UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Kota Serang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Banten. Mall Of Serang merupakan salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Serang, yang terletak di Jalan Raya Jakarta yang lokasinya sangat strategis karna dekat dengan gerbang tol Serang Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fasilitas penyeberangan yang layak dan untuk mengetahui desain fasilitas penyeberangan jalan di depan Mall of Serang. Menganalisa kebutuhan fasilitas penyeberangan jalan ini menggunakan panduan dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Tahun 2018. Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki dengan menggunakan rumus PV2 dimana P merupakan volume penyeberangan jalan (orang-jam) dan V merupakan volume arus kendaraan (kendaraan/jam) dan untuk mendesain fasilitas penyeberangan jalan menggunakan software google sketchup 2021. Hasil dari penelitian ini bahwa volume lalu lintas kendaraan dan volume penyeberang jalan dalam rumus PV2 menghasilkan PV2 rata-rata dengan P = 59 orang/jam, V = 12597 (kendaraan/jam), maka menghasilkan PV2 = 9303698748 (9×109) dan hasil tersebut disesuaikan kedalam tabel penentuan fasilitas penyeberangan pejalan kaki menurut Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Tahun 2018 yang menghasilkan fasilitas berupa pelican cross dengan kriteria P = 50-1100 orang/jam dan V = >750 kendaraan/jam.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata volume penyeberang jalan (P) adalah sebesar 59 orang/jam, nilai rata-rata volume kendaraan (V) sebesar 12597 kend/jam dan nilai PV² adalah sebesar 9303698748 (9 × 109).Angka inilah yang dijadikan dasar untuk menentukan fasilitas penyeberangan jalan.Sehingga dapat diperoleh bahwa pada ruas yang ditinjau fasilitas tersebut, membutuhkan fasilitas penyeberangan orang berupa pelican cross.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas desain pelican cross dengan lapak tunggu yang sudah dipasang di Mall of Serang, khususnya dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang perilaku pejalan kaki dalam menggunakan fasilitas penyeberangan di area dengan lalu lintas padat seperti jalan satu arah. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji alternatif desain penyeberangan untuk jalan satu arah tanpa median, seperti penggunaan jembatan penyeberangan atau terowongan yang lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki.

Read online
File size202.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test