UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Tingkat kepadatan penduduk Indonesia pada tahun 2022 berkisar 257,77 juta jiwa mengakibatkan ruang lahan tanah yang habis dialihfungsikan menjadi bangunan rumah, sehingga diperlukan rumah kos bertingkat untuk menghemat lahan dan menampung banyak keluarga. Perkembangan zaman selalu beriringan dengan teknologi yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas manusia melalui penggunaan energi listrik yang hemat; teknologi Internet of Things (IoT) mengubah semua menjadi otomatis, termasuk lampu, kipas, dan pengatur sirkulasi udara. Sistem ini menggunakan sensor LDR untuk lampu dan DHT11 untuk suhu‑kelembaban, yang dikendalikan oleh ESP32 sebagai otak utama dan dimonitor lewat Node‑RED melalui web browser, sehingga dapat dikontrol jarak jauh. Pengujian pada prototipe miniatur menunjukkan akurasi tinggi dengan error suhu 0,2 % dan kelembaban 0,3 %, serta kontrol lampu dan blower yang beroperasi otomatis sesuai kondisi cahaya dan suhu, menghasilkan kenyamanan, penghematan listrik, dan minimnya human error.

Penelitian berhasil merancang prototipe sistem otomatis bangunan pintar untuk rumah kos bertingkat yang meningkatkan kenyamanan penghuni serta mengurangi human error.Sistem dengan sensor DHT11, LDR, dan ESP32 menunjukkan akurasi tinggi, dengan error suhu 0,3 % dan kelembaban 0,2 %, serta kontrol lampu dan blower otomatis sesuai kondisi cahaya dan suhu.Karena hasil yang memuaskan, prototipe siap diterapkan pada rumah kos nyata untuk menghemat listrik, biaya, dan meningkatkan efisiensi energi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sumber energi terbarukan, seperti panel surya, dengan sistem bangunan pintar untuk lebih mengurangi konsumsi listrik serta menilai dampak ekonomi dan lingkungan. Selanjutnya, pengembangan algoritma pembelajaran mesin yang adaptif dapat memungkinkan prediksi beban HVAC berdasarkan pola kehadiran penghuni, sehingga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi secara dinamis. Akhirnya, studi skalabilitas prototipe pada bangunan bertingkat multi‑lantai dengan jumlah kamar yang lebih banyak diperlukan untuk mengevaluasi performa jaringan IoT, latensi kontrol, dan keandalan sistem dalam kondisi operasional nyata.

Read online
File size1.04 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test