UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Motor Induksi sudah menjadi salah satu alat yang sangat dibutuhkan bagi pihak perusahaan tentunya di dalam dunia Perindustrian yang kegunaannya dimanfaatkan untuk menghantarkan bahan baku jadi atau bahan mentah seperti batu bara. Pada PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara pemakaian motor induksi di aplikasikan pada conveyor BC-01 dan BC-03 kondisi dimana ketika tambang sedang beroperasi memaksa motor terus menggerakkan conveyor untuk memindahkan batu bara ke tempat yang telah disediakan bisa sampai 24 jam penuh, dengan begitu perlunya menganalisa pemakaian daya dan tingkat efisiensi motor pada conveyor BC-01 dan BC-03, karena apabila terdapat kerusakan maka proses produksi akan terhambat. Efisiensi motor didapatkan dengan menghitung terlebih dahulu nilai daya input dan daya output, data primer didapatkan dengan pengukuran langsung ke lapangan diarahkan oleh karyawan elektrik perusahaan dengan memvariasikan kondisi beban batu bara pada conveyor 0%, 50% dan 100% dan diperoleh hasil perhitungan daya input dan daya output dari motor BC-01 dan BC-03 yang nilainya tidak jauh berbeda sehingga efisiensi motor penggerak conveyor BC-01 dan BC-03 berkisar antara 99% sampai 100%. Dengan demikian penggunaan motor induksi sebagai penggerak conveyor BC-01 dan BC-03 di PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara masih sangat baik. Efisiensi motor induksi diperoleh dari nilai daya input dan daya output dengan begitu kondisi dimana efisiensi dinyatakan baik jika nilai daya input mendekati nilai daya output.

Peningkatan daya input pada motor penggerak BC-01 dan BC-03 dipengaruhi oleh peningkatan arus dan tegangan akibat bertambahnya kapasitas beban batu bara pada conveyor.Daya output motor juga meningkat seiring beban, dengan nilai efisiensi rata-rata mencapai 99% hingga 100%, menunjukkan kinerja motor masih sangat baik.Karakteristik torsi motor berbanding lurus dengan arus dan tegangan, namun berbanding terbalik dengan kecepatan, di mana peningkatan torsi menyebabkan penurunan kecepatan akibat beban yang semakin besar.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh temperatur lingkungan kerja terhadap kinerja dan efisiensi motor induksi selama operasi 24 jam penuh, mengingat kondisi tambang yang ekstrem bisa memengaruhi kinerja komponen listrik. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana penerapan sistem kontrol otomatis berbasis sensor beban untuk menyesuaikan kecepatan dan daya motor secara real-time, guna mengoptimalkan efisiensi saat beban conveyor berubah-ubah. Ketiga, perlu dilakukan studi jangka panjang tentang degradasi performa motor induksi akibat pemakaian terus-menerus, termasuk analisis keausan komponen dan kerugian daya seiring waktu, agar dapat dirancang strategi perawatan prediktif yang lebih akurat dan efektif bagi kelangsungan operasional perusahaan.

Read online
File size802.57 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test