitas pendiri harus dapat dipertanggungjawabkan. Peran notaris dalam pendirian perseroan terbatas perorangan ialah dapat berupa membuat akta notariil dengan membuat akta penegasan pendirian.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa syarat pendirian PT Perorangan menurut UU Cipta Kerja cukup dengan satu pendiri, surat pernyataan pendirian sesuai format PP No.8 Tahun 2021, dan modal yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.Namun, legalitas PT Perorangan dapat diragukan karena potensi penyalahgunaan hukum, sehingga legalitas dokumen dan identitas pendiri harus dipertanggungjawabkan.Untuk memberikan kepastian hukum terkait perbankan, notaris berwenang membuat Akta Penegasan PT Perorangan karena PT Perorangan tidak memiliki Akta Pendirian seperti PT biasa.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengenai implikasi hukum dari penggunaan surat pernyataan pendirian sebagai pengganti akta notaris dalam pendirian PT Perorangan, khususnya terkait dengan perlindungan hukum bagi pendiri dan pihak ketiga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara proses pendirian PT Perorangan dengan PT konvensional, termasuk risiko hukum dan kemudahan yang ditawarkan oleh masing-masing model. Ketiga, studi mendalam mengenai peran notaris dalam membantu PT Perorangan mengatasi permasalahan legalitas, seperti pembuatan Akta Penegasan Pendirian dan verifikasi identitas pendiri, perlu dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi perbaikan regulasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperjelas kerangka hukum PT Perorangan, meningkatkan kepastian hukum bagi pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  1. Vol. 5 No. 3 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik | Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora... dinastirev.org/JIHHP/issue/view/105Vol 5 No 3 2025 JIHHP Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dinastirev JIHHP issue view 105
  2. Mengatasi Pengangguran Melalui Peningkatan Kewirausahaan dengan Program Tenaga Kerja Mandiri | Journal... doi.org/10.47134/jmsd.v1i4.360Mengatasi Pengangguran Melalui Peningkatan Kewirausahaan dengan Program Tenaga Kerja Mandiri Journal doi 10 47134 jmsd v1i4 360
Read online
File size178.95 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test