ALJAMIAHALJAMIAH

Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic Studies

Tulisan ini mengkaji pengaruh tasawuf terhadap perkembangan kesusasteraan Jawa pada abad ke‑19. Dengan menganalisis karya‑karya utama seperti Centhini, Wedhatama, Wulangreh, serta serat‑serat sufi lain, penulis menelusuri bagaimana konsep‑konsep tasawuf—syariʼah, tarikat, hakikat, dan marifat—diintegrasikan ke dalam bahasa, estetika, dan moralitas teks Jawa. Kajian ini memperlihatkan peranan penting tasawuf dalam membentuk nilai‑nilai spiritual, etika, serta struktur simbolik karya sastra Jawa, sekaligus menyoroti keterbatasan sumber dan pemahaman bahasa Arab yang memengaruhi interpretasi penulis pada masa itu.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tasawuf memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan nilai moral dan estetika kesusasteraan Jawa abad 19.Dengan memahami unsur tasawuf dalam karya seperti Centhini, Wedhatama, dan Wulangreh, dapat memperkaya kajian literatur Jawa.Demikianlah pembahasan sekitar pengaruh tasawuf dalam kesusasteraan Jawa abad 19 dapat memberikan manfaat kepada siapa yang mempunyai minat, untuk kemudian dikembangkan lebih dalam.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan analisis tekstual berbasis komputasi untuk mengukur frekuensi dan variasi motif tasawuf dalam korpus kesusasteraan Jawa abad 19, sehingga memperlihatkan pola penyebaran konsep sufi secara kuantitatif. Selanjutnya, studi komparatif antara pengaruh tasawuf dalam kesusasteraan Jawa dengan literatur daerah lain di Indonesia, misalnya Sasak atau Bali, dapat mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam penerapan nilai‑nilai mistik. Terakhir, penting dilakukan penelitian kualitatif lapangan yang mengeksplorasi dampak karya sastra berorientasi tasawuf terhadap praktik keagamaan dan identitas budaya masyarakat Jawa kontemporer, guna menilai relevansi historis terhadap kehidupan sosial‑kultural saat ini.

Read online
File size3 MB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test