UNISSULAUNISSULA

Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan Agung

Pembelajaran berbasis proyek menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Jika dikontekskan dengan pendidikan tinggi berarti pembelajaran berbasis proyek harus berpusat pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Pembelajaran berbasis proyek diterapkan pada mata kuliah matematika Inklusif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester enam pada program studi Pendidikan Matematika Universitas Indraprasta PGRI. Penelitian berlangsung pada semester ganjil tahun ajaran 2023-2024. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek persepsi yang diukur adalah Proses pembelajaran, motivasi, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan persepsi positif terhadap ketiga aspek tersebut. Proses pembelajaran berlangsung aktif, motivasi mahasiswa meningkat terhadap pemahaman teori yang disajikan, dan mahasiswa menghasilkan produk berupa bahan ajar digital dan alat peraga matematika bagi siswa berkebutuhan khusus slow learner.

Mahasiswa menunjukkan persepsi yang positif terhadap pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Matematika Inklusif.Pada kriteria proses pembelajaran, mahasiswa mampu melakukan identifikasi masalah di lapangan, mampu merencanakan solusi, melaksanakan solusi, menghasilkan produk, dan mengevaluasi produk yang dihasilkan.Kriteria motivasi menunjukkan keaktifan siswa, ketepatan waktu dalam pengumpulan dan pengerjaan tugas, serta kehadiran.Kriteria kinerja terlihat dari luaran yang terukur pada setiap tahapan pembelajaran berbasis proyek, yaitu hasil identifikasi, rencana solusi, dan produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran audiovisual dan alat peraga matematika bagi siswa berkebutuhan khusus slow learner.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas penerapan pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan kemampuan pedagogi mahasiswa calon guru matematika. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran ini dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar matematika. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong motivasi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis proyek. Pemahaman mengenai faktor-faktor ini dapat membantu dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih menarik dan memotivasi mahasiswa. Ketiga, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk membandingkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek dengan metode pembelajaran konvensional pada mata kuliah matematika lainnya, seperti analisis, bilangan, geometri, atau terapan. Dengan demikian, dapat diketahui apakah model pembelajaran berbasis proyek dapat diterapkan secara luas pada berbagai mata kuliah matematika.

Read online
File size986.19 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test