UMKUMK

Jurnal Elektro Kontrol (ELKON)Jurnal Elektro Kontrol (ELKON)

Penyakit kuning pada tanaman cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu kendala utama yang menyebabkan kerugian panen signifikan, yang mana salah satu pemicu utamanya adalah kondisi pH tanah yang tidak optimal, terutama pH dan kelembapan. Ketidakseimbangan pH mengganggu penyerapan nutrisi esensial oleh tanaman, sehingga menurunkan imunitas dan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring dan kontrol pH tanah serta kelembapan tanah otomatis untuk menjaga kondisi tanah pada rentang ideal bagi pertumbuhan tanaman cabai. Metode yang digunakan adalah sistem kontrol loop tertutup berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor pH tanah, sensor kelembapan tanah resistif dan kapasitif, pompa larutan asam sitrat untuk menurunkan pH, pompa larutan dolomit untuk menaikkan pH, serta pompa air untuk penyiraman. Pengujian sistem dilakukan untuk mengukur akurasi, waktu respons, dan stabilitas kontrol pH. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu merespons perubahan pH dengan cepat (waktu respons 30 detik). Meskipun terdapat tantangan kapasitas penyangga tanah yang memperlambat perubahan kimiawi, sistem terbukti efektif mengondisikan pH tanah bergerak menuju rentang ideal (5.9-7.0). Sistem ini berpotensi menjadi solusi teknologi untuk menjaga parameter tanah tetap kondusif bagi tanaman cabai guna meminimalisir risiko penyakit kuning di greenhouse.

Berdasarkan hasil perancangan, implementasi, dan pengujian sistem, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Sistem monitoring dan kontrol pH tanah otomatis telah berhasil dirancang dan dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor pH, sensor kelembapan, dan tiga pompa aktuator.Sistem terbukti fungsional dan responsif, mampu mengarahkan pH tanah menuju rentang ideal, dengan perbaikan terukur dari kondisi asam dan basa.Sensor kapasitif terbukti jauh lebih unggul dibandingkan sensor resistif dalam pengukuran kelembapan tanah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem monitoring dan kontrol pH tanah. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis tanah terhadap responsivitas sensor pH dan kelembapan, serta bagaimana hal ini dapat diakomodasi dalam algoritma kontrol. Kedua, pengembangan sistem dapat dilanjutkan dengan mengintegrasikan sensor nutrisi tanah untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi tanah secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma kontrol adaptif yang mampu secara otomatis menyesuaikan parameter kontrol berdasarkan data historis dan kondisi lingkungan, sehingga sistem dapat beroperasi secara optimal dalam berbagai kondisi.

  1. FLUKTUASI HARGA CABAI MERAH KERITING (Capsicum annum L) DI SENTRA PRODUKSI DAN PASAR INDUK (Tinjauan... doi.org/10.25157/MA.V1I2.58FLUKTUASI HARGA CABAI MERAH KERITING Capsicum annum L DI SENTRA PRODUKSI DAN PASAR INDUK Tinjauan doi 10 25157 MA V1I2 58
Read online
File size495.23 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test