IBLAMIBLAM
IBLAM LAW REVIEWIBLAM LAW REVIEWEra digital telah mengubah lanskap perdagangan global, mempermudah akses informasi namun juga meningkatkan risiko pelanggaran Kekayaan Intelektual, khususnya penyerobotan merek (brand squatting). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pemilik merek terkenal internasional dalam menghadapi pendaftaran merek lokal yang memiliki persamaan pada pokoknya, dengan studi kasus sengketa antara Wahl Clipper Corporation melawan pendaftar merek lokal di Indonesia berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta tahun 2025.
Berdasarkan hasil analisis terhadap sengketa merek Wahl Clipper dan dinamika hukum merek di Indonesia, penelitian ini merumuskan tiga simpulan utama.Pertama, sistem hukum Indonesia telah bertransformasi dari pendekatan teritorial-administratif yang kaku menuju perlindungan substantif yang adaptif, dengan era digital yang memaksa restrukturisasi pemahaman terhadap eksistensi merek, sehingga perlindungannya tidak lagi bergantung semata pada kehadiran fisik produk di suatu negara.Kedua, putusan Pengadilan Niaga Jakarta (2025) dalam perkara Wahl Clipper memperlihatkan praktik rechtsvinding yang progresif, dengan pengesampingan prinsip First-to-File demi menegakkan keadilan bagi pemilik merek terkenal dan pengakuan terhadap bukti digital sebagai parameter keterkenalan merek.Ketiga, putusan ini menegaskan bahwa Itikad Tidak Baik berfungsi sebagai instrumen korektif terhadap penyalahgunaan sistem pendaftaran merek, memperkuat fungsi hukum merek sebagai penjaga iklim persaingan usaha yang sehat dan pelindung konsumen dari potensi penyesatan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi strategi pendaftaran proaktif yang dapat diadopsi oleh pelaku usaha internasional dalam menghadapi tantangan era digital. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai eksekusi putusan pembatalan merek terhadap aset digital di marketplace dan media sosial, serta optimasi penggunaan big data dan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi potensi brand squatting. Dengan demikian, perlindungan merek di era digital dapat semakin efektif dan proporsional.
| File size | 137.59 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIBSLLGSTAIBSLLG Bagaimana upaya mereka dapat menjadi generasi yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang, dan dapat menggunakannya untuk kemakmuran, sebaliknya membawaBagaimana upaya mereka dapat menjadi generasi yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang, dan dapat menggunakannya untuk kemakmuran, sebaliknya membawa
JBASICJBASIC Profesionalisme di era ini harus berfokus pada pendidikan karakter, moral, dan keteladanan untuk menanggulangi dampak negatif kemajuan teknologi. PeningkatanProfesionalisme di era ini harus berfokus pada pendidikan karakter, moral, dan keteladanan untuk menanggulangi dampak negatif kemajuan teknologi. Peningkatan
STAINU MALANGSTAINU MALANG Dalam konteks perubahan yang cepat dan ketidakpastian lingkungan, pondok pesantren memainkan peran krusial dalam persiapan generasi muda. Latar belakangDalam konteks perubahan yang cepat dan ketidakpastian lingkungan, pondok pesantren memainkan peran krusial dalam persiapan generasi muda. Latar belakang
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hukum masyarakat yang belum terbentuk secara kuat, keterbatasan akses informasi, serta minimnya edukasi hukumHasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hukum masyarakat yang belum terbentuk secara kuat, keterbatasan akses informasi, serta minimnya edukasi hukum
ARIPAFIARIPAFI Artikel ini mengkaji pengaruh era digital terhadap metodologi teologi melalui pendekatan filsafat ilmu. Dengan memanfaatkan metode kualitatif-deskriptifArtikel ini mengkaji pengaruh era digital terhadap metodologi teologi melalui pendekatan filsafat ilmu. Dengan memanfaatkan metode kualitatif-deskriptif
UMPUMP Teknik ini melatih mahasiswa untuk mengomunikasikan informasi secara kolaboratif dan adaptif, sehingga tercipta komunikasi interaktif. Secara praktis,Teknik ini melatih mahasiswa untuk mengomunikasikan informasi secara kolaboratif dan adaptif, sehingga tercipta komunikasi interaktif. Secara praktis,
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesantrenAnalisis data dilakukan melalui tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Persepsi masyarakat atas keuntungan lapangan kerja baru yang ditimbulkan masih dibarengi dampak negatif seperti pencemaran air, keruhnya sumber daya air,Persepsi masyarakat atas keuntungan lapangan kerja baru yang ditimbulkan masih dibarengi dampak negatif seperti pencemaran air, keruhnya sumber daya air,
Useful /
ARIPAFIARIPAFI Hal ini selaraskan dengan dasar iman Kristen dalam kasih dan kerukunan. Kemudian bagaimana peran Pendidikan Agama Kristen dalam menjaga toleransi dikomunitasHal ini selaraskan dengan dasar iman Kristen dalam kasih dan kerukunan. Kemudian bagaimana peran Pendidikan Agama Kristen dalam menjaga toleransi dikomunitas
RAHARJARAHARJA Namun, masalah tersebutdapat terselesaikan dengan membangun sebuah Perancangan Digital Signature dan bersifat online, sehingga dapat mengurangi tingkatNamun, masalah tersebutdapat terselesaikan dengan membangun sebuah Perancangan Digital Signature dan bersifat online, sehingga dapat mengurangi tingkat
RAHARJARAHARJA Sehingga memacu teknologi informasi untuk bertransformasi mengikuti setiap perubahan yang terjadi, karena meningkatnya kebutuhan yang terus bertambah.Sehingga memacu teknologi informasi untuk bertransformasi mengikuti setiap perubahan yang terjadi, karena meningkatnya kebutuhan yang terus bertambah.
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Struktur bikrokrasi menunjukkan adanya SOP dan koordinasi, meskipun diperlukan perhatian terhadap komunikasi internal antar unit. Secara keseluruhan, implementasiStruktur bikrokrasi menunjukkan adanya SOP dan koordinasi, meskipun diperlukan perhatian terhadap komunikasi internal antar unit. Secara keseluruhan, implementasi