UMPUMP

Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical Sciences

Perawatan akhir hayat merupakan komponen penting dalam keperawatan holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sikap perawat terhadap perawatan akhir hayat dan mengkaji hubungan antara karakteristik demografis dengan sikap tersebut. Desain penelitian deskriptif cross‑sectional dilakukan pada 223 perawat terdaftar di rumah sakit umum di Malaysia yang dipilih secara acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Frommelt Attitudes Toward Care of the Dying Scale (FATCOD). Hasil menunjukkan mayoritas perawat (89,2 %) memiliki sikap sedang, 7,6 % memiliki sikap positif, dan 3,1 % memiliki sikap negatif. Subskala “Family as Caring memperoleh skor rata‑rata tertinggi, sedangkan subskala “Communication memperoleh skor terendah. Analisis statistik mengungkapkan pengalaman kerja ≥10 tahun berhubungan signifikan dengan skor sikap yang lebih tinggi (p = 0,04). Temuan ini menekankan perlunya program pendidikan yang menitikberatkan pada keterampilan komunikasi dan ketahanan emosional untuk meningkatkan kualitas perawatan akhir hayat.

Perawat di rumah sakit umum Malaysia secara umum menunjukkan sikap yang berada pada tingkat sedang hingga positif terhadap perawatan akhir hayat, dengan pengalaman kerja lebih lama berkontribusi pada sikap yang lebih mendukung.Namun, sikap pada aspek komunikasi masih kurang optimal dan perawat mengalami ketidaknyamanan emosional sedang dalam memberikan perawatan kepada pasien akhir hayat dan keluarganya.Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa program dukungan dan pelatihan khusus yang menekankan keterampilan komunikasi serta coping emosional bagi perawat.

Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji dampak program pelatihan komunikasi terarah terhadap perubahan sikap dan kompetensi perawat dalam berinteraksi dengan pasien akhir hayat serta keluarganya, dengan melibatkan beberapa rumah sakit di berbagai wilayah. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau evolusi sikap perawat selama periode waktu setelah penerapan intervensi peningkatan ketahanan emosional, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek positifnya. Selanjutnya, pendekatan metode campuran yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara mendalam dapat mengeksplorasi faktor penghambat dan pendukung keterlibatan keluarga dalam perawatan akhir hayat, terutama di unit gawat darurat dan pediatrik, guna memperkaya pemahaman kontekstual serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.

  1. The Attitude of Iranian Nursing Students Towards End-of-Life Care: A Cross-Sectional Study. attitude... brieflands.com/journals/jamm/articles/151578The Attitude of Iranian Nursing Students Towards End of Life Care A Cross Sectional Study attitude brieflands journals jamm articles 151578
  2. Registered Nurses' attitudes towards end‐of‐life care: A sequential explanatory... doi.org/10.1111/jocn.16787Registered Nurses attitudes towards endyAAAaofyAAAalife care A sequential explanatory doi 10 1111 jocn 16787
  3. The effects of death education on nurses' attitudes toward caring for terminally ill persons and... journals.sagepub.com/doi/10.1177/104990919100800509The effects of death education on nurses attitudes toward caring for terminally ill persons and journals sagepub doi 10 1177 104990919100800509
  4. Primary Care Physicians’ Knowledge and Attitudes Regarding Palliative Care in Northeast Malaysia... doi.org/10.3390/healthcare11040550Primary Care PhysiciansAo Knowledge and Attitudes Regarding Palliative Care in Northeast Malaysia doi 10 3390 healthcare11040550
  5. Palliative care knowledge and attitudes toward end-of-life care among intensive care unit nurses in Jordan.... doi.org/10.4266/acc.2023.00430Palliative care knowledge and attitudes toward end of life care among intensive care unit nurses in Jordan doi 10 4266 acc 2023 00430
Read online
File size443.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test