UNSRATUNSRAT

JMUOJMUO

Buah Pare (Momordica charantia L.) merupakan buah yang memiliki berbagai khasiat terapetik tetapi belum diketahui efek samping apabila dikonsumsi secara berlebihan terhadap gangguan organ hepar. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Pengaruh Efek Ekstrak Etanol Buah Pare pada Gambaran Histopatologi Organ hepar Tikus putih jantan galur wistar. Sampel diekstraksi menggunakan metode maserasi. Ekstrak yang diperoleh diberikan kepada 4 kelompok hewan uji dengan konsentrasi 0,100,200, dan 400mg/ml secara berturut-turut. Setelah 50 hari, organ hepar hewan uji diambil dan dibuat preparat histopatologi. Gambaran Histopatologi menunjukan sampel organ hepar perlakuan P(100) dosis 100 mg/mL terlihat fokus perlemakan, untuk perlakuan P(200) dosis 200 mg/mL terlihat perlemakan disertai dengan terjadinya nekrosis, juga terlihat munculnya sel regeneratif. Pada P(400) dosis 400 mg/mL munculnya perlemakan, nekrosis, kongesti venacentralis, juga terlihat tanda sel regeneratif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak buah pare dapat menyebabkan efek negative pada jaringan sampel organ hepar galur wistar.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan penggunaan buah pare secara berlebihan dapat mempengaruhi jaringan dari organ hepar.Pada perlakuan P(100) tanda-tanda kerusakan yang terlihat adalah timbulnya perlemakan.Pada perlakuan P(200) tanda-tanda kerusakan yang terlihat adalah terjadinya perlemakan dan nekrosis juga munculnya tanda sel regeneratif.Pada perlakuan P(400) yang terlihat adalah timbulnya perlemakan dan terlihat juga kongesti pada vena centralis, terjadi juga nekrosis pada bagian-bagian dari jaringan hepar sehingga terjadi proses regenerasi sel.

Penelitian ini membuka beberapa peluang untuk studi lanjutan mengenai efek buah pare terhadap organ hepar. Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengenai mekanisme molekuler bagaimana ekstrak buah pare menyebabkan perlemakan, nekrosis, dan kongesti pada hepar, misalnya dengan menganalisis ekspresi gen atau protein yang terlibat dalam metabolisme lipid dan respon stres seluler. Kedua, studi lebih mendalam mengenai dosis dan durasi konsumsi pare yang aman bagi kesehatan hepar penting dilakukan, dengan mempertimbangkan variasi genetik dan kondisi kesehatan individu, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih personal dan terukur dalam mengonsumsi buah pare. Ketiga, penelitian dapat diperluas untuk mengeksplorasi potensi senyawa aktif dalam buah pare sebagai agen terapi untuk penyakit hati, misalnya dengan menguji efektivitas ekstrak atau fraksi tertentu dalam mencegah atau memulihkan kerusakan hepar akibat paparan toksin atau kondisi patologis lainnya.

  1. #ekstrak etanol#ekstrak etanol
  2. #gempa bumi#gempa bumi
Read online
File size1.06 MB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Dt
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test