UBTUBT
Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat BorneoKabupaten Malinau merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki potensi sumber daya alam hutan yang luas sehingga Kabupaten Malinau ditetapkan sebagai Kabupaten Konservasi di Kalimantan Utara. Penetapan Malinau sebagai kabupaten konservasi merupakan salah satu konsep yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan lingkungan, namun tidak memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan dan meningkatkan wawasan serta kesadaran masyarakat akan potensi-potensi daerah yang akan meningkatkan kesejahteraan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pendidikan masyarakat dan pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat belum terlalu memberikan perhatian kepada potensi ekowisata yang ada dan hal tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah.
Kegiatan pengabdian KKN PPM telah memberikan pembelajaran bagi masyarakat tentang pemanfaatan potensi desa, baik dari alam maupun limbah, yang dapat meningkatkan kesejahteraan.Tujuan Malinau sebagai Kabupaten Konservasi dapat tercapai jika seluruh pihak, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, bekerja sama dengan baik.Diharapkan pemerintah terus mendukung kegiatan masyarakat, seperti sosialisasi pemanfaatan potensi desa dan pelatihan pengolahan limbah, sehingga produk yang dihasilkan dapat menjadi produk khas wisata di Kabupaten Malinau.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis ekowisata yang berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan memperhatikan aspek konservasi lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai preferensi wisatawan terhadap potensi ekowisata di Malinau, termasuk jenis aktivitas, fasilitas, dan tingkat harga yang sesuai, untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan wisatawan. Terakhir, penelitian dapat diarahkan pada evaluasi dampak ekonomi ekowisata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat, serta identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program ekowisata di Kabupaten Malinau, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif bagi pemerintah daerah.
| File size | 494.38 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA 300.000 per bulan meningkat menjadi Rp 2. 450.000 per bulan, atau kenaikan pengeluaran rata-rata Rp 150.000 hingga 200.000. Dengan demikian terjadi penambahan300.000 per bulan meningkat menjadi Rp 2. 450.000 per bulan, atau kenaikan pengeluaran rata-rata Rp 150.000 hingga 200.000. Dengan demikian terjadi penambahan
UNIRAYAUNIRAYA Karena nilai thitung (4,875) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,00< α (0. 05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima artinyaKarena nilai thitung (4,875) > ttabel (1,687) dan tingkat signifikansi 0,00< α (0. 05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima artinya
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Sampah plastik yang mencemari wilayah pesisir akibat pembuangan langsung ke laut tanpa pengelolaan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan masyarakatSampah plastik yang mencemari wilayah pesisir akibat pembuangan langsung ke laut tanpa pengelolaan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Hasil: Pada aspek input, ditemukan keterbatasan dalam literasi digital serta akses terhadap perangkat teknologi di kalangan kader. Pada aspek proses, distribusiHasil: Pada aspek input, ditemukan keterbatasan dalam literasi digital serta akses terhadap perangkat teknologi di kalangan kader. Pada aspek proses, distribusi
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Jika tidak mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat, apendisitis dapat menyebabkan terjadinya perforasi, peritonitis dan abses. Penatalaksanaan utamaJika tidak mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat, apendisitis dapat menyebabkan terjadinya perforasi, peritonitis dan abses. Penatalaksanaan utama
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Salah satu pelaksanaan terapi non-famakologi yaitu terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan terapi rendamSalah satu pelaksanaan terapi non-famakologi yaitu terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan terapi rendam
STPNSTPN Masalah hukum dalam artikel ini adalah kesenjangan antara fakta dan aturan. Aturan dan konsep reforma agraria yang sebenarnya menginginkan masyarakat mendapatkanMasalah hukum dalam artikel ini adalah kesenjangan antara fakta dan aturan. Aturan dan konsep reforma agraria yang sebenarnya menginginkan masyarakat mendapatkan
UBTUBT Desa Mansalong & Desa Tanjung Hulu adalah mitra dan semangat gerakan Indonesia melayani PKM Revolusi Mental Universitas Borneo Tarakan Menuju kesadaranDesa Mansalong & Desa Tanjung Hulu adalah mitra dan semangat gerakan Indonesia melayani PKM Revolusi Mental Universitas Borneo Tarakan Menuju kesadaran
Useful /
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Rokok elektrik sering dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional, padahal tetap mengandung zat berbahaya seperti nikotin dan formaldehid. PenelitianRokok elektrik sering dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional, padahal tetap mengandung zat berbahaya seperti nikotin dan formaldehid. Penelitian
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI 426) tidak menunjukkan korelasi signifikan. Kesimpulan: Kualitas tidur muncul sebagai determinan yang dapat diubah untuk dysmenorrhea, menunjukkan bahwa426) tidak menunjukkan korelasi signifikan. Kesimpulan: Kualitas tidur muncul sebagai determinan yang dapat diubah untuk dysmenorrhea, menunjukkan bahwa
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Analisis Kuosien Bahaya (HQ) penelitian menunjukkan rata-rata 0,0084 ± 0,0060, dengan semua responden memiliki HQ di bawah satu, yang menunjukkan tidakAnalisis Kuosien Bahaya (HQ) penelitian menunjukkan rata-rata 0,0084 ± 0,0060, dengan semua responden memiliki HQ di bawah satu, yang menunjukkan tidak
STPNSTPN Sebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) danSebagian besar lahan di Kabupaten Sleman termasuk dalam kelas kesesuaian S2 untuk tanaman buah ular, dengan proporsi 73,4%, diikuti kelas S1 (18,5%) dan