UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Seiring dengan perkembangan teknologi semakin maju, banyak tercipta alat-alat yang dapat mempermudah pekerjaan manusia. Misalnya pada dunia industri, diperlukan alat-alat yang dapat meningkatkan efisiensi proses produksi. Peralatan listrik dengan tenaga penggerak motor universal umumnya dilengkapi dengan pengaturan kecepatan yang terbatas pada beberapa pilihan level tertentu. Tujuan dari Human Machine Interface (HMI) adalah untuk meningkatkan interaksi antara mesin dengan layar komputer sehingga operator melalui tampilan memenuhi kebutuhan pengguna terhadap informasi sistem yang diberikan sehingga mempermudah pekerjaan fisik. HMI dalam industri sangat penting peranannya dalam sistem monitoring dan kendali suatu sistem produksi sehingga dengan sistem ini dapat menghemat waktu dan tenaga kerja untuk pengamatan dan pengendalian setiap stasiun kerja produksi. Untuk tahap akhir dalam pengujian alat monitoring dan kendali kecepatan sistem bekerja dengan baik, dan juga telah mendapatkan penetapan gain Kp =0.25 , Ki =0.2 dan Kd = 0 hingga mendapatkan set point dan respons yang diinginkan. Kemudian dilakukan percobaan terakhir dengan mengoprasikan motor universal dari kecepatan 1500 rpm, kecapatan 2000 rpm dan kecepatan 2500 rpm. Setelah itu rpm dikembalikan ke titik 2000 rpm.

Dari percobaan dan pembahasan pada bab sebelumnya didapatkan kesimpulan antara lain.• Pengaturan PWM mempengaruhi kecepatan pada motor universal.Dengan merubah nilai PWM dari 10 hingga 255.Nilai PWM berbanding lurus dengan kecepatan (rpm) pada motor universal.• Dengan mengggunkan National Intrument LabView mampu memonitor dan mengendalikan kecepatan dari 1500rpm hingga 2500rpm pada motor universal.• Telah diimplementasikan dengan baik sesuai dengan perancangan sistem monitoring dan kendali kecepatan motor universal dengan HMI dan board Arduino Uno sebagai akuisisi data.• Monitoring dan kendali kecepatan motor universal dengan PID sudah mampu bekerja menstabilkan kecepatan dimana, dari kendali 1500rpm sampai dengan kendali 2500rpm didapatkan nilai error rata- rata 0.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Mengembangkan sistem monitoring dan kendali kecepatan motor universal dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti kemampuan untuk mengatur kecepatan secara lebih presisi dan akurat, serta integrasi dengan sistem kontrol lainnya.. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variabel-variabel lain, seperti beban kerja dan kondisi lingkungan, terhadap kinerja sistem monitoring dan kendali kecepatan motor universal.. 3. Mempelajari dan menerapkan algoritma kontrol yang lebih canggih, seperti kontrol adaptif atau kontrol prediktif, untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas sistem.

Read online
File size638.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test