UMPUMP
Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical SciencesDiagnosa HIV sering menimbulkan tekanan psikologis yang signifikan, termasuk stigma sosial dan dampak emosional, yang memengaruhi dukungan keluarga. Situasi ini dapat memicu perilaku self‑harm sebagai mekanisme koping maladaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman emosional individu yang didiagnosa HIV serta dampak dukungan keluarga yang terbatas terhadap kesejahteraan psikologis mereka dan mekanisme koping yang digunakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima peserta HIV/AIDS di Yayasan Sehat Peduli Kasih, Banyumas. Analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi tema utama, seperti kurangnya dukungan keluarga dan perilaku self‑harm. Hasil penelitian menunjukkan variasi dukungan keluarga di antara peserta; sebagian menerima dukungan emosional dan praktis, sementara yang lain menghadapi stigma dan penolakan. Perilaku self‑harm, seperti melukai diri, dilakukan sebagai respons terhadap tekanan emosional diagnosis HIV dan kurangnya dukungan keluarga. Distress emosional pasca diagnosis HIV sering diperparah oleh dukungan keluarga yang tidak memadai, yang mengarah pada perilaku self‑harm. Upaya konkret dan kolaboratif diperlukan untuk memperkuat dukungan keluarga melalui edukasi kesehatan terarah, konseling, dan inisiatif kelompok sebaya. Selain itu, program reduksi stigma pada tingkat keluarga dan komunitas sangat penting untuk meningkatkan penerimaan, memperkuat resilien psikologis, dan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada orang yang hidup dengan HIV/AIDS.
Diagnosa HIV memicu beragam respons emosional—sedih, takut, kebingungan, hingga penerimaan bertahap—yang mencerminkan dampak psikologisnya.Dukungan keluarga yang terbatas, dipengaruhi stigma, memperparah stres psikologis dan meningkatkan risiko perilaku maladaptif seperti self‑harm, sementara dukungan emosional dan instrumental dapat mengurangi stres, meningkatkan penerimaan, dan mendukung kepatuhan pengobatan.Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret berupa edukasi keluarga, program kelompok sebaya dan konseling, serta inisiatif berbasis lingkungan untuk memperkuat dukungan keluarga dan mengurangi stigma.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan peserta dari berbagai wilayah Indonesia untuk menilai apakah temuan tentang dampak dukungan keluarga dan self‑harm pada pasien HIV bersifat umum atau khusus di satu daerah. Selanjutnya, studi eksperimental dapat menguji efektivitas program edukasi keluarga terstruktur dalam mengurangi stigma dan perilaku self‑harm serta meningkatkan kepatuhan terapi antiretroviral pada pasien HIV. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan platform pendukung digital berbasis kelompok sebaya untuk memberikan bantuan psikologis dan mengurangi isolasi sosial pada orang yang hidup dengan HIV, serta mengukur dampaknya terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup mereka.
| File size | 345.02 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Penelitian kualitatif menggunakan diskusi kelompok terarah (FGD), wawancara mendalam, dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa kader tua (60 tahun)Penelitian kualitatif menggunakan diskusi kelompok terarah (FGD), wawancara mendalam, dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa kader tua (60 tahun)
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa love scam adalah fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan interseksional dan kolaborasi lintasKesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa love scam adalah fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan interseksional dan kolaborasi lintas
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Penelitian ini menganalisis peran Balai Pemasyarakatan Kolaka dalam penerapan diversi pada penanganan anak pelaku pidana di Kabupaten Kolaka, ProvinsiPenelitian ini menganalisis peran Balai Pemasyarakatan Kolaka dalam penerapan diversi pada penanganan anak pelaku pidana di Kabupaten Kolaka, Provinsi
UmriUmri Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pelatihan keterampilan (digital printing bagi tuna rungu dan tuna daksa, pijat shiatsu bagi tuna netra),Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, pelatihan keterampilan (digital printing bagi tuna rungu dan tuna daksa, pijat shiatsu bagi tuna netra),
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Implementasi program psikoedukasi keluarga di fasilitas kesehatan primer menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalamImplementasi program psikoedukasi keluarga di fasilitas kesehatan primer menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam
AKRABJUARAAKRABJUARA The judiciary needs child psychology training and national technical guidelines, while policymakers need to periodically evaluate Law No. Future researchersThe judiciary needs child psychology training and national technical guidelines, while policymakers need to periodically evaluate Law No. Future researchers
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip-prinsip perkawinan Islam dapat menjadi landasan utama untuk mewujudkan keluarga yang adil, harmonis, dan damaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip-prinsip perkawinan Islam dapat menjadi landasan utama untuk mewujudkan keluarga yang adil, harmonis, dan damai
JURNALFAMILIAJURNALFAMILIA Pertimbangan hakim dalam memberikan penetapan dispensasi nikah di persidangan menggunakan kaidah al-mashlahah al-mursalah, karena ketentuan pembatasanPertimbangan hakim dalam memberikan penetapan dispensasi nikah di persidangan menggunakan kaidah al-mashlahah al-mursalah, karena ketentuan pembatasan
Useful /
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Imbasnya, kelemahan ini digunakan oleh pasangan calon Andra Soni-Dimyati Natakusumah (oposisi) untuk melakukan pembukaan batas dengan menciptakan nasionalisasiImbasnya, kelemahan ini digunakan oleh pasangan calon Andra Soni-Dimyati Natakusumah (oposisi) untuk melakukan pembukaan batas dengan menciptakan nasionalisasi
STAINUPASTAINUPA Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajianTeknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles and Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian
UNSULTRAUNSULTRA Faktor yang mempengaruhi efektifitas pelaksanaan pekerjaan adalah faktor cuaca koordinasi antara instansi 3,30, faktor cuaca ekstrim 3,0, faktor keterlambatanFaktor yang mempengaruhi efektifitas pelaksanaan pekerjaan adalah faktor cuaca koordinasi antara instansi 3,30, faktor cuaca ekstrim 3,0, faktor keterlambatan
UNSULTRAUNSULTRA Perjalanan pergi pulang dari 8 taryek studi hanya 6 trayek yang memenuhi standar World Bank, yaitu trayek Torobulu, Andoolo, Lainea, Tinanggea, PalanggaPerjalanan pergi pulang dari 8 taryek studi hanya 6 trayek yang memenuhi standar World Bank, yaitu trayek Torobulu, Andoolo, Lainea, Tinanggea, Palangga