UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Dalam era digital, teknologi komunikasi VoIP populer karena biaya rendah dan kualitas suara yang baik. Di AirNav Padang, komunikasi yang dilakukan masih manual dengan telepon konvensional sehingga dinilai mahal dan kurang efektif. Solusinya adalah menerapkan VoIP melalui jaringan lokal, memanfaatkan komputer, smartphone, headphone, dan telepon analog untuk efisiensi biaya dan komunikasi lintas divisi. Penelitian ini fokus pada perancangan dan analisis QoS VoIP server dengan Briker, Trunk, dan IVR di AirNav Padang dengan tujuan untuk dapat mengkonfigurasi VoIP Server dengan mobile device dan telepon analog sebagai client serta dapat mengukur Quality of Services yang terjadi ketika panggilan suara dilakukan melalui VoIP Server yang dibuat. Pengukuran QoS menunjukkan nilai rata-rata delay sekitar 22,75 ms, jitter rata-rata sekitar 3,57 ms, dan packet loss rata-rata sekitar 0.04% untuk panggilan antar client. Sedangkan untuk panggilan dengan trunk dan IVR, nilai rata-rata delay sekitar 21,75 ms, jitter rata-rata sekitar 5,40 ms, dan packet loss rata-rata sekitar 0.05%. Solusi ini dapat mengoptimalkan komunikasi lintas divisi dengan biaya rendah dan efisiensi tinggi.

Berdasarkan pembuatan dan analisis sistem VoIP server yang telah dilakukan dengan menggunakan briker dan memanfaatkan trunk serta IVR maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan diantaranya pembuatan sistem VoIP server dengan menjadikan mobile device dan telepon analog sebagai client memerlukan konfigurasi khusus.Untuk memanfaatkan trunk merupakan sebuah inovasi yang dapat membantu pengguna untuk melakukan panggilan suara walaupun melakukan panggilan suara dengan pengguna yang tidak satu server, trunk juga dapat membantu bagi sebuah instansi yang memiliki kantor cabang untuk melakukan komunikasi melalui VoIP server.Pada pengukuran nilai Quality of Service dalam melakukan panggilan melalui VoIP server didapatkan nilai rata-rata delay 22,754 ms, nilai rata-rata jitter 3,572 ms, dan nilai rata-rata packet loss 0.04% untuk pengujian panggilan antar client, sedangkan untuk panggilan dengan trunk dan IVR nilai rata-rata delay 21,756 ms, nilai rata-rata jitter 5,402 ms, nilai rata-rata packet loss 0.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh berbagai jenis codec terhadap kualitas suara dan kinerja VoIP server, dengan mempertimbangkan trade-off antara kualitas suara, bandwidth, dan latensi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada implementasi dan evaluasi mekanisme keamanan yang lebih canggih, seperti penggunaan enkripsi end-to-end, untuk melindungi privasi dan kerahasiaan komunikasi VoIP. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi VoIP server dengan sistem manajemen komunikasi yang lebih komprehensif, seperti contact center atau unified communication platform, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas komunikasi organisasi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan sistem VoIP yang tidak hanya efisien dan terjangkau, tetapi juga aman, handal, dan terintegrasi dengan baik dalam ekosistem komunikasi organisasi.

Read online
File size1.34 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test