UADUAD

Humanitas: Indonesian Psychological JournalHumanitas: Indonesian Psychological Journal

Penggunaan internet dan dampaknya terhadap remaja semakin menjadi topik penting dalam era digital saat ini. Penelitian ini mengeksplorasi peran moderasi gender dalam hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan kecanduan internet pada remaja di Indonesia. Data dikumpulkan melalui survei daring yang melibatkan 169 peserta dengan menggunakan Internet Addiction Scale dan FoMO Scale, kemudian dianalisis menggunakan analisis moderasi dengan perangkat lunak Jamovi. Hasil menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh signifikan terhadap kecanduan internet serta terdapat perbedaan gender dalam tingkat kecanduan internet. Namun, gender tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara FoMO dan kecanduan internet, yang mengindikasikan bahwa FoMO dan gender secara independen berkontribusi pada kecanduan internet, menekankan peran khas masing‑masing dalam membentuk perilaku daring, serta pentingnya mempertimbangkan kedua faktor dalam merancang strategi pencegahan dan intervensi yang efektif.

Analisis menyeluruh menunjukkan bahwa FoMO dan jenis kelamin masing‑masing berpengaruh signifikan terhadap kecanduan internet, dengan laki‑laki memiliki skor kecanduan sedikit lebih tinggi daripada perempuan.Interaksi antara FoMO dan jenis kelamin tidak memperkuat hubungan keduanya dengan kecanduan internet, menandakan kontribusi independen kedua faktor.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi variabel tambahan dan memperluas keragaman sampel untuk memahami hubungan yang lebih kompleks.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah karakteristik kepribadian, khususnya dimensi‑dimensi dari model Lima Besar, berperan sebagai moderator antara FoMO dan kecanduan internet pada remaja, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor psikologis yang memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan FoMO, kecanduan internet, dan variabel‑variabel terkait selama periode adolescensi, dengan melibatkan sampel yang lebih beragam secara geografis dan demografis, dapat memberikan wawasan tentang dinamika temporal dan faktor risiko jangka panjang. Selanjutnya, diperlukan evaluasi program intervensi yang dirancang khusus berdasarkan perbedaan gender, mengintegrasikan pendidikan literasi digital, strategi pengelolaan stres, serta teknik pengurangan FoMO, untuk menilai efektivitas pendekatan yang bersifat gender‑sensitif dalam menurunkan tingkat kecanduan internet di kalangan remaja.

  1. Fear of missing out (FoMO) and internet addiction among adolescence: The moderation effect of gender... journal1.uad.ac.id/index.php/Humanitas/article/view/580Fear of missing out FoMO and internet addiction among adolescence The moderation effect of gender journal1 uad ac index php Humanitas article view 580
  2. Human Verification. human verification please solve captcha below continue doi.org/10.2174/157340012803520513Human Verification human verification please solve captcha below continue doi 10 2174 157340012803520513
  3. SciELO Brazil - Fear of missing out (FOMO): overview, theoretical underpinnings, and literature review... doi.org/10.1590/1516-4446-2020-0870SciELO Brazil Fear of missing out FOMO overview theoretical underpinnings and literature review doi 10 1590 1516 4446 2020 0870
  4. Validation study of the Indonesian internet addiction test among adolescents | PLOS One. validation study... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0245833Validation study of the Indonesian internet addiction test among adolescents PLOS One validation study journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0245833
Read online
File size388.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test