UBUB
Heart Science JournalHeart Science JournalCoronary Artery Disease (CAD) is the most prevalent cardiovascular disease, which remains the leading cause of death worldwide. In Indonesia, it accounts for approximately 1.5% of the entire population. Diabetes mellitus (DM) is taken into consideration as one of the most potent risk factors for cardiovascular diseases. Haemoglobi-nA1c (HbA1c) reflects a long-term glycemic control and is used as a valuable diabetes biomarker. High serum glucose levels, expressed as glycated hemoglobin levels in diabetics or non-diabetics, are related to varying degrees of systemic inflammation and promote the release of the proinflammatory cytokines. The association between higher glycated serum HbA1c levels and the severity of the coronary disease is well known. The predictive value of HbA1c for CAD severity, re-hospitalization, and the mortality of cardiovascular disease had been studied extensively since 2004. Numerous previous trials discovered that severity of CAD correlated with the elevation of HbA1c levels, suggesting it as a broad surrogate marker for CAD. Thus, HbA1c is currently considered as an independent risk factor for CAD. A higher level of HbA1c and the presence of factors associated with ongoing atherosclerosis and extensive CAD are concomitantly contributing to the higher major adverse cardiovas-cular events (MACEs) incidence and long-term mortality.
Many studies support the role of HbA1c as an independent risk factor for CAD.A significant correlation was shown between HbA1c, hospital admission, coronary artery severity, and adverse cardiovascular events, potentially serving as a surrogate marker for worse long-term outcomes.Therefore, maintaining HbA1c levels within normal limits (below 5.7%) is recommended to mitigate risks and improve patient prognosis.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara HbA1c dan CAD, melampaui sekadar refleksi glikemia. Studi prospektif dengan ukuran sampel yang besar dan periode tindak lanjut yang panjang diperlukan untuk menentukan nilai ambang HbA1c yang optimal untuk memprediksi risiko kardiovaskular pada populasi non-diabetes, termasuk populasi Indonesia. Selain itu, penelitian intervensi yang mengevaluasi efektivitas strategi untuk menurunkan HbA1c pada pasien dengan CAD, bahkan pada mereka yang tidak menderita diabetes, akan memberikan wawasan penting untuk praktik klinis dan pencegahan penyakit kardiovaskular.
| File size | 1.48 MB |
| Pages | 3 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESEUBSTIKESEUB Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan reproduksi dan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.
UNISKAUNISKA Praktik eutanasia pasif berdasarkan kehendak pasien berpotensi menimbulkan pertanggungjawaban pidana di bawah Pasal 461 KUHP, karena belum terdapat penegasanPraktik eutanasia pasif berdasarkan kehendak pasien berpotensi menimbulkan pertanggungjawaban pidana di bawah Pasal 461 KUHP, karena belum terdapat penegasan
IJHPIJHP Ketiga variabel tersebut meningkatkan kemampuan UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan volume penjualan, dan mendukung keberlanjutan usaha. Untuk mendorongKetiga variabel tersebut meningkatkan kemampuan UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan volume penjualan, dan mendukung keberlanjutan usaha. Untuk mendorong
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Peserta secara acak dialokasikan ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima intervensi Brain Gym® dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimenPeserta secara acak dialokasikan ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima intervensi Brain Gym® dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Studi kohort prospektif dilakukan pada pasien pediatrik usia 2-7 tahun dengan penyakit kritis di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo. Hasil menunjukkanStudi kohort prospektif dilakukan pada pasien pediatrik usia 2-7 tahun dengan penyakit kritis di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo. Hasil menunjukkan
MARANATHAMARANATHA 001), kebersihan seprai (p=0. 001), dan kebersihan handuk (p=0. 001). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebersihan alat salat dengan kejadian001), kebersihan seprai (p=0. 001), dan kebersihan handuk (p=0. 001). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebersihan alat salat dengan kejadian
UNIVMEDUNIVMED Artikel ini membahas infeksi SARS-CoV2 pada seorang wanita berusia 71 tahun yang mengalami disfungsi pernapasan akut, sakit tenggorokan, demam, dan penurunanArtikel ini membahas infeksi SARS-CoV2 pada seorang wanita berusia 71 tahun yang mengalami disfungsi pernapasan akut, sakit tenggorokan, demam, dan penurunan
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Metode: Dua belas sampel diambil selama prosedur TURP di Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar, Bali, antara Februari hingga Mei 2015. Semua sampel telah didiagnosisMetode: Dua belas sampel diambil selama prosedur TURP di Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar, Bali, antara Februari hingga Mei 2015. Semua sampel telah didiagnosis
Useful /
STIKESEUBSTIKESEUB Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (39,8%),Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (39,8%),
STIKESEUBSTIKESEUB Hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh edukasi reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan dampakHasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh edukasi reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan dampak
MARANATHAMARANATHA Pencarian literatur dilakukan secara menyeluruh melalui PubMed, Google Scholar, Medline dan PEDro dengan kata kunci seperti Endurance Exercise, ResistancePencarian literatur dilakukan secara menyeluruh melalui PubMed, Google Scholar, Medline dan PEDro dengan kata kunci seperti Endurance Exercise, Resistance
MARANATHAMARANATHA Laporan kasus ini mendokumentasikan normalisasi yang cepat dari kelainan EKG yang parah setelah induksi anestesi umum pada pasien PSA berisiko tinggi denganLaporan kasus ini mendokumentasikan normalisasi yang cepat dari kelainan EKG yang parah setelah induksi anestesi umum pada pasien PSA berisiko tinggi dengan