STIKES ISFISTIKES ISFI
JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanBunga mawar (Rosa damascena Mill) merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian lanjutan terkait dengan senyawa aktif yang terdapat dalam ekstrak dan limbah air bunga mawar yang dapat berpotensi sebagai tabir surya untuk kesehatan kulit manusia yang sesuai dengan standar dengan menunjukan uji yang sesuai. Proses yang dilakukan dimulai dengan ekstraksi, skrining fitokimia, KLT, penentuan kadar antioksidan, nilai SPF serta dilanjutkan pembuatan gel tabir surya dengan dilakukan uji fisik gel. Hasil penelitian menunjukkan antioksidan pada ekstrak bunga mawar adalah 47,82 ± 0,09 µg/ml dan termasuk dalam kategori sangat kuat sedangkan limbah air bunga mawar adalah 58,78 ± 0,10*µg/ml termasuk kategori kuat. Sedangkan pada ekstrak bunga mawar memiliki nilai SPF 34,64 ± 0,08 dan dan pada limbah bunga mawar memiliki nilai SPF 36,84 ± 0,05 yang termasuk dalam kategori perlindungan ultra, yaitu perlindungan paling tinggi dan tidak menyebabkan tanning. Terdapat korelasi antara antioksidan dan SPF yang dapat digunakan dalam membuat sediaan gel tabir surya bunga mawar dan memiliki uji fisik yang sesuai dengan ketentuan.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa antioksidan pada ekstrak bunga mawar adalah 47,82 ± 0,09 µg/ml dan termasuk dalam kategori sangat kuat sedangkan limbah air bunga mawar adalah 58,78 ± 0,10*µg/ml termasuk kategori kuat.Ekstrak bunga mawar memiliki nilai SPF 34,64 ± 0,08 dan limbah bunga mawar memiliki nilai SPF 36,84 ± 0,05 yang termasuk dalam kategori perlindungan ultra.Uji fisik gel tabir surya telah memenuhi kriteria.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa spesifik dalam ekstrak dan limbah air bunga mawar yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dan SPF, sehingga dapat dilakukan optimasi formulasi tabir surya yang lebih efektif. Kedua, penelitian mengenai pengaruh formulasi gel tabir surya terhadap berbagai jenis kulit (berdasarkan Fitzpatrick skin type) perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas produk pada populasi yang lebih luas. Ketiga, studi in vivo untuk menguji efektivitas tabir surya bunga mawar dalam melindungi kulit dari efek radiasi UV secara langsung, serta evaluasi stabilitas produk selama penyimpanan, akan memberikan data yang lebih komprehensif mengenai potensi komersial dan manfaat kesehatan dari tabir surya alami ini. Pengembangan tabir surya alami dari bunga mawar tidak hanya menawarkan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesehatan kulit dengan memanfaatkan sifat antioksidan dan perlindungan UV yang dimilikinya, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation... doi.org/10.20884/1.api.2021.9.1.3669JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation doi 10 20884 1 api 2021 9 1 3669
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.52643/jir.v12i1.1350One moment please one moment please wait request verified doi 10 52643 jir v12i1 1350
- Vol 12, No 1 (2021). vol jurnal ilmiah respati doi https jir v12i1 table contents articles review microgreens... ejournal.urindo.ac.id/index.php/pertanian/issue/view/106Vol 12 No 1 2021 vol jurnal ilmiah respati doi https jir v12i1 table contents articles review microgreens ejournal urindo ac index php pertanian issue view 106
- Perbandingan Konsentrasi HPMC Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona... jcp2s.poltekamangun.ac.id/index.php/JCP2S/article/view/13Perbandingan Konsentrasi HPMC Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Sirsak Annona jcp2s poltekamangun ac index php JCP2S article view 13
| File size | 463.07 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Formulasi emulgel yang paling memenuhi kriteria yang ditentukan terdiri dari konsentrasi ekstrak kulit kayu manis 1% b/b yang dikombinasikan dengan gellingFormulasi emulgel yang paling memenuhi kriteria yang ditentukan terdiri dari konsentrasi ekstrak kulit kayu manis 1% b/b yang dikombinasikan dengan gelling
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi mempengaruhi daya sebar dan daya lekat sediaan. Hasil uji aktivitas antioksidan dan antibakteriHasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi mempengaruhi daya sebar dan daya lekat sediaan. Hasil uji aktivitas antioksidan dan antibakteri
UnwahasUnwahas Analisis ini menyoroti keterbatasan yang ditemukan dalam studi yang dipublikasikan tentang uji klinis pada manusia yang menggunakan minyak alpukat sebagaiAnalisis ini menyoroti keterbatasan yang ditemukan dalam studi yang dipublikasikan tentang uji klinis pada manusia yang menggunakan minyak alpukat sebagai
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah ibu hamil G1P0A0 usia kehamilan 33–34 minggu denganPenelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah ibu hamil G1P0A0 usia kehamilan 33–34 minggu dengan
UNSOEDUNSOED Hasil ini menunjukkan bahwa limbah kulit bawang putih dan bawang Bombay memiliki potensi sebagai bahan tabir surya ramah lingkungan dengan kemampuan perlindunganHasil ini menunjukkan bahwa limbah kulit bawang putih dan bawang Bombay memiliki potensi sebagai bahan tabir surya ramah lingkungan dengan kemampuan perlindungan
UNSRATUNSRAT Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak buah pare dapat menyebabkan efek negative pada jaringan sampel organ hepar galur wistar. Berdasarkan hasilHal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak buah pare dapat menyebabkan efek negative pada jaringan sampel organ hepar galur wistar. Berdasarkan hasil
UNSRATUNSRAT Jumlah spesies Nymphalidae yang ditemukan di Hutan Kota Kuwil baru mencapai 10,99% (21 spesies ditemukan/191 spesies yang ada di sulawesi x 100%) dariJumlah spesies Nymphalidae yang ditemukan di Hutan Kota Kuwil baru mencapai 10,99% (21 spesies ditemukan/191 spesies yang ada di sulawesi x 100%) dari
UNSRATUNSRAT cerevisiae A12 selama 120 jam dengan pengambilan sampel dengan interval waktu 6 jam untuk 24 jam pertama serta 12 jam untuk sisanya. Masing-masing sampelcerevisiae A12 selama 120 jam dengan pengambilan sampel dengan interval waktu 6 jam untuk 24 jam pertama serta 12 jam untuk sisanya. Masing-masing sampel
Useful /
STIKES ISFISTIKES ISFI Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 memiliki tingkat kompleksitas regimen pengobatan sedang dan tingkat kepatuhanPenelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 memiliki tingkat kompleksitas regimen pengobatan sedang dan tingkat kepatuhan
UNSOEDUNSOED elatior dan Z. montanum menunjukkan zona hambatan signifikan, sementara E. coccinea menghambat S. aureus dan E. coli. Analisis fitokimia preliminer denganelatior dan Z. montanum menunjukkan zona hambatan signifikan, sementara E. coccinea menghambat S. aureus dan E. coli. Analisis fitokimia preliminer dengan
UNSOEDUNSOED Studi docking molekuler in-silico menunjukkan bahwa senyawa seperti kaempferol-3-rhamnoside dan 2,4-diamino-6-morpholino-s-triazine memiliki afinitas ikatanStudi docking molekuler in-silico menunjukkan bahwa senyawa seperti kaempferol-3-rhamnoside dan 2,4-diamino-6-morpholino-s-triazine memiliki afinitas ikatan
IBSIBS Sebanyak 33 perusahaan sektor perbankan yang terdaftar dari tahun 2015 hingga 2019 menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukanSebanyak 33 perusahaan sektor perbankan yang terdaftar dari tahun 2015 hingga 2019 menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukan