UMCUMC
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiKomunikasi Lintas Budaya (KLB) dalam masyarakat dapat dilihat dalam beberapa perwujudan. Satu diantaranya melalui syair lagu dua bahasa yang dinyanyikan bersama iringan musik dengan berbagai jenis genrenya. Penelitian ini mengkaji syair lagu Tarling dan Campursari yang menampakkan hal tersebut. Syair lagu yang menunjukkan adanya KLB diuraikan dengan apa yang disebut sebagai linguistik puitis. Beberapa data berupa syair lagu tersebut didapatkan sekaligus diuraikan melaui pendekatan kualitatif deskriptif. Sedemikian sehingga diketahui bahwa KLB yang ada dalam kedua genre musik tersebut mengandung berbagai unsur linguistik puitis. Adapun misalnya yaitu rima, idiom, aliterasi, asonansi, repetisi dan onomatopea. Ihwal beberapa unsur itulah yang secara nyata melancarkan proses komunikasi diantara dua budaya yang berbeda. Selain itu, berbagai unsur inderawi menampilkan keindahan ragam bahasa dalam pembawaannya.
Kesimpulan menunjukkan bahwa Komunikasi Lintas Budaya (KLB) dalam syair lagu Tarling dan Campursari tidak mengurangi keindahan, justru menonjolkan berbagai unsur linguistik puitis seperti rima, idiom, aliterasi, asonansi, repetisi, dan onomatopea, yang membangun struktur lagu menjadi lebih indah dan bermakna meskipun liriknya dwibahasa dan dwibudaya.Penggunaan unsur linguistik puitis ini dapat diperluas ke bentuk KLB lain untuk membuat pesan lebih berkesan dan tersampaikan dengan baik.Keberhasilan realisasi KLB sangat bergantung pada pemahaman budaya yang baik dari semua pihak yang berkomunikasi.
Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana lagu Tarling dan Campursari yang menggunakan dua bahasa mampu menjadi media Komunikasi Lintas Budaya melalui unsur-unsur linguistik puitisnya. Namun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih jauh. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana realisasi linguistik puitis dalam Komunikasi Lintas Budaya termanifestasi pada genre musik tradisional daerah lain di Indonesia yang juga menggabungkan lebih dari satu bahasa. Misalnya, apakah lagu-lagu tradisional dari Sumatera, Kalimantan, atau Papua yang bilingual menunjukkan pola-pola linguistik puitis yang serupa atau justru berbeda secara signifikan dibandingkan dengan Tarling dan Campursari, sehingga kita bisa melihat gambaran yang lebih luas tentang peran musik dalam komunikasi antarbudaya di nusantara. Kedua, fokus penelitian bisa diperluas dari analisis teks lagu ke studi penerimaan audiens. Penting untuk mencari tahu bagaimana pendengar dari latar belakang budaya yang berbeda benar-benar mempersepsikan dan menafsirkan unsur-unsur linguistik puitis dalam lagu dwibahasa ini. Apakah elemen-elemen seperti rima atau idiom benar-benar membantu mereka memahami pesan lintas budaya dengan lebih baik, atau justru ada elemen lain yang lebih dominan dalam memfasilitasi keharmonisan antarbudaya di mata para penikmat musik? Terakhir, penelitian selanjutnya dapat menggali aspek kreatif dari para pencipta lagu dan penyanyi itu sendiri. Kita bisa bertanya apa motif dan strategi yang mereka gunakan saat sengaja mengintegrasikan bahasa ganda dan unsur puitis dalam lirik mereka. Memahami proses kreatif ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana seniman secara sadar berupaya menjembatani perbedaan budaya melalui karya musik, membuka ruang untuk inovasi dalam komunikasi yang lebih efektif.
| File size | 943.75 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Dapat dibuktikan dengan hasil sebagai berikut 1) hasil uji t diatas diperoleh nilai thitung variabel Modal Usaha (X1) sebesar 14,106 dengan nilai signifikansiDapat dibuktikan dengan hasil sebagai berikut 1) hasil uji t diatas diperoleh nilai thitung variabel Modal Usaha (X1) sebesar 14,106 dengan nilai signifikansi
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini memiliki tujuan dalam mencari tahu apakah Store Atmosphere dan Harga memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian konsumen. PenelitianPenelitian ini memiliki tujuan dalam mencari tahu apakah Store Atmosphere dan Harga memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian konsumen. Penelitian
LAAROIBALAAROIBA Namun, pada indikator kesesuaian organisasi pelaksana dengan kelompok sasaran ditemukan bahwa pelaksanaan program Jalan Pintas tersebut tergolong pasifNamun, pada indikator kesesuaian organisasi pelaksana dengan kelompok sasaran ditemukan bahwa pelaksanaan program Jalan Pintas tersebut tergolong pasif
LAAROIBALAAROIBA Secara simultan, keempat variabel tersebut bersama‑sama menjelaskan 62,5 % varians Financial Distress. Tingkat kemandirian keuangan rata‑rata 18,75 %Secara simultan, keempat variabel tersebut bersama‑sama menjelaskan 62,5 % varians Financial Distress. Tingkat kemandirian keuangan rata‑rata 18,75 %
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian menunjukkan wisata kuliner yang ada menunjukkan bahwa banyak sekali jenis kuliner yang tersedia dengan berbagai rasa dan aneka ragam bentuknyaHasil penelitian menunjukkan wisata kuliner yang ada menunjukkan bahwa banyak sekali jenis kuliner yang tersedia dengan berbagai rasa dan aneka ragam bentuknya
LAAROIBALAAROIBA Berlandaskan UU No. 35 Tahun 2014, anak diartikan sebagai seseorang yang belum mencapai umur 18 tahun, termasuk juga anak dalam kandungan. Anak juga rentanBerlandaskan UU No. 35 Tahun 2014, anak diartikan sebagai seseorang yang belum mencapai umur 18 tahun, termasuk juga anak dalam kandungan. Anak juga rentan
LAAROIBALAAROIBA Dunia perbankan sudah banyak berkembang, salah satunya ialah bank syariah, perkembangan dan pertumbuhan tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalamDunia perbankan sudah banyak berkembang, salah satunya ialah bank syariah, perkembangan dan pertumbuhan tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam
LAAROIBALAAROIBA Based on this, this research aims to analyze the influence of the Green Accounting variable on Company Performance with Good Corporate Governance as aBased on this, this research aims to analyze the influence of the Green Accounting variable on Company Performance with Good Corporate Governance as a
Useful /
UMCUMC Dalam persaingan yang semakin ketat saat ini, pelayanan dalam bisnis jasa perbankan yang biasa-biasa saja saat ini sudah tidak dapat lagi diharapkan untukDalam persaingan yang semakin ketat saat ini, pelayanan dalam bisnis jasa perbankan yang biasa-biasa saja saat ini sudah tidak dapat lagi diharapkan untuk
UMCUMC Dalam pelaksanaannya, pemaknaaan otonomi desa masih menemui perdebatan dalam menentukan kedudukan dan format otonomi desa. Dengan adanya kewenangan yangDalam pelaksanaannya, pemaknaaan otonomi desa masih menemui perdebatan dalam menentukan kedudukan dan format otonomi desa. Dengan adanya kewenangan yang
UMCUMC Sebagai penerus IDNDR, sidang umum PBB 2000 kemudian membentuk Strategi Internasional untuk Pengurangan Bencana (International Strategy for Disaster Reduction/ISDR).Sebagai penerus IDNDR, sidang umum PBB 2000 kemudian membentuk Strategi Internasional untuk Pengurangan Bencana (International Strategy for Disaster Reduction/ISDR).
UMCUMC Hal ini dapat dilihat dari pelaksanaan tugas, wewenang dan fungsi Badan Kesbanglinmas yang rinci berdasarkan aspek rumusan kebijakan yang jelas sebagaiHal ini dapat dilihat dari pelaksanaan tugas, wewenang dan fungsi Badan Kesbanglinmas yang rinci berdasarkan aspek rumusan kebijakan yang jelas sebagai