PRINPRIN
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPelatihan pembuatan pembukuan bagi para pelaku UMKM yang ada di daerah Kabupaten Kulon Progo bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan bisnis mereka. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian masyarakat ini yakni dengan memberikan suatu pelatihan pembuatan pembukuan dan materi yang diberikan terdiri dari modul-modul yang diadaptasi dari pedoman akuntansi keuangan UMKM. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari di tempat masing-masing pelaku UMKM, dengan jumlah peserta sebanyak 3 pelaku usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta memahami pentingnya pembukuan untuk mengelola keuangan bisnis mereka dan mampu menerapkan pembukuan sederhana untuk bisnis mereka. Sebagai hasil dari pelatihan, pelaku UMKM mampu membuat pembukuan sederhana yang memungkinkan mereka untuk mengukur kinerja bisnis mereka serta membuat keputusan untuk usahanya bisnis agar lebih baik di masa depan. Pelatihan ini diharapkan bisa memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kualitas pengelolaan keuangan pelaku UMKM di daerah Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan pelatihan ini berhasil memberikan manfaat yang baik bagi para peserta dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam pembukuan sederhana.Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat membantu para pelaku UMK di Kabupaten Kulon Progo untuk lebih profesional dalam mengelola keuangan usaha mereka.Pada akhirnya, hal ini diharapkan dapat berdampak pada pertumbuhan usaha mereka.
Berdasarkan hasil pelatihan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas jangka panjang dari pelatihan pembukuan sederhana terhadap peningkatan kinerja keuangan UMKM di Kulon Progo. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi praktik pembukuan yang baik oleh pelaku UMKM, seperti tingkat pendidikan, akses terhadap teknologi, dan dukungan dari pemerintah daerah. Penelitian lain yang menarik adalah pengembangan model pelatihan pembukuan yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk penggunaan aplikasi atau platform digital yang mudah digunakan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Kulon Progo.
| File size | 664.76 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 26. Temuan uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabelDalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 26. Temuan uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel
SANIYASANIYA Proses pembuatan media QRIS menjadi fokus utama untuk mempercepat transaksi pembayaran dan mempermudah pelanggan dalam mengakses informasi produk atauProses pembuatan media QRIS menjadi fokus utama untuk mempercepat transaksi pembayaran dan mempermudah pelanggan dalam mengakses informasi produk atau
PELITABANGSAPELITABANGSA Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting ekonomi nasional, namun efisiensi operasionalnya seringkali terkendala oleh kurangnyaSektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting ekonomi nasional, namun efisiensi operasionalnya seringkali terkendala oleh kurangnya
PELITABANGSAPELITABANGSA Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma AES-256 menghasilkan nilai Avalanche Effect sebesar 56.25%, CER sebesar 84.09%, BER sebesar 56.25%, serta nilaiHasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma AES-256 menghasilkan nilai Avalanche Effect sebesar 56.25%, CER sebesar 84.09%, BER sebesar 56.25%, serta nilai
UBUB Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran vital dalam pengembangan, tetapi menghadapi hambatan pembiayaan yang konsisten. Untuk mengatasiUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran vital dalam pengembangan, tetapi menghadapi hambatan pembiayaan yang konsisten. Untuk mengatasi
UNSERAUNSERA baladika mencapai 150 pengikut (peningkatan 300%), dan penjualan di event meningkat menjadi 40 cup/hari (Classmeeting) dan 60 cup/hari (CFD) dengan kenaikanbaladika mencapai 150 pengikut (peningkatan 300%), dan penjualan di event meningkat menjadi 40 cup/hari (Classmeeting) dan 60 cup/hari (CFD) dengan kenaikan
UP45UP45 Penelitian ini menemukan bahwa pegiat UMKM memiliki pemahaman yang beragam tentang bisnis berkelanjutan, yang mencakup aspek efisiensi sumber daya, tanggungPenelitian ini menemukan bahwa pegiat UMKM memiliki pemahaman yang beragam tentang bisnis berkelanjutan, yang mencakup aspek efisiensi sumber daya, tanggung
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Secara keseluruhan, tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep penjualan digital marketing bagi peserta UMKM di Desa Panggungharjo. KonsepSecara keseluruhan, tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep penjualan digital marketing bagi peserta UMKM di Desa Panggungharjo. Konsep
Useful /
UNSERAUNSERA Pelaksanaan kegiatan masih memerlukan pelatihan tambahan, terutama terkait mental usaha peserta didik. Terlepas dari hal tersebut, beberapa produk dihasilkanPelaksanaan kegiatan masih memerlukan pelatihan tambahan, terutama terkait mental usaha peserta didik. Terlepas dari hal tersebut, beberapa produk dihasilkan
UNSERAUNSERA Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis dalam pengolahan produk UMKM dan masyarakat mendapatkan pemahaman tentangMelalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis dalam pengolahan produk UMKM dan masyarakat mendapatkan pemahaman tentang
PRINPRIN Selain itu juga diberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan daya tarik wisata. Hasil pelaksanaan programSelain itu juga diberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam meningkatkan daya tarik wisata. Hasil pelaksanaan program
STKIP JBSTKIP JB Munculnya banyak konsekuensi juga harus diperhatikan, karena media sosial memungkinkan setiap individu yang terlibat di dalamnya untuk bebas mengungkapkanMunculnya banyak konsekuensi juga harus diperhatikan, karena media sosial memungkinkan setiap individu yang terlibat di dalamnya untuk bebas mengungkapkan