UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Keraton: Journal of History Education and CultureKeraton: Journal of History Education and CulturePenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perjuangan yang dilakukan oleh Nyai Ageng Serang, menelaah peran Nyai Ageng Serang dalam Perang Diponegoro 1825‑1830, serta mengungkap keterlibatan awalnya dalam pemberontakan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro. Metode yang digunakan adalah Penelitian Sejarah dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyai Ageng Serang merupakan sosok pejuang perempuan yang dididik dalam lingkungan keluarga anti‑kolonial, sehingga menjadi salah satu tokoh pemberontak dalam Perang Diponegoro untuk mengusir penjajah Belanda. Nilai‑nilai yang dapat diambil dari perjuangannya meliputi nasionalisme, patriotisme, serta ketekunan dalam berjuang.
Pergerakan mistisisme Nyai Ageng Serang menunjukkan kemiripan dengan praktik bersemedi Pangeran Diponegoro, keduanya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Nyai Ageng Serang, yang merupakan keturunan Walisanga Sunan Kalijaga, berperan sebagai penasehat spiritual dan pemimpin militer bagi Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda.Meskipun pada akhir hayatnya tidak lagi berperang secara fisik, ia tetap melanjutkan perjuangan melalui doa dan semangat patriotik demi keselamatan serta kesejahteraan bangsa.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara komparatif peran mistisisme dalam gerakan perlawanan anti‑kolonial, khususnya membandingkan pengalaman Nyai Ageng Serang dengan tokoh wanita lain pada masa yang sama untuk mengidentifikasi pola motivasi spiritual dalam konteks pertempuran. Selain itu, studi kuantitatif mengenai efektivitas taktik lumbu dan kamuflase yang diterapkan oleh Nyai Ageng Serang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang kontribusi inovasi taktis terhadap hasil peperangan. Terakhir, analisis intertekstual antara catatan historis lokal dan narasi kolonial tentang Nyai Ageng Serang dapat mengungkap bias persepsi serta memperkaya interpretasi historiografi gender dalam perang Jawa tahun 1825‑1830.
| File size | 475.56 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hal ini berkaitan dengan adanya perhitungan matematis pada sistem pertanggalan dan konsep astronomi dalam prasasti maupun naskah kuno, mengungkap aspek-aspekHal ini berkaitan dengan adanya perhitungan matematis pada sistem pertanggalan dan konsep astronomi dalam prasasti maupun naskah kuno, mengungkap aspek-aspek
LAKASPIALAKASPIA These tendencies are reflected in careful wording, controlled intonation, and the management of interpersonal distance and eye contact, particularly inThese tendencies are reflected in careful wording, controlled intonation, and the management of interpersonal distance and eye contact, particularly in
UNARUNAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga kesehatan di wilayah tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai mediator budaya yangPenelitian ini menyimpulkan bahwa tenaga kesehatan di wilayah tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai mediator budaya yang
ASDKVIASDKVI Untuk menghadapi tantangan tersebut, setiap individu perlu mengembangkan kesadaran diri dan keterampilan komunikasi yang peka terhadap perbedaan budaya.menciptakanUntuk menghadapi tantangan tersebut, setiap individu perlu mengembangkan kesadaran diri dan keterampilan komunikasi yang peka terhadap perbedaan budaya.menciptakan
UYPUYP Pendekatan yang menggabungkan teori Multikulturalisme, Interaksi Simbolik, dan Kognitif Sosial membantu mahasiswa membangun karakter toleran, inklusif,Pendekatan yang menggabungkan teori Multikulturalisme, Interaksi Simbolik, dan Kognitif Sosial membantu mahasiswa membangun karakter toleran, inklusif,
UNISLAUNISLA Penguasaan keterampilan komunikasi bahasa Inggris sangat penting di dunia yang terglobalisasi saat ini, namun mahasiswa Indonesia sering mengalami kesulitanPenguasaan keterampilan komunikasi bahasa Inggris sangat penting di dunia yang terglobalisasi saat ini, namun mahasiswa Indonesia sering mengalami kesulitan
UNDIKMAUNDIKMA Kompetensi komunikasi antarbudaya dapat disebarkan ke setiap orang melalui berbagai jenis workshop dan konferensi dengan bantuan lembaga pemerintah, NGOS,Kompetensi komunikasi antarbudaya dapat disebarkan ke setiap orang melalui berbagai jenis workshop dan konferensi dengan bantuan lembaga pemerintah, NGOS,
UNIMALUNIMAL Dari kegiatan dan pertemuan tersebut sehingga terjadi komunikasi dan kontak sosial antar masyarakat di dusun Porot. Faktor pendukung terjadinya interaksiDari kegiatan dan pertemuan tersebut sehingga terjadi komunikasi dan kontak sosial antar masyarakat di dusun Porot. Faktor pendukung terjadinya interaksi
Useful /
ASDKVIASDKVI Folklor merupakan bentuk kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, baik secara lisan, sebagian lisan, maupun nonlisan. Salah satu contoh folklorFolklor merupakan bentuk kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, baik secara lisan, sebagian lisan, maupun nonlisan. Salah satu contoh folklor
UNISLAUNISLA Pengujian adalah hal yang esensial dalam pendidikan karena membantu guru mengukur seberapa banyak siswa telah belajar. Guru biasanya menggunakan pertanyaanPengujian adalah hal yang esensial dalam pendidikan karena membantu guru mengukur seberapa banyak siswa telah belajar. Guru biasanya menggunakan pertanyaan
UNISLAUNISLA Melalui pendekatan kualitatif dan etnografi, studi ini menganalisis bagaimana Kulut kaet berfungsi sebagai bentuk penghormatan terhadap roh orang yangMelalui pendekatan kualitatif dan etnografi, studi ini menganalisis bagaimana Kulut kaet berfungsi sebagai bentuk penghormatan terhadap roh orang yang
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kejadian obesitas pada balita usia 1-5 tahun di Posyandu Pademonegoro Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo. Penelitian dilakukanTujuan penelitian ini adalah mengetahui kejadian obesitas pada balita usia 1-5 tahun di Posyandu Pademonegoro Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo. Penelitian dilakukan