UnwahasUnwahas

Konferensi Nasional Ekonomi, Bisnis dan Studi IslamKonferensi Nasional Ekonomi, Bisnis dan Studi Islam

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menilai dampak jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi dan Entrepreneurial Values terhadap keberhasilan perusahaan Angkringan di Kampung Jawi Semarang. Penelitian ini menggunakan model urutan penemuan tertanam secara bersamaan (mixed methods) yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitian adalah 18 orang pelaku usaha, sedangkan teknik pengumpulan data pada Angkringan Kampung Jawi Semarang adalah kuesioner dan wawancara. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 26. Temuan uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel independent Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values memiliki pengaruh yang baik dan besar terhadap keberhasilan usaha. Kedua, berdasarkan uji F diketahui bahwa variabel Jiwa Kewirausahaan, dan Kemandirian Entrepreneurial Values mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Temuan sejumlah wawancara menyatakan bahwa semangat Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values mempengaruhi keberhasilan Usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang, menguatkan data kuantitatif tersebut. Hasilnya, data kualitatif ini melengkapi dan memperkuat data kuantitatif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha Angkringan Kampung Jawi Semarang.Semakin tinggi Jiwa Kewirausahaan, Kemandirian Pribadi, dan Entrepreneurial Values pelaku usaha, maka semakin meningkat pula keberhasilan usaha.Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran modal sosial dan jaringan bisnis dalam memoderasi hubungan antara jiwa kewirausahaan, kemandirian pribadi, dan keberhasilan usaha. Hal ini penting karena keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada karakteristik internal pelaku usaha, tetapi juga pada lingkungan eksternal dan dukungan dari pihak lain. Kedua, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah lain, sehingga dapat diperoleh generalisasi yang lebih luas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor lain seperti inovasi produk, strategi pemasaran, dan akses terhadap teknologi terhadap keberhasilan usaha, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor penentu keberhasilan UMKM. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan teori dan praktik kewirausahaan di Indonesia, serta membantu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.

Read online
File size6.23 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test